
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
"Selamat pagi"biru menyapa semua orang, kondisi nya mulai membaik walau pun belum benar-benar pulih.
"Mommy sudah sehat?"tanya Rossi, tatapan pria kecil itu tersirat sebuah kekhawatiran yg sangat besar.
"Alhamdulillah"biru menjawab pelan,mulai memakan bibir yg di siap kan langsung oleh kepala pelayan,atas permintaan William tentu nya.
"William bagaimana ulang tahun perusahaan?"William yg duduk di dekat biru mendongak, mengangguk kan kepala nya singkat sebagai jawaban bahwa semua nya baik-baik saja.
"Biru sayang,mommy akan pergi ke butik,nanti malam ada acara ulang tahun perusahaan,jadi kita semua harus tampil mengena kan pakaian paling bagus"jiwa sosialita milik nyonya Lisa meronta-ronta,membayang kan banyak nya pakaian bagus yg di gantung di dalam etalase KNN boutique.
Belum tas-tas branded yg menjadi hadiah jika membeli baju mahal, sebagai bentuk promosi, tas-tas berkelas internasional pasti terpajang di sana,dengan logo khas KNN boutique.
"Baik lah mom,biru ikut"William menetap tidak setuju ke arah biru.
"Kau belum sembuh honey!"William menatap ke arah biru dengan tatapan tajam dan super mematikan,tapi biru sama sekali tidak bergeming.
"Mommy akan menjaga istri mu Alex,bila perlu mommy akan membawa dokter"kesal nyonya Lisa.
Akhir nya setelah perdebatan yg lumayan panjang,biru di perboleh kan untuk ikut ke butik,di kawal langsung oleh beberapa bodyguard.
"Ah aku merindu kan nona Kim?"
"Kau merindukan ku?"baru saja biru bergumam,sebuah suara lembut tampak mengaget kan nya.mata biru terbelalak, mendapati sosok tinggi itu tengah berdiri di belakang nya.
"Nona Kim!aku merindu kan mu"biru tidak menyia-nyiakan kesempatan,dia langsung berhamburan kedalam pelukan Nisa,memeluk erat wanita yg telah ia anggap sebagai seorang adik.
"Aku juga,apa kabar?"Nisa melepas kan pelukan mereka,dia datang karena akan menghadiri acara London fashion week,yg akan di ada kan Minggu ini,semua pakaian hasil desain nya akan di pamer kan,tentu Nisa tidak menyia-nyiakan kesempatan emas ini.
"Alhamdulillah,nona sedang apa Anda di sini?"biru bertanya-tanya, karena setau nya Nisa bukan tipe orang yg suka menghabis kan waktu untuk sekedar berjalan-jalan.
"London fashion week,tentu saja aku tidak akan menyia-nyiakan nya"biru mengangguk,dia sudah menebak nya.
"Ayo!biar ku bantu memilih baju-baju untuk acara ulang tahun perusahaan"Nisa memandu mereka untuk memilih baju yg bagus untuk ke acara ulang tahun perusahaan.
Malam hari nya.
Acara ulang tahun perusahaan Smith terlihat sangat meriah,para awak media datang,bersiaga di luar bersiap menyambut kehadiran keluarga besar Smith.
Iring-iringan mobil terlihat dari kejauhan,dari plat nya saja mereka bisa menebak bahwa itu mobil pribadi milik keluarga Smith.
Lampu flash mulai menyorot,para wartawan bersiaga di pintu utama.mobil pertama mulai membuka pintu,yg pertama kali menapak kan kaki adalah nyonya Lisa dan juga tuan besar smith.
Kedua paruh baya itu mengulas senyum ramah, sebagai sapaan bagi para awak media.mobil ke dua tampak berhenti, bintang utama telah datang.
Sebagai laki-laki yg baik, william keluar lebih dulu dari dalam mobil,membuka kan pintu untuk sang permaisuri,yg tidak lain adalah biru.
Sepasang hells mulai turun dari dalam mobil,biru keluar dengan senyum khas nya yg sangat cantik.tubuh nya di balut gaun slim berwarna silver,senada dengan tuxedo yg di pakai oleh William.
__ADS_1
"Ayo princess"William menggendong Rosse yg sedari tadi enggan turun dari mobil, putri kecil William itu tampak nya tidak nyaman dengan kehadiran banyak awak media.
Sementara Rossi,pria kecil itu menggenggam erat tangan biru.memasang tampang cool seperti biasa nya,dia merasa tidak terganggu sedikit pun dengan kehadiran awak media.
"Ayo honey"biru mengangguk,melangkah perlahan melewati kerumunan awak media,di Lindungi oleh bodyguard, sesekali senyum ramah tercetak jelas di wajah cantik nya.
Istri muda tuan Smith,topik pembahasan kali ini tidak Jauh-jauh dari biru.banyak orang yg sangat penasaran,siapa sosok biru,gadis belia yg mampu menarik perhatian seorang William Alexander Efron Smith, laki-laki yg sama sekali tidak pernah terkenal dekat dengan wanita satu pun.
Perhatian awak media kembali teralih kan pada sebuah mobil Lamborghini Aventador milik sekertaris Steven,sesuai permintaan William, sekertaris Steven di tugas kan untuk menjemput Nisa sebagai tamu kehormatan.
Riuh tepuk tangan terdengar keras,mereka tentu saja senang melihat kehadiran desainer muda ini.kehadiran nya bersama Steven,tentu saja mengundang opini publik,mengenai hubungan mereka.
Nisa mengulas senyum tipis, melangkah.tubuh kurus nya berbalut gaun berwarna Salem dan juga jilbab berwarna senada,di tangan nya terdapat sebuah tas tenteng dengan logo khas KNN boutique.
"Wah ramai"kini mereka sudah berada di lingkaran meja besar,tempat khusus keluarga inti Smith.rosse tidak henti-henti nya berdecak takjub, mengagumi keindahan dan kemegahan acara kali ini.
"Kau suka princess?"William melempar kan pertanyaaan,sembari sesekali memperhati-kan sekeliling,hanya sekertaris Steven yg mengobrol dengan para rekan bisnis.
"Sangat"Rosse tersenyum lebar.
"Rossi kau kenapa sayang?"biru menatap penuh kekhawatiran pada Rossi yg sedari tadi hanya diam,dia lebih memilih menunduk kan pandangan nya,seakan tidak nyaman.
"Aku tidak suka keramaian"semua orang menghela nafas,Rossi sangat mirip dengan William, sama-sama tidak menyukai keramaian sedikit pun.
"Ada mommy kan?ada Daddy juga,lalu untuk apa Rossi tidak suka?"Rossi mendengus sebal, ternyata mommy nya masih saja tidak mengerti.
"Loussi kenapa Ndak suka?tempat nya kan lame,banyak Olang, cantik-cantik juga"fikiran Rosse memang sangat simpel, terkadang biru juga ikut bingung.
"Lousse kan pintal,Daddy"melihat sang saudara kembar tidak bergeming, jurus andalan Rosse keluar kan,apa lagi jika bukan merengek pada sang daddy,William.
"Iya-iya, putri Daddy adalah yg paling pintar"William menengahi.
"Daddy Lousse Ndak pelnah jalan-jalan di sini, kapan-kapan lousse sama loussi mau jalan-jalan boleh"memasang wajah penuh harap,Rosse mengeluar kan puppy eyes nya,agar William tidak berani dan tidak bisa menolak sedikit pun.
"Tentu saja, mommy akan menemani kalian"biru menghela nafas, tapi tidak urung dia mengangguk, menuruti perintah sang suami.
"Nona Kim,ada yg ingin bicara dengan anda"Nisa yg sejak tadi sibuk dengan handphone terkejut, mendengar apa yg baru saja di bisik kan oleh sekretaris Steven.
"Permisi"Nisa berdiri,mengekor langkah sekertaris Steven.
"Alex, mommy bangga pada mu"nyonya lisa menatap penuh haru ke arah william,air mata nya menetes,ibu mana yg tidak bangga karena keberhasilan sang putra.
"Alex juga Bangga memiliki mommy yg hebat"William memandang penuh rasa haru ke arah sang mommy.
"Acara akan segera di mulai, setidak nya berhenti lah membuat suasana bahagia menjadi penuh tangis seperti ini"semua orang yg ada di meja terkekeh geli mendengar perintah yg di beri kan oleh tuan besar Smith.
Acara demi acara perlahan di mulai,tiba lah William sebagai bintang utama untuk memberi kan sambutan,sepatah dua patah, sekedar Kalimat ramah tamah.
"Good evening, greetings to all of us, who I respect all business partners, both domestic and foreign, who had the opportunity to attend this proud event."
(Selamat malam,salam sejahtera bagi kita semua,yg saya hormati semua rekan bisnis,baik dalam maupun luar negeri yg menyempat-kan hadir dalam acara yg membangga-kan ini)
__ADS_1
William sedikit membungkuk kan badan pertanda terima kasih.
"All this cannot be separated from the important role of many parties. People say behind a great man, there is a woman behind him. Not just one, I have three great women, Mommy who has been the foundation on which I stand, biru wife me, who became the encouragement and encouragement and also Rosse, my little daughter who became the goal of this success"
(Semua ini tidak lepas dari peran penting banyak pihak.orang mengata kan di balik laki-laki hebat, terdapat seorang perempuan di belakang nya.bukan hanya satu,saya memiliki tiga perempuan hebat, mommy yg selama ini menjadi landasan tempat ku berdiri,biru istri saya,yg menjadi pendorong serta pemberi semangat dan juga Rosse,putri kecil saya yg menjadi tujuan kesuksesan ini)
Biru menetes kan air mata bahagia ketika William menyebut nama nya,dalam hidup biru sama sekali tidak pernah berharap menjadi istimewa sedikit pun.
"I also have three great men, Daddy who has been a role model and a place to share ideas. Secretary Steven Gerrard is a friend and brother, as well as a dedicated secretary in the Smith group, a man who plays an important role for the progress of this company. and also Rossi, my son who is the reason why I want to be successful, so that later my twin sons are proud to have a great Daddy".
(Saya juga memiliki tiga laki-laki hebat, Daddy yg selama ini menjadi panutan dan tempat bertukar pikiran. sekertaris Steven Gerrard sahabat sekaligus saudara,dan juga sekretaris yg mengabdi kan diri di Smith group, laki-laki yg berperan penting untuk kemajuan perusahaan ini.dan juga Rossi, putra saya yg menjadi alasan kenapa saya ingin sukses,agar kelak putra kembar saya itu bangga memiliki seorang Daddy yg hebat).
"Another woman, Miss Kim. Thank you for taking good care of them, your sacrifices for my family are immeasurable"
(Seorang wanita lagi,Nona kim.terima kasih karena telah menjaga mereka dengan baik, pengorbanan anda untuk keluarga saya tidak terhingga).
Prok ,prok semua orang yg ada langsung bertepuk tangan,termasuk Juga dengan biru.
Air mata nya menetes,dia memang belum mencintai laki-laki yg sedang memberi pidato itu,tapi biru cukup terkesan karena laki-laki itu menganggap nya istimewa.
"Daddy!"Begitu William turun dari panggung,Rosse langsung berlari ke arah nya dengan cepat,memeluk erat tubuh sang daddy.
"Daddy tadi bicala apa?"Rosse bertanya polos.dia tidak tau William berbicara apa karena laki-laki itu mengguna kan bahasa Inggris, sementara Rosse bukan Rossi yg pandai berbahasa Inggris.
"bukan apa-apa,ayo duduk"William menggendong tubuh mungil sang putri, mengajak nya untuk duduk kembali ke kursi.
"terima kasih"William hanya mengulas senyum tipis mendengar ucapan terima kasih dari biru.
"saya tidak tau anda bisa seromantis itu tuan muda"sekretaris Steven yg baru saja duduk meledek William.
tentu image yg di bangun oleh William yg dingin arogan dan juga super kasar hancur sudah, terbukti dari laki-laki itu yg barusan memberi kan untaian kalimat romantis dan penuh arti.
"semua bisa berubah,bukan begitu nona Kim?"nyonya Lisa bertanya kepada Nisa yg sedari tadi duduk diam.
"tentu saja,ini kan hidup"Nisa berkata asal,pada hal dia sama sekali tidak mengerti,apa yg di maksud oleh nyonya Lisa
"nona Kim,boleh kah aku ikut ke acara London fashion week?"Rossi melirik ke arah Nisa dengan tatapan takut-takut.
"tentu saja,kau kan desainer muda terbaik yg di miliki oleh KNN boutique,kenapa tidak"mata Rossi berbinar bahagia, mendengar jawaban yg di lontar kan Nisa,akhir nya dia bisa datang ke acara super megah dan super mewah bagi industri fashion.
London fashion week, adalah acara yg akan menjadi titik balik kehidupan nisa.ini pertama kali nya dia akan ikut ke acara bergengsi ini, sebagai pengurus dan desainer utama dari KNN boutique.
KNN BOUTIQUE.butik yg sudah merambah dan membuat cabang di banyak negara.mungkin itu alasan Rossi ingin tetap bergabung dengan butik yg di naungi Nisa.
bukan karena ingin menjadi desainer,dia hanya ingin menyalur kan hobi serta bakat nya selama ini.hobi yg bisa menjadi yang,walau pun uang sang Daddy banyak.
# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.
Author balik lagi yah guys
Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote,vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE vote vote vote vote.
__ADS_1