
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
"Aku ingin ke kamar mandi"Nisa berdiri dari duduk nya,lalu berjalan pergi entah ke mana, meninggal kan sebuah tas berwarna putih di kursi.
Rasa penasaran, sekertaris Steven dan juga Rossi tidak terbendung, ketika tanpa sengaja sebuah surat terlihat sedikit keluar dari tas berwarna putih, milik Nisa.
"Uncle Rossi penasaran"Rossi menunjuk ke arah tas Nisa,di mana kertas putih itu sedikit menimbul dari dalam.
"Uncle juga,tapi bukan kah tidak sopan jika kita membaca surat seseorang tanpa izin"rasa penasaran sekertaris Steven membuat laki-laki itu tanpa sadar mengambil tas Nisa,bersiap untuk membuka.
"Bukan nya uncle yg bilang itu tidak sopan"Rossi bersungut-sungut tidak terima, karena barusan sekertaris Steven sendiri yg mengata-kan itu tidak sopan.
"Kau tidak penasaran Rossi?"Rossi mengangguk.
"Baik lah, ayo kita baca"sekertaris Steven membuka sebuah kertas dengan logo merah hati di pinggir nya,tampak bercak darah terlihat dari kertas putih bersih itu.
To: Siti Khoirun Nisa.
Lihat aku,dan hanya cintai aku nona,jangan menoleh ke belakang di mana masa lalu mu bergentayangan,jangan menoleh ke samping,banyak laki-laki tampan yg akan menyedia kan tempat untuk mu bersandar,hanya lihat aku, tetap lah menghadap ke depan, di mana di sana ada aku,hanya aku,kau hanya boleh melihat ku,bukan orang lain.
Aku mencintai mu,kita saling mencintai,apa pun yg terjadi tuhan pasti membuat takdir indah untuk kita,takdir yg sangat kita impikan.
Aku hanya berharap satu hal,kelak kau akan menjadi jodohku,apa yg terbaik untuk kita belum tentu terbaik menurut tuhan.
Tapi,
Boleh kah aku serakah sekarang?aku ingin kau tetap di sisi ku tanpa melepaskan pengawasan ku terhadap tuan muda,bukan aku menempatkan tuan muda lebih penting dari mu,hanya saja aku ingin kalian sejajar,kalian yg menjadi tujuan hidup ku.
Percaya lah satu hal nona,kau adalah satu-satunya wanita yg berhasil membuat ku menjadi sosok yg serakah karena aku ingin mengikat mu, tanpa mengizin kan mu pergi jauh.
Karir,saat kau mengatakan tak ingin kembali ke Indonesia,percaya lah ada ruang hampa yg tidak ingin kau pergi,aku ingin kau di sini bersama ku,melihat ku dan mengawasi ku,bukan hanya diriku yg melakukan itu untuk mu.
Aku benar-benar mencintai mu......
Terima kasih,telah mengajar kan arti pengorbanan yg sebenar nya,arti kesabaran seluas lautan yg selama ini kau tunjuk kan.
Wanita baik akan berjodoh dengan laki-laki baik,tapi mampu kah seorang pendosa seperti ku bersama mu?bersama seorang wanita cantik berwujud malaikat.
Kebebasan?aku takut jika kau bersama ku membuat ku menjadi egois Hingga merenggut kebebasan yg selama ini kau ingin kan, terkadang aku heran nona, bagaimana bisa aku jatuh cinta pada gadis super bar-bar seperti mu.
Namun aku tahu satu hal,kau sahabat terbaik yg pernah ku kenal, nona muda sangat beruntung, karena kau,dia bisa melewati semua nya yg terasa berat,kau selalu menyedia kan bahu untuk nona bersandar.
Menjadi sosok penuh pemaaf,sosok yg patut menjadi contoh,pantas suami mu memanggil mu dengan sebutan Humairah,yg mana panggilan itu di berikan nabi Muhammad s.a.w. kepada Siti Aisyah,istri yg sangat di cintai.
Bukan menyama kan,hanya saja kau benar-benar berusaha meneladani semua sikap Siti Aisyah r.a.
Humairah,si pemilik pipi kemerah-merahan.aku iri pada ustadz Yusuf yg mampu memanggil mu begitu, sementara aku tidak dan merasa tak berhak.
Untuk pertama kali nya,aku melanggar perintah ayah demi diri mu,aku sama sekali tidak perduli,satu fakta bahwa wanita yg ku cintai istri orang lain walaupun berstatus sirih.
Ini kah yg di sebut dengan cinta?yg kata semua orang indah?,lalu jika indah kenapa cinta kita selalu di uji nona?,kenapa semua nya benar-benar rumit,masalah demi masalah silih berganti menimpa tuan muda,yg mengharus kan aku untuk ikut campur.
SITI KHOIRUN NISA,
kau gadis yg hebat.
Gadis penuh dedikasi dalam hidup.
Gadis pembawa energi positif.
Gadis yg mencairkan batu di hati ku.
__ADS_1
Sosok yg membuat ku mengerti,arti sebenarnya tentang cinta.
Jika aku boleh memilih nona,aku ingin menjadi laki-laki yg pertama kali bertemu dengan mu,bukan orang lain.
Optimis,satu kata yg menggambar kan diri mu,walaupun dengan penyakit itu,kau tetap optimis,tak mengenal lelah,membuat aku benar-benar beruntung menjadi sosok yg kau cintai.
Aku mencintai mu,dan akan selalu seperti itu....
Jika nanti anak tuan muda telah lahir ,saya akan meresmikan hubungan kita nona, kejenjang yg lebih serius, yaitu pernikahan.
Aku masih tetap sama nona, sekretaris komplex yg tidak pernah menerima penolak kan sedikit pun.
Will you marry me?
Tak ada penolakan.
Tertanda: sekertaris Wahyu.
Deg!
Sekretaris Steven dan juga Rossi saling menatap.mereka bingung bukan main,dengan lancang mereka membaca surat yg sangat berharga bagi Nisa.
"Sekretaris Wahyu"gumam sekertaris Steven dan juga Rossi secara bersamaan.
"Pantas saja nona Kim membenci sahabat nya, ternyata laki-laki itu hendak melamar nona Kim"Rossi teringat perkataan sang mommy,biru.biru pernah mengata kan bahwa hubungan persahabatan,antara nona Kim dan juga sahabat nya merenggang, karena masalah ini.
"Aku sama sekali tidak menyangka,nona Kim hidup dalam belenggu yg sulit"sekretaris Steven bergumam penuh kesedihan,sembari memasuk kan kembali kertas tersebut ke dalam tas.
"Apa yg kalian lakukan dengan tas ku?"Nisa datang dengan raut wajah datar dan dingin.
"Tidak,kami tidak melakukan apa pun"sekertaris Steven menyerah kan kembali tas milik Nisa.
"Ayo kita ke mall,aku sudah lama tidak menonton di bioskop"Nisa mengeryit heran,sembari memandangi punggung kekar milik sekertaris Steven dan juga Rossi yg berjalan, meninggal kan nya.
Mall Qd.
Setelah menempuh perjalanan yg lumayan singkat,mereka tiba di salah satu mall terbesar di Inggris.
Selagi menunggu sekertaris Steven memesan tiket,Nisa memilih untuk menggandeng tangan Rossi pergi ke salah satu tempat penjual minuman ringan dan juga popcorn.
"Nona Kim aku mau itu dan itu"Nisa mengangguk,netra nya memperhati kan apa saja yg di tunjuk oleh Rossi.
"Nona Kim sudah?"sekertaris Steven yg masih menunggu di depan pintu bioskop menoleh ketika Nisa dan Rossi berjalan mendekat,dengan tangan yg penuh makanan.
"Bagaimana jika kita berfoto?"tanpa menunggu persetujuan Nisa, sekretaris Steven memanggil seorang laki-laki berpenampilan serba hitam.
Nisa terbelalak,dia baru menyadari satu hal,bahwa kepekaan sekertaris Steven terhadap keadaan memang harus di perhitung kan.terbukti laki-laki itu yg langsung menyadari keberadaan tiga pengawal bayangan,yg di tugas kan oleh pemimpin tertinggi mafia Dragon white.
"Dia pengawal anda kan nona?"sekertaris Steven sedikit terkekeh geli,dia sangat menyukai ekspresi terkejut nisa,bagi nya itu sangat menggemas kan.
"Bukan!mereka bukan pengawal ku,aku tidak pernah memakai pengawal"Nisa menjawab jujur.karena dia adalah tipe wanita yg menyukai kebebasan,baik dalam bertindak maupun berbuat.tanpa di awasi oleh siapa pun, karena itu selama ini Nisa tidak memiliki bodyguard pribadi.
"Lalu?."sekertaris Steven segera menarik Nisa dan juga Rossi untuk bersembunyi di balik punggung kekar milik nya,seakan takut terjadi sesuatu pada mereka.
"Good morning,mr.balck Rosse"ke tiga orang kekar itu membungkuk hormat, ketika mereka berada di dekat Nisa.
"Nona Kim,bukan nya anda mengata-kan bahwa mereka bukan pengawal anda?"sekretaris Steven mem-berengut kesal, karena menyangka Nisa membohongi nya.
"Memang bukan,tetapi mereka pengawal bayangan dari dragon white yg di utus untuk mengawal ku"sekertaris Steven menghela nafas kesal,jika boleh ingin rasa nya dia memeluk Nisa,demi meluap kan segala kekesalan nya.
"Aku ingin menjadi mafia"
"Tidak!"Nisa dan juga sekretaris Steven mengata kan secara bersamaan,melarang Rossi untuk menjadi seorang mafia.
__ADS_1
"Kenapa?"nisa hanya diam,enggan mendengar pertanyaan yg di lontar kan oleh Rossi,dia menghadiahi elusan singkat di rambut ke-emasan milik nya.
"Ayo nona Kim!"Steven sudah menyerah kan handphone kepada salah satu pengawal bayangan milik Nisa, menggendong Rossi bersiap untuk berpose secara bersamaan.
Nisa berjalan lebih dekat ke arah sekertaris Steven,memasang senyum tipis, tersisa 5cm Antara tubuh sekretaris Steven dan juga Nisa.
Cekrek!
Cekrek!
Cekrek!
Tiga foto berhasil di ambil,tanpa di minta sekertaris Steven mengirim kan nya pada nomor Nisa.
Mereka berdua masing-masing, meng-upload foto tersebut di akun media sosial.
Sekretaris Steven di Instagram pribadi milik nya yg memiliki kurang lebih 15 viewer,dan Nisa yg memiliki kurang lebih 50 juta views di Instagram.
"Ayo!"sekertaris Steven menggendong tubuh mungil Rossi,mulai masuk ke dalam bioskop.tanpa memperduli kan Rossi,yg sedari tadi memberontak tidak ingin di gendong.
Nisa mengekor.film yg mereka tonton kali ini adalah film kartun,lucu.nisa dan sekertaris Steven tidak henti-henti nya tertawa lucu,benar ini adalah cara banyak orang bahagia dengan hal-hal yg simpel.
Merenggang kan tubuh karena terlalu lelah menonton film,mereka kembali berkeliling untuk sekedar mencari restauran,untung nya ada sebuah restauran halal.
Memilih-milih menu,baik Nisa mau pun sekertaris Steven tidak ada yg mengetahui kejadian gaduh di media sosial.
"Rossi kau bahagia?"Rossi mengangguk,senyum lebar terukir di wajah nya,mewakil kan Jawaban untuk nona Kim.
"Cepat habis kan,kita akan segera ke bandara"Rossi mengangguk,mereka menghabis kan makanan dengan cepat.
Sebelum pergi ke bandara, sekertaris Steven menyempat kan diri untuk mampir ke sebuah toko,yg menjual souvernir untuk wanita.
Pilihan sekertaris tampan itu jatuh pada sebuah gelang emas putih, dengan aksen berlian di salah satu ujung nya,sangat indah sekertaris Steven bahkan jatuh cinta pada gelang itu untuk pertama kali nya.
Karena itu, laki-laki tampan itu berfikir untuk memberi kan gelang indah itu kepada nisa.menurut sekertaris Steven,Nisa yg terkenal dingin,sangat cocok mengguna kan gelang ini.
"Nona Kim,aku ingin ikut anda pulang"kini mereka sudah berada di dalam kawasan bandara,Nisa tidak membawa banyak barang,hanya satu koper besar berwarna marron gelap.
"Rossi,mommy dan Rosse membutuh kan mu di sini"Nisa menggeleng, pertanda tidak mengizin-kan Rossi ikut dengan nya.
"Tapi,nona Kim pasti membutuh kan ku di sana,izin-kan saya ikut anda nona"Rossi menarik-narik ujung gaun Nisa,memeluk kaki Nisa erat.
"Tidak,mommy jauh lebih membutuh kan mu.rossi kau menyayangi nona Kim kan?mau kah kau melakukan sesuatu untuk ku?"Rossi mengangguk,air mata nya menetes.dia sangat menyayangi Nisa,sama seperti dia menyayangi biru.
Bagi si kembar,Rosse dan rossi.nisa adalah ibu ke dua mereka, perempuan cantik yg datang sebagai malaikat.perempuan yg menyedia kan pendidikan yg layak dan juga saran-saran yg baik.
"Kau harus menerima Daddy mu,jika kau tidak mau,setidak nya hargai dia untuk ku,aku sangat ingin melihat kalian bahagia,mau kah kau menuruti nya?"Rossi mengangguk,lalu memeluk Nisa yg telah berjongkok di hadapan nya.
Isakan terdengar sangat lirih keluar dari bibir mungil milik nya.senyum tipis terukir di wajah tampan Steven, melihat kedekatan antara Rossi dan juga Nisa.
"Nona Kim,ini untuk Anda"Nisa mengangguk,lalu mengambil kotak hitam itu dari Sekertaris Steven.
"Terima kasih,sampai jumpa"Nisa tidak lupa menghadiahi kecupan manis di kening Rossi,sebelum melangkah pergi, karena sudah terdengar panggilan pesawat.
"nona Kim jaga diri mu"Rossi berteriak keras, ketika tubuh tinggi gadis itu perlahan menjauh.
"aku sangat menyayangi mu nona Kim"sekertaris Steven memandang iba ke arah Rossi,tampak jelas pria mungil itu kehilangan ibu ke dua nya,Rossi harus siap dengan segala situasi yg terjadi,baik atau pun buruk.
# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh
Author balik lagi yah guys
Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote,vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE vote vote vote vote.
__ADS_1