
Rahardian POV.
Nama ku Rahardian Wijaya,ayah kandung ku merupakan seorang abdi negara yang tewas dalam sebuah peperangan.
Ibu ku menikah lagi dengan laki-laki yang tidak jelas asal-usulnya bernama Hartono, hingga aku memiliki seorang adik yang sangat pembangkang bernama ratu.
Aku pernah menikah dengan wanita yang di jodoh kan oleh ibu ku bernama Vani,tidak bertahan lama hingga kami memutus kan berpisah tanpa kehadiran anak.
Saat itu,aku bertemu gadis belia dengan mata sendu, menatap ku dengan binar penuh kesedihan.
Janda di tinggal suami nya meninggal,itu lah yang ku dengar tentang wanita cantik yang sedang hamil ini.
Aku langsung jatuh cinta pada pandangan pertama,memberi banyak perhatian lebih pada nya,tapi yang ada dia semakin menghindari ku.
Biru Anindita fresyah,nama wanita yang ku cintai.walaupun ia terus menolak kehadiran ku,aku terus berada di sisi nya, hingga sebuah fakta muncul bahwa dia adik tiri ku,putri ayah tiri ku dengan istri pertama Nya.
Hancur? pasti.namun aku tidak menyerah untuk mendapat kan Nya, mendampingi nya melahirkan si kembar, hingga kedua nya dewasa.
Takdir berkehendak lain, wanita yang ku cintai menikah dengan laki-laki yang memperkosa nya dulu, di sana lah titik balik kehidupan ku di mulai.
Author POV.
Pagi hari.
Rahardian tengah sibuk memilih kemeja,selain pemilik sebuah restauran dia juga seorang dosen di universitas ternama.
"Warna merah tampak nya bagus untuk ku"bergumam lirih, sembari memakai kemeja formal berwarna Marron.
Melajukan mobil,dosen tampan satu ini terlihat lebih menawan dengan kaca mata yang bertengger di mata nya.
__ADS_1
"Pagi pak!"
"Pagi calon imam"
"Pagi pak Rahardian"
"Pak Rahardian makin tampan aja sih"
"Pak Rahardian Sarange!"
"Pak saya siap jadi calon makmum!"
Dan banyak lagi sapaan para mahasiswi kepada Rahardian,mulai dari yang sopan hingga yang cari perhatian.
"Pagi"Rahardian mengulas senyum manis, berhasil membuat para mahasiswi berteriak kegirangan.
Rahardian Wijaya menjadi seorang dosen paling di sukai oleh mahasiswi universitas ini.
Rahardian terus melangkah,sesekali ingatan nya melayang.memikir kan kondisi Wanita yang sangat dia cintai,biru Anindita fresyah,adik tiri nya.
"Pagi oppa kesayangan ku!"
Rahardian tersentak ketika seorang mahasiswi dengan rok mocca di bawah lutut, kemeja putih di lapisi blazer berwarna mocca mencegat nya.
"Oppa-oppa!saya masih muda Chika Adriana!"Rahardian berujar ketus,tapi tidak membuat remaja bernama lengkap Chika Adriana itu takut.
Chika Adriana, seorang mahasiswi semester 4 jurusan jurnalistik.penyuka buku, apalagi buku yang berisi tentang kisah-kisah romantis.
Bercita-cita menjadi seorang reporter terkenal, bekerja di salah satu stasiun TV terbesar di Indonesia.
__ADS_1
Pecinta semua hal tentang Korea,mulai dari boyband, girlband,drama, Film bahkan makanan.
"Iya-iya,pak Rahardian kalau judes makin tampan deh.”chika menangkup kedua pipi nya,mata nya berkedip-kedip manja.
Cih!gadis macam apa yang tuhan pertemu kan dengan ku,aku jadi semakin merindukan mu biru.
Lagi dan lagi merindukan istri orang lain,hati memang tidak dapat di bohongi, sekalipun bibir sudah berkata ikhlas.
"Chika!"tegas Rahardian.
"Pak,Chika punya hadiah buat bapak.semalem kan Chika jalan-jalan di mall,mau beli poster Jungkook,eh jadi beli hadiah deh buat bapak."
Rahardian menggeleng.wanita di hadapan nya ini berbeda dengan biru tang kalem,terutama sikap nya yang sangat menyukai boyband Korea membuat telinga Rahardian berdenging nyaring.
"Bapak pasti suka hadiah dari Chika,hadiah ini hanya ada satu di dunia,dan di khusus kan untuk bapak dosen tersayang."
Sikap Chika memang seperti itu.dia menghormati Rahardian,mereka memang tidak saling memiliki perasaan khusus,tapi persahabatan kedua nya sangat erat.
"Tadaaaa!"
Rahardian terperangah melihat hadiah yang di kata kan Chika istimewa, ternyata hanya sebuah lollipop dengan ukuran jumbo.
"Khusus untuk pak dosen kesayangan.”chika mengulur kan lollipop ke arah Rahardian.
"Astaga Chika,ini banyak jualan nya."Rahardian berdecak kesal,tapi tidak urung mengambil lollipop yang di sodor kan oleh Chika.
"Terima kasih Chika cantik, mahasiswi kesayangan dosen Rahardian."Chika menyindir Rahardian, karena laki-laki itu sama sekali tidak berujar terima kasih.
"Sama-sama"balas Rahardian cuek.
__ADS_1
"Chika!"seorang gadis dengan jilbab hitam mendekat,menunduk hormat ke arah Rahardian.