
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
"bagaimana keadaan mahasiswi saya Dokter?"tanya Rahardian khawatir.
"Pasien sedang beristirahat.kondisi nya memang cukup parah,dia harus di rawat beberapa hari lagi."
Jelas dokter singkat,sebelum berlalu pergi.
"Dian?"
Mendengar nama nya di panggil,refleks Rahardian menoleh.sang sahabat, dokter Ridwan tengah berdiri di hadapan nya, sembari mengulas senyum sangat lebar.
"Sedang apa kau di sini?"tanya Ridwan.
"Mahasiswi ku sedang sakit,aku yang menunggu nya, karena dia yatim piatu."jawab Rahardian.
Bukan nya percaya, Dokter Ridwan malah terkekeh keras.ridwan tau Rahardian baik hati dan suka menolong,hanya saja Ridwan memang mencari-cari alasan agar bisa menggodanya sang sahabat.
"Kau yakin hanya mahasiswi mu Dian?"ledek dokter Ridwan.
__ADS_1
"Memang nya kau fikir dia siapa ku? kekasih ku in your dream!"pekik Rahardian tidak terima.
"Ah iya.jika dia adalah mahasiswi mu berarti umur nya masih sekitar dua puluhan,dan kau sudah tiga empat.wih,mengejar cinta dosen duren!"
Dokter Ridwan semakin tertawa keras.
"Diam lah!"Rahardian menggerutu kesal.
"Aku jadi penasaran,secantik apa daun muda mu itu"dokter Ridwan semakin menjadi menggoda sang sahabat.
Dengan jahil, dokter Ridwan membuka pintu ruang rawat milik Chika.menyembul kan,kepala nya sedikit,guna mengintip kondisi Chika.
"Wah-wah,dia ternyata cukup cantik."Dokter Ridwan memuji.
"Iya-iya, posesif amat sih pak dosen"dokter Ridwan mengerucut kan bibir nya kesal.
"Dia cantik,kau akan rugi jika kehilangan daun muda"
"Ridwan!"Rahardian berteriak tertahan,sembari memukul punggung sang sahabat,yang akan berlalu pergi.
"Bagaimana jika kita makan siang?"ajak Ridwan.
__ADS_1
Akhir nya mereka makan siang di kantin rumah sakit.karena bersama Ridwan, Rahardian memasuki ruang khusus yang hanya boleh di masuki tim medis,atau pegawai rumah sakit.
"Wah,ternyata kau masih ingat dengan kesukaan ku."
Rahardian berucap pelan,dengan binar-binar di mata nya.di hadapan nya, terdapat satu mangkuk berisi mie ayam, favorit nya.
Ridwan memang the best friend, walaupun perbedaan umur melintang di antara mereka, persahabatan 2R itu benar-benar dekat,mereka bagaikan kembar.
"Dia cantik.kata mu dia mahasiswi mu,artinya dia tau bahwa kau seorang duda?"dokter Ridwan mulai membuka pembicaraan,masih dengan pertanyaan tentang Chika.
"Dia tau.bahkan dengan terang-terangan berkata bahwa dia menyukai ku,aku sempat memarahi nya."mengalir lah cerita dari bibir Rahardian.
"Bodoh!"pekik Dokter Ridwan kesal.
"Orang sehat saja bisa bunuh diri, bagaimana dia yang gagar otak.bpdoh! bodoh!bodoh! bagaimana aku bisa berteman dengan laki-laki sebodoh diri mu hah!"Dokter Ridwan menggebrak meja karena sangat kesal.
"Aku hanya tidak mau dia berharap,kau tau kan itu hanya sebuah harapan semu"Rahardian menunduk,sibuk menikmati mie ayam milik nya.
"Ya! harapan semu karena kau masih mencintai istri orang lain Dian!.dia adik tiri mu, kau sudah bersama nya bertahun-tahun,tapi apa kah dia membuka hati nya sedikit pun?."
Dokter Ridwan berusaha membuka hati Rahardian, yang sepenuh nya terisi dengan satu nama,yaitu biru.
__ADS_1
"Kau benar,tapi aku tetap tidak bisa menghapus nama biru"jawab Rahardian jujur.
"Kau pasti bisa,hanya saja butuh waktu.oh ya bagaimana hubungan mu dengan Vina?"Ridwan bertanya tentang kabar hubungan Rahardian dan Vina,mantan istri nya.