Trillionaire Baby Twins (One Night Stand With Mr.William).

Trillionaire Baby Twins (One Night Stand With Mr.William).
William bertemu Andi.


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


Biru menghela nafas.sedikit menyesali perbuatan William yg terkesan terburu-buru membalas ratu, tapi ada sedikit rasa terima kasih di hati nya, karena perbuatan William bisa menyadar kan ratu dari perbuatan nya yg melanggar perintah agama.


Ratu salah,dan biru tau itu.ratu salah karena menjadi seorang wanita murahan,yg membiar kan tubuh nya bebas di sentuh siapa saja.menjadi penghangat ranjang demi uang,biru sendiri tidak bisa mentolerir kesalahan seperti itu.


"Aku tidak tau harus berkata apa pak"hanya itu jawaban singkat dari biru.


Rahardian tersenyum tipis.


"Aku akan menyusul anak-anak"biru berjalan menuju dapur, ketika menyadari anak-anak nya belum kembali,pada hal sudah terlalu lama.


"Anda beruntung bisa menikah dengan biru"William mengalih kan pandangan nya pada rahardian.terlihat jelas gurat kekecewaan terlihat di sana, seperti sebuah cinta yg tidak terbalas kan.


"Anda menyukai nya kan?"William menebak nya.ia tentu bisa melihat secara jelas,terlebih dari pembicaraan Rahardian dan juga biru di pelaminan.


Cara Rahardian memperlaku-kan biru,cara laki-laki itu menatap biru dengan tatapan penuh cinta.tanpa di sadari oleh Rahardian,William memperhati kan nya dengan serius.


"Terlalu kelihatan ya?"Rahardian bertanya gamang.dia fikir sudah menutupi semua nya dengan baik,termasuk perasaan nya,ternyata Rahardian salah besar.


"Ya"singkat William.


"Saya tidak menyukai nya,tapi saya sangat mencintai nya"di bawah meja,tangan William mengepal erat,tampak nya dia sangat tidak menyukai pembicaraan ini.


"Dia masih biru yg sama.gadis belia dengan mata sendu yg datang ke restauran untuk berkerja.gadis belia yg menurut rumor seorang janda,pada hal itu hanya untuk menutupi reputasi nya sebagai korban pemerkosaan"Rahardian menerawang,awal pertemuan nya dengan biru.


"Jika anda cemburu silah kan,itu wajar karena anda suami nya.tapi jika di kata kan,saya yg lebih dulu bertemu dengan nya,yg lebih dulu mencintai nya.walau pun,saat itu biru menutup diri untuk laki-laki,tangan nya selalu bergetar hebat ketika berdekatan dengan laki-laki"


William terdiam.dia tidak menyangka ternyata trauma itu ada sejak dulu,biru nya trauma karena kesalahan satu malam itu.tragedi yg merenggut kehormatan biru,tragedi yg mengikat mereka berdua dengan benang merah.


"Dia gadis yg kuat, anda beruntung"Rahardian menatap langsung ke manik mata William.berusaha menunjuk kan bahwa ia baik-baik saja,dan juga ikhlas jika biru di miliki oleh laki-laki lain.


"Apa anda mengenal Andi?"akhir nya pertanyaan itu meluncur begitu saja dari bibir William.


"Ya,Andi.laki-laki yg sangat dekat dengan biru.dia sering datang ke sini, sekedar mengobrol dengan ku,dan juga menge-check apa kah biru berkerja di sini atau tidak"Rahardian tentu tau Andi, laki-laki itu sering kemari sekedar menanya kan keadaan biru.


"Andi?"model kaca transparan dari dalam tapi tidak dari luar,membuat Rahardian bisa melihat kedatangan sosok laki-laki muda itu.


William mengeryit.mendadak rasa tidak percaya diri menggelayut hati nya.andi terlihat sangat tampan.belum senyum lembut dan juga sopan selalu tercetak di bibir laki-laki itu, perawakan yg tinggi putih,dan Juga wajah yg terlihat masih muda,membuat William iri.


Melihat Rahardian pergi,William secepat mungkin mengekor.ia ingin melihat wajah laki-laki bernama Andi itu.


"Biru?!"rahang William mengeras.menatap tajam ke arah Andi yg dengan berani-berani nya memeluk biru di hadapan William.


"Lepas kan istri ku"untung keadaan restauran sedikit sepi,jadi William bebas berteriak sesuka yg ia mau.


Menyentak kasar tangan biru, sekuat tenaga William menarik tubuh biru, membuat sang istri itu membentur dada bidang milik nya.


Biru milik nya tidak ada satu pun yg berhak menyentuh milik nya.begitu lah pemikiran William, mendadak jiwa posesif milik nya muncul begitu saja,tanpa memperduli kan raut wajah biru yg berubah meringis menahan sakit.


"Lepas kan sahabat ku tuan!"Andi menyergah cepat.tatapan nya tidak kalah tajam dari William, terutama ketika melihat biru meringis kesakitan.


"Shh,sakit"William tersadar,melepas kan cengkraman di tangan biru perlahan.mata nya terbelalak kaget melihat tangan biru memerah.

__ADS_1


"Honey maaf"Andi terdiam.dia masih mengamati reaksi biru yg tidak biasa nya hanya diam ketika laki-laki asing berani menyentuh nya, jika biasa nya biru akan marah-marah berteriak tidak jelas,atau mengadu pada nya.


"Kau jangan menyentuh istri ku sembarangan!"Andi ter-pundur beberapa langkah,William yg mendadak mendorong bahu nya jelas saja membuat laki-laki muda itu terkejut.


"Lebih baik kita segera masuk!"Rahardian menengahi.


Udara mendadak dingin.dua pasang mata saling melempar kan tatapan tajam, sementara biru yg berada di tengah-tengah hanya mampu menghela nafas kasar.


"Kau sudah menikah biru?"biru mengangguk pelan.tidak ada satu patah kata pun yg keluar dari bibir mungil nya,hanya respon tubuh yg mewakili.


"Jangan bilang dia laki-laki yg telah memperkosa mu!"brak! kursi yg di duduki oleh Andi terhempas secara kasar,emosi laki-laki muda itu tidak bisa di kendali kan lagi,biru mengangguk.


Bugh!


Sebuah tinju melayang mengenai wajah tampan william.para bodyguard yg berjaga di luar langsung masuk mendengar kegaduhan.mereka menahan Andi yg terus memberontak,memaki berteriak.


"Lepas kan sahabat ku!"mendengat titah dari nona muda nya,para bodyguard segera melepas kan Andi,walau pun tidak ikhlas.


"Jangan Andi!"biru berdiri di hadapan William.menghalangi Andi yg hendak memukul tubuh sang suami.


Diam.andi terdiam di tempat, tinju nya berhenti di udara.melihat biru melindungi tubuh kekar dan besar William dengan tubuh mungil nya,saat itu juga tubuh Andi secara reflek menghenti kan gerakan nya.


"Kau membela nya?!dia yg memperkosa mu!dia menghancur kan hidup mu!mimpi yg kita ingin kan,agar kau menjadi seorang dokter harus kandas karena dia!!"Andi berkata dengan nafas terputus-putus.tatapan nya masih tetap nyalang,dia masih sangat membenci William.


"Andi aku tau, tapi dia tidak dalam kondisi sadar"William menatap tidak suka ke arah tangan biru yg tengah menyentuh lengan kekar Andi,suara wanita itu terdengar sangat lembut.


"Dia di bawah kendali obat perangsang".biru masih berusaha untuk menenang kan Andi.


"Apa itu bisa menjadi alasan nya memperkosa mu hah!"Andi masih saja tidak terima,bagi nya semua perlakuan William itu salah.


"Di mana dia saat kau di caci,biru aku ingin yg terbaik untuk mu"biru menggeleng.memijat pelipis nya yg terasa berdenyut hebat, menghadapi Andi saja sulit apa lagi William.


"Andi,dia suami ku.keputusaan ini aku ambil dalam keadaan sadar,ku harap kau mau mengerti"Andi menghela nafas.


"Aku tidak mau egois,jika kau bahagia aku juga"biru tersenyum lebar mendengar nya.ini yg ia sukai dari Andi, laki-laki itu terus-menerus mengalah,demi kebahagiaan biru.


"Ayo makan, ku lihat Rosse dan Rossi sibuk di dapur,mereka sedang di suapi oleh para senior"Rahardian datang,membawa troli berisi makanan,menyusun nya di meja bersiap untuk memakan nya.


Biru mengambil kan makanan untuk William lebih dulu,lalu beralih pada piring milik nya.


"Kau bahagia biru?"di sela-sela makan nya,Andi menyempat-kan diri menanya kan kondisi biru.


"Tentu"biru menjawab dengan senyum tipis nya.


Makan siang kali ini berjalan dengan sangat hening.melihat situasi yg Canggung,biru memutus kan untuk ikut Rahardian ke dapur, membiar kan sang suami dan sang sahabat berbincang.


"Ada yg ingin anda tanya kan tuan?"Andi yg sedari tadi sibuk dengan handphone mendongak.menatap dengan dahi berkedut ke arah Wiliam.


"Kau mencintai biru ku?"tawa Andi meledak.saat SMA dia memang sering di tanya hal seperti itu, mungkin karena kedekatan nya dengan Biru memang sangat dekat,mungkin di pandang melebihi kedekatan seorang sahabat.


Cinta.andi sama sekali tidak mencintai biru.bagi nya biru hanya seorang sahabat dan juga adik,yg berhak di lindungi.perempuan yg masuk ke dalam jajaran yg wajib Andi lindungi,dan kebahagiaan nya yg paling utama.


"Aku tidak pernah mencintai nya sedikit pun,bagi ku biru hanya seorang sahabat dan adik yg harus di jaga. kebahagiaan biru termasuk di dalam tujuan utama ku,jika bersama laki-laki breng*ek seperti mu dia bahagia,aku tidak masalah"Andi mengulas senyum lebar,dia benar-benar bahagia,jika memang laki-laki yg ia kata kan breng*ek ini mencintai biru.


"Kau tidak tau biru mencintai mu?"Andi tertegun.perkataan William seakan menghantam ulu hati nya.manik mata nya perlahan mengerjap,meyakin kan bahwa pendengaran nya itu tidak salah.

__ADS_1


"Bi-biru mencintai ku itu tidak mungkin"Andi menggeleng.berusaha menepis fakta yg selama bertahun-tahun ini baru ia ketahui.


"Itu fakta nya,biru sangat mencintai mu.selama masih ada nama mu di hati nya, mustahil bagi ku untuk menyelinap masuk"berbicara tanpa nada formal.tampak nya william sudah merasa sedikit nyaman dengan Andi.


Andi tertawa miris,fakta apa lagi ini.pada hal Andi sudah mengenal Biru semenjak mereka berusia 2 tahun hingga sekarang,tapi bagaimana bisa Andi baru menyadari bahwa biru mencintai nya.


"Dia mungkin hanya menyukai ku sebagai seorang sahabat,dan kakak"Andi menjawab pelan.dia ragu sendiri dengan jawaban yg ia beri kan.


"Tidak"William menggeleng.


"Biru ku mencintai mu.dia harus mundur, karena kesalahan ku.aku mendengar nya sendiri,dia berkata sendiri,dan aku tau itu adalah fakta"William tersenyum miris.


"Tapi kenapa biru tidak pernah mencerita kan nya?"Andi menghela nafas,menumpu wajah dengan ke dua telapak tangan.


"Mungkin biru ingin kau menyadari nya lebih dulu"William memberi kan spekulasi,menurut pengamatan nya.biru terlihat diam karena biru ingin menjaga harga diri nya sebagai Wanita.


Ingat kodrat wanita yg sebenar nya adalah di kejar,bukan mengejar.semua perempuan tentu ingin di anggap istimewa,dengan di kejar,mereka ingin merasa terhormat.


"Aku tidak tau harus bagaimana!bisa kah aku meminta sesuatu pada mu sebagai seorang sahabat?,beri kan biru pada ku"tanpa di minta oleh William,tentu saja Andi akan memberi kan biru kepada Nya.


"Tanpa ku beri pun biru sudah menjadi milik mu,jaga lah dia.sedari kecil hidup biru susah,dia tidak mendapat kan kasih sayang seorang ayah"William mengangguk mantap.


Senyum manis terukir di wajah andi.laki-laki muda itu menyadar kan punggung nya,menghela nafas,sekarang Andi sudah bisa mempercaya-kan biru pada William.


Dari balik pintu seseorang menahan nafas.rasa nyeri berdenyut begitu saja.


Biru cukup terkejut karena ternyata Andi tidak sedikit pun mencintai nya.jadi selama ini kedekatan mereka hanya sebatas sahabat tidak lebih.


"Kalian terlihat sangat akrab"biru masuk.senyum lebar terukir di bibir nya,dia berusaha bersikap biasa saja,seakan tidak terjadi apapun.


"Aku harus akrab dengan suami sahabat ku?"Andi menjawab santai.


"Kau sudah menikah dengan laki-laki kaya, bagaimana dengan pendidikan mu biru? cita-cita mu menjadi seorang dokter bedah saraf bagaimana?"walau pun lama tidak bertemu.andi sama sekali tidak pernah melupa kan apa saja keinginan biru.


"Aku sedang berkuliah di salah satu universitas di Inggris".Andi tersenyum lega,ternyata William memperduli kan pendidikan untuk biru.


"Dia laki-laki hebat.kau tau kan apa yg pernah ku kata kan tentang laki-laki hebat?"Andi bertanya, berharap biru masih mengingat ucapan nya.


"Laki-laki hebat yg pertama adalah ayah,yg kedua Andi,dan yg ketiga suami ku kelak"Andi dan biru berujar secara bersamaan.


"Hahaha,kau ternyata mengingat nya"Andi tergelak keras.perkataan itu adalah penyemangat,sewaktu mereka berumur lima tahun.


"Happy wedding day.semoga Allah selalu memberkahi pernikahan kalian,semoga pernikahan ini menjadi yg pertama dan terakhir"Andi tidak lupa menyelip kan doa untuk pernikahan biru dan juga William.


"Amin"William tersenyum tipis.mata nya terus menatap ke arah biru,setidak nya sekarang ia merasa aman, posisi nya tidak akan di rebut oleh Andi.


"Ayah nya allabella!"Rosse yg baru masuk terpekik bahagia melihat kehadiran Andi.


"Uncle Andi di mana allabella? Lousse Lindu sudah lama sekali Lousse Ndak belltemu allabella?.allabella apa kaball?memang nya allabella Ndak Lindu sama lousse! uncle jawab!"Rossa memekik keras, karena Andi sama sekali tidak menjawab.


"Sabar princess,kau terlalu banyak bertanya, sehingga uncle Andi bingung menjawab yg mana"William berdecak kagum ke pada sang putri,Rosse.


Tingkah Rosse memang terkadang aneh.tapi itu lah yg menjadi pelengkap kehidupan biru dan juga William.


# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh

__ADS_1


Author balik lagi yah guys


Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote,vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE vote vote vote vote.


__ADS_2