Trillionaire Baby Twins (One Night Stand With Mr.William).

Trillionaire Baby Twins (One Night Stand With Mr.William).
Extra part: mengejar cinta dosen duren.


__ADS_3

ini cerita tentang nona Kim ya!jangan lupa baca.



"aku harus bagaimana nona Kim?"Rahardian tertunduk bingung.


"Minta maaf pada nya"Nisa menjawab enteng, sembari mengendi kan bahu.


"Lalu?"tanya Rahardian lagi.


"Kata kan dengan jujur bahwa anda mencintai biru,jika dia masih mencintai mu dan bertahan,kalian bisa mencoba berpacaran.anda tidak bisa bertahan dengan cinta sepihak pada istri orang pak,mulai lah mencoba dengan gadis yang mencintai anda."


Rahardian menunduk,bimbang dengan saran yang di beri kan Nisa.tapi nona Kim adalah sosok yang bijak serta tegas,jika dia sudah berkata A, artinya itu lah yang terbaik.


"saya tau,saya akan berusaha nona Kim"Rahardian menjawab pasti.


"mulai lah hidup baru, ini berikan pada gadis yang anda sukai,kata kan dari saya."

__ADS_1


sebelum beranjak pergi,Nisa mengeluar kan sebuah kotak hitam, aksesoris hadiah jika berbelanja di KNN boutique dengan harga di atas jutaan rupiah.


"baik, terima kasih nona Kim"Rahardian berdiri dari duduk nya, membungkuk hormat kepada Wanita yang sudah berlalu pergi itu.


dengan helaan panjang, Rahardian memutus kan untuk kembali ke dalam kamar Chika.


tok.tok.


Chika menoleh,mata nya mengembun menatap siapa yang datang ke dalam kamar nya, laki-laki yang sudah menghancur kan harapan dan cinta nya.


"kenapa bapak datang lagi?"tanya Chika sangat dingin.


Rahardian menunduk,embun memenuhi netra.mengingat kurang lebih enam tahun cinta nya pada biru tidak terbalas,sakit nya masih membekas.


"saya pernah di posisi mu,pada akhir nya takdir tidak berpihak pada saya.biru, Wanita yang sangat saya cintai,menjadi milik laki-laki lain."


Rahardian berbicara kelu.mengingat ia sempat ingin mengakhiri hidup nya setelah biru menikah,namun ternyata ia kalah cepat, karena nona Kim lebih dulu membatal kan kebodohan nya yang akan gantung diri.

__ADS_1


"tapi nggak seharus nya bapak bilang gitu ke Chika,Chika kan lagi sakit, gimana kalo tadi Chika minum racun"Chika mulai terisak kencang,tanpa memperduli kan kepala nya yang mulai berdenyut hebat.


"saya mengaku salah.tapi itu lebih baik,dari pada kamu bertahan pada harapan semu. pada akhir nya kau juga akan terluka,sama seperti ku.tapi saya tau kau cukup kuat,pasti tidak ada fikiran untuk gantung diri bukan?."


kali ini Chika benar-benar tersentak.mata nya membola,menoleh ke arah Rahardian yang tengah menunduk.


"bapak pernah coba gantung diri?"tanya Chika.


"pernah di Inggris,tepat di hari pernikahan biru"jawab Rahardian jujur,tidak ada kebohongan di mata nya sedikit pun.


"dasar bodoh!"Chika memaki,melempari Rahardian dengan bantal milik nya.


"dasar dosen bodoh!"Chika terus memaki, sembari menahan rasa sakit di kepala nya,keringat dingin mulai membasahi wajah nya.


"kenapa harus gitu sih!"


ini yang Rahardian tidak mau.chika terlalu berlebihan menghadapi nya.bisa di bayang kan bagaimana nanti jika dia benar-benar harus pergi atau menikah dengan wanita lain.bagaimana nasib Chika?mungkin saja gadis itu langsung menegak racun.

__ADS_1


“chika kecewa sama bapak!"Chika terus marah-marah, netra nya menyiratkan sebuah kesedihan.


__ADS_2