Trillionaire Baby Twins (One Night Stand With Mr.William).

Trillionaire Baby Twins (One Night Stand With Mr.William).
extra part : mengejar cinta dosen duren


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


"ibu ayo keluar lah dari sini, chika ingin menjemput ibu.bu Chika mohon,jangan terus masuk ke lumpur hina ini Bu!"Chika terisak,terus menarik tangan Rani agar wanita itu mau ikut pulang dengan nya sekarang.


"Jangan menyentuh ku!"Rani lagi-lagi menepis tangan Chika.


"Nyonya tolong jaga sikap anda,jangan salah wanita yang sedang anda kasari sekarang adalah anak anda,yang anda lahir kan dengan susah payah."


Rahardian mengepal kan tangan nya geram, karena sikap Rani yang terlihat sangat tidak menyukai kehadiran Chika,yang notabene nya adalah anak kandung nya.


"Putri?cih kau adalah kesalahan.kau pembawa sial!kau tidak seharus nya lahir di dunia ini,pergi aku tidak punya anak seperti mu!"Rani terang-terangan mengusir Chika.


"Ibu!"Chika terisak.


"Pergi!"bentak Rani.


"Ayo kita harus pergi!"ajak rahardian,begitu melihat Rani sudah mengeluar kan sebuah senjata tajam.

__ADS_1


"Ibu!"Chika terus memberontak,tapi Rahardian yang lebih dulu memeluk nya,tidak membiar kan Chika mendekati Rani.


"Ayo pergi!"ajak rahardian, menggendong tubuh Chika seperti karung beras,di pundak nya.


"Hiks, hiks."Chika terisak, memukuli punggung kekar Rahardian dengan kepalan tangan nya.


"Jangan seperti ini Chika."Rahardian menduduk kan Chika di kursi,memasang kan sabuk pengaman, sebelum masuk ke kursi belakang kemudi.


"Aku ingin ibu pak!."Chika terus memberontak,dan terisak dengan sangat kencang.


Membuat Rahardian hanya mampu memaling kan wajah nya,air mata nya ikut menetes, seakan-akan merasa kesedihan yang di rasa kan oleh Chika.


“ada apa ini?”biru yang sedang duduk bersama William,segera bangkit.


"Aku sudah menduga."William bergumam lirih.


"Aunty Chika kenapa ayah?"rosse menarik-narik ujung baju Rahardian.


"Tidak ada apa-apa, sekarang rosse masuk ke kamar ya sama Rossi."pinta Rahardian,melirik ke arah Rossi memberi kode pada laki-laki kecil itu.

__ADS_1


"Ayo rosse!"Rossi menarik tangan Rosse,untuk mengajak nya pergi.


"ini minum dulu Chika!"biru mengulur kan segelas air putih,pada Chika yang masih diam tidak bergeming.


"biar aku yang membantu nya."Rahardian mengambil alih gelas dari tangan biru,membantu Chika untuk minum.


"its oke,semua akan baik-baik saja,ada aku di sini."Rahardian mendekap erat tubuh Chika,membiar kan gadis cantik itu terisak di dada bidang nya.


"hubby."biru menoleh ke arah William, yang diam tidak bergeming di tempat nya.


"aku tidak ikut campur honey.aku hanya mau membantu Chika,tidak lebih."William menyandar kan kepala nya di bahu biru,memain kan tangan biru.


"ini sudah konsekuensi nya.aku susah bilang kan,semua ini memiliki sisi baik dan buruk.chika tetap Keukeh bertemu dengan ibu nya,dan ini lah yang dia dapat.dia hanya mendapat kan penolakan,dia adalah putri yang tidak di harap kan kehadiran nya."


William berceloteh panjang lebar,masih menyandar kan tubuh nya di bahu biru.


"tapi,aku benar-benar tidak tega hubby.lihat, kondisi Chika benar-benar mengenas kan."


biru memandang iba ke arah Chika yang masih terus terisak di dada Rahardian.bahkan tampak sesekali dia memukuli dada bidang Rahardian, sebagai bentuk pelampiasan.

__ADS_1


# like,komen and vote.


__ADS_2