
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
Pagi hari ini,William tampak sibuk, laki-laki tampan itu tengah memandi kan Rosse,dengan tangan nya sendiri,mandi berjalan cukup lama, karena di selingi dengan main air.
"Uncle, Lousse baju nya di kamall mommy"William menghela nafas,dia lupa jika tidak ada baju Rosse di kamar nya, melihat peri kecil Nya kedinginan dan hanya berbalut handuk kebesaran,William jadi tidak tega.
"Baik lah tunggu sebentar princess, uncle akan meminta kan baju mu pada mommy"Rosse mengangguk patuh ketika di dudukan di sofa,peri kecil William itu diam, menatap punggung lebar dan kekar milik William yg menghilang di balik pintu.
Dengan langkah tegas, William menuruni tangga, beberapa kali dia tampak mengangguk kecil ketika beberapa maid yg sedang membersih kan rumah dan juga menyiap kan sarapan menyapa nya.
Ragu, mendadak William meragu ketika dia sudah berada di depan pintu kamar tamu, mengingat Rosse yg sudah kedinginan,tangan William terangkat mengetuk pintu ruang tamu. Terangkat mengetuk pintu kamar tamu.
Tidak berapa lama, pintu mulai terbuka,menampa kan sosok pria kecil yg tidak lain adalah Rossi,pria kecil itu menatap penuh rasa penasaran pada sosok jangkung William,melirik ke sana kemari, Rossi semakin curiga karena tidak mendapati kembaran nya yg super cerewet di sana.
"Boy bisa minta mommy mu untuk mengambil baju ganti untuk Rosse,dia sudah kedinginan"sedikit kaku, karena ini pertama kali nya William berbicara langsung dengan si anak es,Rossi.
Tanpa banyak bicara,atau merespon Rossi langsung masuk kembali ke dalam, Tidak ingin menggangu sang mommy yg sedang membersih kan diri,Rossi memutus kan untuk mengambil pakaian Rosse,dia sudah terbiasa dari dulu, pilihan nya jatuh pada sebuah gaun lengan pendek, berwarna biru laut, sama persis dengan yg ia pakai.
William masih setia menunggu di luar kamar, hingga tidak lama rossi keluar Dengan membawa pakaian Rosse.
"Terima kasih boy"William mengusap pelan kepala Rossi,sebelum melangkah kembali ke kamar utama.
"Siapa sayang?"mendengar suara sang mommy,Rossi segera berbalik, ternyata biru tengah menatap ke arah nya,ibu dua anak itu sangat cantik dengan tunik berwarna Fanta,celana hitam dan juga pasmina hitam.
"Uncle Willi mommy"singkat,tidak ada penjelasan lebih lanjut yg di beri kan oleh Rossi,pria kecil nya biru itu berjalan,memandangi jendela besar.
"Kenapa uncle Willi datang sayang?"biru mendekat ke arah sang putra, merapih kan rambut Rossi yg sedikit berantakan mengguna kan tangan nya.
"Meminta baju Rosse"biru jadi teringat,bahwa putri sulung nya semalaman bersama dengan William, sekarang biru mengerti kenapa William meminta baju Rosse, tentu saja putri nya sudah di mandi kan.
"Tellima kasih uncle"di ruangan lebar itu hanya terdengar tawa dari Rosse, kamar William penuh dengan suara nyaring dari Rosse,gadis mungil itu tampak sibuk menonton sebuah kartun lucu di iPad milik William.
Sementara William, laki-laki itu tengah sibuk menguncir rambut Rosse,untuk pertama kali nya William menguncir rambut seseorang,tentu nya dia sedikit kaku dalam melakukan nya.
Jadi lah,kali ini dengan bantuan tutorial di internet,William mulai menguncir rambut Rosse,di Gelung oleh nya,lalu di ikat kan sebuah pita berwarna merah di rambut keemasan milik Rosse.
"Tetap di sini princess, uncle akan mandi dulu"Rosse mengangguk,memperhati kan punggung lebar dan kekar yg sudah berjalan menjauh,masuk ke dalam kamar mandi.
Setelah William bersiap-siap, mereka langsung turun ke bawah,dengan penuh kesabaran William menuntun Rosse menuruni tangga satu-persatu, pada hal sebelum turun William sudah menawar kan untuk di gendong,tapi tetap saja Rosse Keukeh menolak.
"Selamat pagi tuan muda"di ujung tangga terakhir, sekertaris Steven sudah siap dengan jas hitam andalan nya, membungkuk hormat kepada William dan juga Rosse yg baru saja turun.
Mulut Rosse terbuka lebar,binar tercetak jelas di mata nya,mata yg jeli ketika melihat laki-laki tampan,senyum lebar terukir di bibir Rosse ketika melihat sekertaris Steven yg tampak tampan bagi nya.
"Uncle Ndak Menyapa Lousse, Lousse kan juga ada di sini!"bibir Rosse langsung mengerucut, karena menyadari Steven tidak menyapa nya,pada hal dia juga baru turun bersama dengan willliam.
"Selamat pagi princess"Steven ikut membungkuk hormat pada Rosse.
"Sayang,ayo sarapan"biru datang menyela tanpa permisi,lalu mengangkat tubuh mungil sang putri, berjalan meninggal kan willliam yg menatap ke arah biru tidak suka.
__ADS_1
William benar-benar tidak suka sikap biru yg tampak tidak menghargai nya,pada hal semua orang tunduk di bawah kuasa nya,tapi biru jangan kan menyapa nya,melirik saja biru enggan, tentu saja William tersinggung.
"Mari sarapan tuan muda"sekertaris Steven menyadar kan William yg masih termenung kesal.
Akhir nya, sarapan pagi ini benar-benar berwarna, kehadiran Rosse menjadi sebuah penghibur untuk banyak orang termasuk juga William.
Beberapa mobil pribadi milik keluarga Smith bersiaga di depan gerbang,di ikuti dengan para pengawal,hari ini untuk pertama kali nya setelah satu bulan, keluarga Smith akan pergi secara bersamaan,untuk pemotretan di KNN boutique.
Tuan besar Smith,nyonya Lisa,William, sekertaris Steven,biru,Rosse dan Rossi serta nisa,sudah memasuki mobil masing-masing.
Iring-iringan mobil pribadi milik keluarga Smith membelah jalanan kota Inggris,tidak memakan banyak waktu akhir nya mereka telah sampai di KNN BOUTIQUE,cabang Inggris.
"Good morning mrs.kim"para karyawan langsung membungkuk hormat ketika big bos mereka memasuki butik, seperti biasa hanya anggukan yg di beri kan oleh Nisa.
"Mrs.Smith,untuk pemotretan ada di ruang sebelah sana,tangan kanan saya akan mengurus nya,saya permisi"Nisa membungkuk,lalu hilang di balik tangga.
"Ayo dad"nyonya Lisa menggandeng tangan sang suami,walau pun sudah paruh baya keromantisan pasangan ini tidak perlu di ragu kan lagi.
"Dasar tua Bangka"umpat William kesal.
Sebuah ruangan khusus untuk pemotretan yg di sedia kan khusus oleh KNN BOUTIQUE Untuk pelanggan yg akan melakukan pemotretan, seorang laki-laki muda datang,membawa kan sebuah buku,berisi pilihan tema pemotretan.
Akhir nya pilihan nyonya Lisa jatuh pada tema casual, mereka tentu sudah memesan baju untuk pemotretan kali ini,rasa semangat menggelora ketika nyonya Lisa sudah memakai baju yg ia pesan.
Lampu flash menyinari ruang itu,penata gaya dan perangkat nya tampak sedang mengarah kan Nyonya Lisa untuk berpose.
William dan Steven sudah siap dengan pakaian mereka masing-masing,sesi pemotretan keluarga di mulai.
"Uncle tellihat tampan"Rosse mengecup pipi milik William,membuat sang mommy yg berada di belakang langsung menggeleng kan kepala nya.
"Biru kenapa kalian tidak ikut pemotretan?"Nyonya Lisa berjalan mendekat ke arah biru, mengelus bahu perempuan yg telah di anggap putri nya itu penuh kasih sayang.
"Saya bukan bagian dari keluarga ini nyonya"biru menjawab sungkan,tangan nya masih menggenggam tangan mungil pria kecil nya.
"Kata kan apa ada salah satu di antara kalian yg bisa menjadi model pria?"setelah lama menghilangkan,Nisa datang,wajah nya tampak kusut,pasti sedang terjadi masalah,biru yakin.
"Ada apa nona Kim?bukan kah kalian telah menyewa seorang model?lalu untuk apa model lagi?"biru mengeryit bingung,ia tentu tau bahwa KNN BOUTIQUE cabang Inggris sudah memilih model,untuk produk edisi Musim dingin.
"Iya,tapi entah kenapa model itu tidak bisa datang, mereka sedang berbulan madu"Nisa menghentak kan kaki nya kesal,menghela nafas kasar,emosi nya mendadak naik.
"Biar Steven saja nona"William langsung mendorong sang sekertaris nya,demi busana rancangan nya bisa mengangguk,lalu menarik tangan sekertaris Steven masuk ke ruang ganti.
"Sebenar nya kau ada masalah apa dengan ku nona biru?"semua orang telah pergi, meninggal kan biru dan William,hanya mereka berdua yg ada di sana.
Biru menoleh,lalu menggeleng,dia tidak memiliki alasan untuk menjauhi William dan terkesan tidak perduli dengan nya, tapi berada di dekat laki-laki itu terkadang membuat tubuh nya bergetar,mengingat malam itu, karena itu biru memilih untuk menjaga jarak dengan William.
Mengingat acara nya satu Minggu lagi,biru langsung pergi,dia memutus kan untuk menjahit baju pesanan nyonya Lisa.
"Uncle kenapa?"Rosse mendekat ke arah William,lalu duduk di sebelah nya, perlahan William menggeleng, meyakin kan Rosse bahwa dia baik-baik saja.
"Lihat!"Rossi menunjuk ke arah Nisa yg tampak cantik dengan dalaman hijab berwarna senada dengan kulit nya,lalu di luar nya di lapisi dengan rambut palsu berwarna hitam pekat.
__ADS_1
Di iringi dengan sekertaris Steven di belakang nya, mereka mulai bergaya dengan beberapa pose,sebelum akhir nya memutus kan untuk pulang.
MALAM HARI.
TRANDING TOPIK.
Foto yg baru saja di unggah oleh akun Instagram pribadi KNN BOUTIQUE menjadi tranding di beberapa negara, bagaimana tidak,model dalam musim dingin kali ini adalah desainer besar mereka yaitu kim AE-RA,dan juga seorang laki-laki paling berpengaruh di Smith group, yaitu Steven Gerrard.
Saham Smith group langsung melonjak naik setelah beberapa jam foto itu di post,tidak hanya saham Smith group,saham JL group juga ikut mengalami peningkatan.
Hanya karena beberapa promosi, barang-barang yg di pakai Nisa dan juga sekertaris Steven langsung ludes terjual,pasar fashion hari ini di kuasai oleh KNN BOUTIQUE.
#KIM AE-RA WITH SEKERTARIS STEVEN.
menjadi tranding satu di berbagai platform media sosial,banyak dari mereka yg mendukung hubungan baru antara ke dua insan paling berpengaruh pada dunia bisnis itu.
1 Minggu telah berlalu.
Keadaan mansion Smith tampak sibuk,malam ini adalah acara puncak untuk ulang tahun pernikahan Tuan besar Smith dan juga nyonya Lisa.
Semua keluarga Smith siap dengan pakaian resmi mereka yaitu warna navy.Nisa,biru,Rosse dan Rossi tampak cantik dengan gaun dan juga jas berwarna Lilac.
Begitu melangkah di hotel yg telah di tetap kan,semua orang langsung mengalih kan pandangan ke arah Bintang malam ini.
Terutama kepada Rosse yg berada di dalam gendongan William, spekulasi demi spekulasi mulai bermunculan, ketika melihat William datang dengan dua orang anak kembar yg wajah nya sangat mirip dengan nya,di tambah seorang wanita cantik juga hadir di sana,para hadirin langsung mengeluar kan fikiran mereka bahwa wanita yg tidak lain adalah biru adalah istri dari tuan muda Smith.
"Nona Kim,semua baik-baik saja?"biru berjalan mendekat ke arah Nisa yg sibuk dengan alat pendengaran di telinga nya,dia tampak tengah mengawasi situasi.
"Waspada lah biru,jangan lengah,pantau Rosse dan Rossi!"biru mengangguk, menerima perintah dari nona Kim.
Mendekat ke arah William yg tengah menggendong Rosse,sembari menggenggam tangan Rossi.
"Permisi tuan William, biar kan Rosse bersama dengan ku"William memandang tajam ke arah biru,dia tidak menyukai biru yg tiba-tiba datang.
"Baik lah"Rosse merentang kan tangan ke arah biru,lalu di sambut dengan pelukan hangat dari sang mommy.
Acara demi acara berjalan dengan lancar,banyak media yg ikut memotret kedekatan William dan juga biru, karena mereka terus berdiri bersebelahan,di tambah dengan wajah Rosse dan Rossi yg sangat mirip dengan William.
biru sangat bahagia ketika dia melihat senyum lebar tidak pernah pudar dari bibir mungil sang putri, sementara Rossi,pria kecil nya itu hanya sesekali mengulas senyum tipis,walau pun kebahagiaan juga hinggap di hati nya.
"mommy! lousse mahu punya pesta yg besall nanti"biru mengangguk ketika mendengar permintaan yg di keluar kan sang putri,apa pun akan biru lakukan untuk kebahagiaan Rosse putri kecil Nya.
dor!
suara tembakan menggema,membuat para tamu undangan langsung berteriak histeris,dengan sigap William menyembunyi kan biru,Rosse dan Rossi di balik punggung kekar nya,sembari mengamati apa yg terjadi.
# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh
Author balik lagi yah guys
Like like like like like like like like like like like like like like like like likelike like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote,vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE vote vote vote vote.
__ADS_1