
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
"Ayah!"rosse berteriak heboh melihat kehadiran Rahardian.
"Kalian?sedang apa kalian di sini?"dahi Rahardian berkerut dalam, melihat kehadiran keluarga kecil biru di rumah nya.
"Kami tadi mau ke rumah sakit pak,tapi melihat bapak ada di sini,kami berinisiatif untuk mampir"biru menjawab sopan.
"Oh,Chika titip Salam untuk mu biru,dan rasa terima kasih yang mendalam untuk mu William."
William yang berdiri di sebelah biru hanya mengangguk singkat,tidak terlalu peduli dengan wanita bernama Chika.
Lebih tepat nya tidak peduli pada wanita manapun, kecuali biru istri sekaligus ibu dari kedua anak nya.
Lebih tepat nya tidak peduli pada wanita manapun, kecuali biru istri sekaligus ibu dari kedua anak nya.
"bagaimana jika kita pergi bersama menjenguk Chika,pasti kasihan jika dia di sana sendirian"ajak biru semangat.
__ADS_1
"ayo ayah,kita pergi ke rumah sakit.rosse tadi baru beli boneka untuk aunty Chika,kan bisa jadi aunty Chika jadi ibu nya Rosse."
rosse tersenyum malu-malu, sembari menunjuk kan sebuah boneka Doraemon kecil di tangan nya.
"dia pasti suka princess.tapi ibu siapa yang bilang pada mu?mendadak dahi Rahardian mengeryit dalam.
"mommy yang bilang ayah.kata mommy,aunty Chika itu calon istri ayah"kali ini Rossi yang menjawab, menunjuk ke arah biru yang hanya bisa tersenyum malu.
"biru?"Rahardian menuntut penjelasan.
"kan ucapan adalah doa pak.jadi biru berkata pada rosse dan Rossi,Chika adalah calon ibu mereka, bisa saja kan pak Rahardian menikah dengan nya."
"ayah,rosse sama Rossi semobil dengan ayah ya?rosse kan sudah lama tidak menghabis kan waktu dengan ayah."rosse merengek saat mereka akan berangkat ke rumah sakit.
"tentu saja princess"jawab Rahardian dengan senang hati.
di mobil William dan biru.
"hubby,aku bahagia jika memang Chika akan menikah dengan pak Rahardian"biru berujar lirih.
__ADS_1
"kenapa?agar dia benar-benar melupakan mu honey?.kita sama-sama melihat cinta di mata nya untuk mu,baik dulu ataupun sekarang tidak berubah."
William berujar santai, karena dia sama sekali tidak menganggap Rahardian sebagai saingan.
"ya.aku hanya ingin melihat nya bahagia sekali saja hubby.melupa kan cinta yang pernah ada untuk ku,aku sudah bahagia dan aku ingin orang-orang di sekitar kita bahagia."
hati biru benar-benar tulus.dia tidak memikir kan diri sendiri,semua orang di sekitar nya juga masuk ke dalam fikiran nya.
"kita hanya mampu berdoa,dan ingat jangan terlalu ikut campur."William memperingati, karena biru suka sekali ikut campur dalam urusan orang-orang.
"iya-iya,aku tidak akan ikut campur lagi,aku janji hubby.nona Kim,kurasa dia sudah bahagia dengan pernikahan nya yang sekarang, walaupun cukup membingung kan.mark ingin menikah dengan kekasih nya,lalu mendadak menikahi nona Kim."biru berdecak bingung.
mengulas senyum tipis.william tidak ingin menambah Fikiran biru, tentu dia tau apa yang terjadi dengan pernikahan Nisa dan laki-laki bernama Mark.
"nona Kim pasti bahagia,dia wanita yang hebat"puji Mark.
"suami nya juga laki-laki yang sangat kaya,mereka sangat cocok"mulai berceloteh.
"aku cemburu jika kau terus memuji laki-laki lain"William berdecak kesal,menatap tajam ke arah luar.
__ADS_1
"iya-iya.aku kan tidak mungkin merebut Mark dari nona Kim"jawab biru.