Trillionaire Baby Twins (One Night Stand With Mr.William).

Trillionaire Baby Twins (One Night Stand With Mr.William).
Ibu


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


"Shh"biru meringis pelan ketika merasa kan pinggang nya sedikit nyeri, aktivitas nya pun tak lagi sebebas dulu, pinggang nya sering sakit, benar-benar sangat sakit.


"Biru kau baik-baik saja?"seorang senior mendekat ke arah biru,mengelus punggung biru,elisan di punggung nya berhasil membuat sakit nya sedikit berkurang.


"Terima kasih senior"biru menoleh sedikit membungkuk,berterima kasih ke pada senior nya yg selalu sigap membantu nya dalam keadaan apa pun.


"Biru sebaik nya kau Istirahat lebih dulu"biru menggeleng ketika seorang koki senior ikut berteriak meminta nya untuk ber-istirahat,biru merasa tidak enak,dia terlalu sering berisitirahat, ketika tubuh nya terasa lemah dan berat.


"Aku tidak enak jika istirahat lagi"biru menunduk,walau pun tubuh nya terasa sangat lelah,dia benar-benar tidak enak jika terus beristirahat sementara para pelayan dan karyawan lain nya sibuk dengan perkerjaan mereka masing-masing.


"Biru ini karena keadaan mu,tidak masalah kami mengerti,kau kan sedang mengandung keponakan kami"senior yg tadi membantu biru ikut memberi kan dukungan,agar biru beristirahat.


Bayi yg di kandung biru,membuat perubahan yang berarti bagi dapur Restauran ini,semua nya tampak lebih saling menyayangi,walau pun perdebatan dan juga selisih paham tak dapat di hindari lagi.


Semua orang lebih menyayangi biru,membiar kan ibu hamil itu beristirahat jika merasa lelah tanpa melarang, mereka tentu memahami kondisi biru yg tengah hamil besar,menyulit kan nya untuk beraktivitas dengan bebas.


"Baik lah,maaf karena kehamilan ku,kalian semua jadi repot"mendadak air mata biru menetes,dalam sekejap mood nya dapat berubah-ubah tak terkendali.


Mood swing saat kehamilan trimester 2 itu normal terjadi. Bisa di kata kan setiap ibu hamil mungkin mengalami nya, meskipun tingkatan nya berbeda-beda. Hal ini terjadi karena bergejolak nya hormon-hormon dalam tubuh ibu hamil. Misal nya, peningkatan kadar hormon estrogen dan progesteron dalam darah.


"Tidak biru,kami semua mengerti keadaan mu,ayo lah beristirahat"senior itu merangkul biru,mendudukan ibu hamil itu di lantai dapur beralas kan sebuah karpet berwarna merah bulu-bulu,karpet yg di sedia kan khusus untuk biru.


Biru membaring kan tubuh nya perlahan, mengganjal pinggang lebar nya mengguna kan bantal kecil.


Akhir-akhir ini nyeri di pinggang nya semakin berasa,mungkin karena di perut nya terdapat dua makhluk sekaligus.


Tak jarang biru mengompres pinggang nya mengguna kan air hangat,tidur nya pun sering terganggu karena sakit di daerah pinggul dan pinggang nya semakin terasa.


Matahari mulai tenggelam,terganti kan dengan bulan yg bersinar dengan sangat terang nya,di temani bintang-bintang yg ikut menghiasi langit malam yg terlihat gelap.


Para karyawan restauran sudah keluar, membubar kan diri masing-masing, kehamilan yg sudah membesar membuat biru terlalu lelah jika harus berjalan cukup jauh,kaki nya pun sudah membengkak.


Seperti biasa senior yg baik hati dan tidak sombong,menawar kan tumpangan untuk biru di motor matic milik nya,tak mau menolak kesempatan,biru langsung mengiya kan.


Merapat kan cardigan rajut berwarna Maroon milik nya,biru berusaha menghalau udara dingin yg akan menerpa perut berbalut baju tipis milik nya, sebagai seorang ibu,tentu dia tak mau bayi-bayi nya kedinginan.


"Terima kasih senior"setelah menempuh perjalanan cukup menguras waktu,akhir nya biru sampai di kos-kosan,sebelum masuk dia menyempat kan berterima kasih karena telah di antar pulang.


Berjalan dengan sangat santai,biru memasuki pekarangan rumah kos yg dia tempati, hidup di keras nya kota membuat biru harus benar-benar pintar mengatur keuangan.


Besok,sebelum berangkat berkerja,biru harus membuat kue untuk di titip kan di kantin kampus,untung nya tetangga indekos nya sangat baik,hingga mau menerima titipan dari biru.


Begitu memeriksa perlengkapan membuat kue nya,ternyata ada beberapa tepung yg kurang,mau tak mau biru menyambar dompet nya,lalu berjalan keluar untuk membeli perlengkapan membuat tepung.


Tak membutuh kan waktu lama,biru telah selesai memilih barang-barang yg akan di beli,sembari menunggu di depan meja kasir,biru mengamati keadaan supermarket,yg masih sangat ramai meski di malam hari.

__ADS_1


Seseorang berhasil merebut atensi biru,ibu nya,ya wanita paruh baya yg telah melahir kan nya sedang berbelanja di rumah sakit yg sama.


Untuk sepersekian detik netra biru dan sang ibu bertatapan,sebelum wanita paruh baya itu langsung mengalih kan pandangan nya,lalu mendekat membayar belanjaan nya, bersebelahan langsung dengan biru.


Untuk pertama kali nya wanita itu terkejut ketika melihat putri yg sudah di buang nya tengah mengandung,perut buncit biru seakan tidak di tutupi, seperti bukan sebuah aib.


"Apa kabar ibu"dengan berani,biru menyapa ibu nya lebih dahulu,tatapan penuh kerinduan telihatvdi mata biru,tapi tidak dengan ibu nya, wanita paruh baya itu malah membuang muka.


"Maaf aku bukan ibu mu,putri ku sudah lama tiada"


Deg!


Jantung biru terasa berhenti berdetak,ibu nya tak lagi menganggap nya ada bahkan mati,putri mana yg tak sakit hati,di saat ibu nya tak menganggap nya lagi.


Hanya karena satu tragedi,semua nya hancur lebur,kasih sayang dan martabat yg ia junjung tinggi tinggi,yg di beri kan ibu nya langsung hancur.


Kali ini,boleh kah biru menyalah kan takdir yg telah tuhan garis kan untuk nya,biru benar-benar ingin berteriak kepada dunia,dia di sini korban,korban dari laki-laki tidak bertanggung jawab.


Ingin menjelas kan kepada sang ibu,jangan kan berbicara melihat pun ibu nya tak Sudi, sekotor itu kah biru di mata ibu kandung nya sendiri.


"Nona total nya,34.000"biru tersentak ketika kasir menyebut kan jumlah yg harus dia bayar,larut dalam lamunan kesedihan yg benar-benar menyesal kan hati,membuat nya tak sadar,bahwa kasir telah selesai menghitung belanjaan nya.


"Ini mbak"setelah membayar,dan mengambil belanjaan nya,biru langsung keluar, sesudah mengucap kan salam kepada sang ibu.


"Anak pembawa sial"dalam langkah pelan nya,biru masih mendengar umpatan yg di keluar kan oleh sang ibu.


Putri mana hati nya yg tak teriris,ketika umpatan yg benar-benar menyakit kan itu keluar dari bibir wanita yg paling berharga bagi nya, bibir wanita yg telah melahir kan nya di dunia ini.


"Jadi lah anak baik,mommy akan selalu mendukung kalian apa pun yg terjadi"biru mengelus pelan perut buncit nya, berharap anak nya tidak akan bernasib sial seperti nya.


Walau pun hadir karena kesalahan, bagaimana pun sebagai seorang ibu,tentu biru berharap yg terbaik untuk anak nya, menjadi sosok anak yg pintar,serta berbakti itu sudah cukup untuk biru.


Dia tidak serakah,harapan kecil di hati nya, adalah kelak dia menemu kan seorang laki-laki tampan,yg mau menerima nya dan juga anak-anak nya, laki-laki yg tidak mempermasalah kan dari mana anak nya hadir.


Walau pun hanya sekedar harapan semu,biru tetap berharap,kelak suatu saat,entah empat tahun yg akan datang, atau sepuluh tahun yg akan datang itu semua menjadi kenyataan.


Biru berjalan santai,hingga sampai di kos-kosan, setelah meletakan barang belanjaan nya, ibu hamil muda itu langsung membaring kan tubuh nya di kasur lantai.


Kasur yg beralas kan langsung lantai keramik yg dingin,selimut lusuh dan tipis menghangat kan tubuh biru dan juga bayi nya.


Sebuah ruangan sempit berukuran 3×3 meter,di mana hanya memiliki satu ruangan,jendela kecil yg nenghubung kan kamar ini dengan dunia luar.


Kamar yg sangat minim perabotan kebutuhan rumah tangga,bisa kah biru hidup di ruangan sempit ini bersama dengan anak nya kelak.


Perlahan mata biru mulai tertutup,di ikuti dengan nafas yg mulai teratur, karena lelah seharian,akhir nya dia bisa merengkuh sang mimpi dengan nyenyak.


Baru sebentar diri nya tertidur,dering nyaring alarm menyentak kesadaran biru, menarik nya paksa dari rengkuhan indah sang mimpi.


Setelah beberapa kali mengerjap,biru duduk melihat ke arah handphone nya, ternyata waktu telah menunjuk kan pukul 4:30.

__ADS_1


Berdiri dari kasur lusuh,biru langsung berjalan ke kamar mandi umum yg berada di luar,guna mengambil wudhu lalu melaksana kan shalat.


Sebaik-baik nya pendosa adalah mereka yg bertaubat,itu yg biru lakukan,jika dulu dia sangat jauh dengan sang pencipta, perlahan tapi pasti,wanita hamil itu mulai mendekat kan diri.


Pagi-pagi sekali,biru sudah berkutat di dapur,bahkan matahari masih tenggelam,di ganti kan dengan bulan,ibu hamil satu ini tengah sibuk membuat adonan untuk kue yg akan di jual oleh nya.


Dapur umum milik anak kos itu berubah menjadi dapur pribadi nya,alasan biru kenapa dia harus memasak pagi-pagi,agar tak perlu berebutan dengan anak kos yg lain.


"blue spirit! this is your life, today will be better than yesterday, your life is yours, spirit. You live to be happy, and God knows when that is, so keep smiling, welcome this cheerful morning with a smile"biru menyemangati diri nya sendiri,dengan kata-kata penyemangat sekaligus motivasi.


Yg arti nya semangat biru!ini hidup mu, hari ini akan lebih baik dari hari kemarin, hidup mu milik mu, semangat.


kau hidup untuk bahagia,dan tuhan tau kapan itu,maka tetap lah tersenyum,sambut pagi yg ceria ini dengan senyuman.


Dengan senyum yg selalu bertengger di wajah cantik nya,biru memulai kegiatan nya membuat kue,tak ingin membuang-buang waktu, karena bagaimana pun ia harus kembali bekerja di restauran.


Detik terus berlalu di ikuti jam dan waktu yg terus berjalan,akhir nya kue buatan biru telah selesai,tak banyak setiap hari biru hanya menyedia kan 2 kotak,yg masing-masing berisi 25 buah.


Untuk membuat banyak terkadang biru kewalahan,dia hanya akan membuat banyak jika ada pesanan, bagaimana tidak,kue buatan biru termasuk kue yg paling enak.


Andai biru bisa membuat lebih banyak,mungkin ia akan mendapat kan keuntungan yg lebih juga,tapi mau bagaimana lagi dia terlalu lelah jika harus mengerja kan semua nya sendiri.


Biru bakery,itu lah sebutan untuk kue yg di buat oleh biru,kue yg telah di jalani oleh nya selama kurang lebih empat bulan.


"Mbak biru sudah siap saja?"seorang tetangga kos biru menyapa,begitu mendapati ibu hamil itu tengah sarapan nasi goreng.


"Ya, seperti yg kalian lihat"biru hanya menjawab singkat,dia ingin buru-buru pergi ke restauran,dia tak ingin terlambat hari ini, mengingat kehadiran seorang tamu penting.


Biru langsung beranjak, menyahut tas, ketika sarapan nya sudah tandas,dia tampak rapih dengan pakaian kerja yg di khusus kan untuk ibu hamil seperti nya.


"Cih!dasar laki-laki tak tahu malu"biru mengumpat ketika mendapati tetangga nya tengah mengantar kan sang putri.


Bukan tetangga biasa,melain kan ayah yg sangat biru rindu kan,ayah yg ternyata tinggal di dekat rumah kos biru.


Takdir memang mempermain kan nya,setiap pagi,sebelum berangkat kerja,dua harus menyaksi kan pemandangan yg amat menyakit kan,di mana sang ayah tengah mengantar kan adik tiri nya ke sekolah.


Sementara biru,sedari sekolah dasar,dia selalu berangkat sendiri dengan berjalan kaki,biru sangat ingin merasa kan kehadiran seorang ayah,tapi tampak nya mustahil ayah nya bahkan tak menganggap nya ada sekali pun.


Biru menahan sesak di dada nya,ketika melihat sang ayah dengan mobil pribadi nya melewati biru,tanpa menyapa atau menoleh sedikit pun.


"Jika kau bukan ayah ku,aku pasti sudah membunuh mu"biru mengepal kan tangan nya geram.


Langkah pelan,di iringi dengan sepatu Kets berwarna putih milik biru,akhir nya sampai di Restauran.


Tampak para koki dan juga pelayan tengah berdiri hormat, sebenar nya biru enggan untuk ikut berbaris,tapi apa lah daya, dia harus ikut berbaris,pada hal kaki nya masih terasa pegal,efek berjalan, menjadi bumil memang merepotkan


# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.


Author balik lagi yah guys.

__ADS_1


Like like like like like likelike like like like like like like like like like like like like like like like, like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote,vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE vote vote vote vote.


Sarange 💗💗


__ADS_2