Trillionaire Baby Twins (One Night Stand With Mr.William).

Trillionaire Baby Twins (One Night Stand With Mr.William).
extra part: mengejar cinta dosen duren.


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


"Chika!"Rahardian menegur Chika yang terus termenung,belum melakukan perintah nya.


"Iya pak?"Chika tergagap, kaget.


"Ambil barang-barang mu,saya akan mencari kan mu tempat tinggal baru.”


Chika mengangguk singkat.segera berlari ke dekat dapur,di mana kamar nya berada.


Mengambil semua pakaian,dan semua buku,serta laptop.dalam gerakan cepat,Chika menyusun nya lalu meletakan nya di dalam koper berwarna hitam,dan juga tas kecil.


“sudah?"Rahardian berdiri dari duduk nya, menyambut kedatangan Chika.


"Iya pak"Chika mengangguk kan kepala nya.


"Ayo!"Rahardian mengambil alih koper Chika,menyeret nya keluar.


"Ibu,kakak.chika pamit,sampai kan salam Chika pada ayah"Chika berpamitan pada keluarga angkat nya,sebelum mengekori langkah Rahardian.


"Pak, kita mau kemana?"Chika bertanya begitu mobil mulai berjalan.

__ADS_1


"Di restauran masih ada ruangan kosong,tempat istirahat ku.jadi,lebih baik kau tinggal di sana,dari pada ngekos?"Rahardian memberi kan penawaran.


"Serius pak?"Chika menoleh,mata nya berbinar penuh kebahagiaan.


"Iya"jawab Rahardian singkat.


"Terima kasih pak,nanti kalau Chika jalan-jalan ke mall,Chika beliin bapak lollipop lagi"


Rahardian memutar bola mata nya malas.chika selalu memberi nya hadiah, berupa lollipop.memang nya dia anak kecil apa?.


"Untuk ku? serius?bukan untuk kekasih halu mu itu?siapa nama nya?ah iya, Jungkook,Jimin , J-Hope?"Rahardian menyindir secara langsung.


Walaupun tidak terlalu dekat.rahardian tau Chika adalah fans berat K-Pop dan K-drama,bisa di bilang dia adalah fans garis keras.


"Iya,tapi masih gantengan saya kan?"Rahardian menoleh sejenak, memainkan kedua alis nya.


"Iya,kan bapak nyata,nah mereka cuma halu"Chika terkikik geli dengan pemikiran nya sendiri.


"Oh ya pak,bapak seriusan mah putus sama kak delima?"Chika kembali bertanya.


"Serius"Rahardian masih fokus menyetir.


"Kenapa? gara-gara Chika ya?"Chika bertanya dengan nada sedih.

__ADS_1


"Saya tidak mencintai delima"jawab Rahardian jujur,dari dalam hati paling dalam.


"Kalau aku?pak Rahardian cinta aku nggak?"Chika bertanya penuh percaya diri.


"cih!kau masih terlalu kecil untuk jatuh cinta"Rahardian menoel kepala Chika sebelum berlalu pergi.


keadaan restauran terasa sangat sepi, lampu-lampu sudah di mati kan,tidak ada satupun karyawan yang berlalu lalang,semua Nya sudah pulang, mengingat ini sudah malam.


"ayo!"Rahardian mengajak Chika masuk ke ruangan nya,membuka salah satu pintu di ruangan nya,sebuah kamar dengan single bad langsung membuat Chika berbinar bahagia.


"kau bisa tinggal di sini,daerah sini aman,setiap malam para satpam akan berkeliling”rahardian berujar lembut.


"terima kasih pak, karena bapak aku bisa ke


keluar dari neraka yang selama ini mengurung ku,suatu saat Chika pasti akan membalas jasa-jasa bapak"


Chika memandang bahagia,memang tidak terlalu luas.tapi untuk di tempati seorang diri,ini lebih dari cukup.


"balas aku suatu saat nanti, sekarang istirahat lah,besok kita berangkat bersama,jaga diri mu"


Chika mengangguk.pipi nya bersemu merah,senyum malu terukir di pipi nya.


aku mencintai mu pak dosen duren.

__ADS_1


__ADS_2