Trillionaire Baby Twins (One Night Stand With Mr.William).

Trillionaire Baby Twins (One Night Stand With Mr.William).
hilang


__ADS_3

Malaikat berwujud nona Kim.


FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


"Rosse dan Rossi ada di sini pak?"biru bertanya langsung kepada Rahardian,mata nya terus mencari,di mana keberadaan anak anak nya.


Tidak melihat keberadaan anak-anak nya di ruangan Rahardian,biru langsung terduduk menangis,tangisan nya berubah sangat kencang,dia khawatir bukan main, tidak biasa nya Rosse dan Rossi pergi jauh,tapi sekarang,tidak sah di mana keberadaan anak kembar biru itu.


Biru bodoh, seharus nya dia mengajak anak-anak nya untuk pergi menitip kan kue,tapi dia benar-benar tak tega ketika kaki-kaki mungil itu akan terus mengikuti langkah nya,pergi dari satu tempat ke tempat yg lain.


"Biru ada apa!di mana anak-anak?"Rahardian mulai menyadari bahwa anak-anak tidak ada di samping biru.


"Rosse dan Rossi hilang"suara tegas laki-laki menjawab,suara yg sangat asing di telinga Rahardian,begitu menoleh ternyata seorang laki-laki muda baru saja masuk.


Rasa tidak percaya diri mendadak menggelayut hati Rahardian, bagaimana tidak, laki-laki yg baru saja datang ini masih terlihat sangat mudah.mungkin masih seumur biru,di tambah wajah yg cukup tampan, bahkan bertubuh lebih tinggi dari nya,sial.maki Rahardian dalam hati.


"Mereka tidak ada di sini tuan?"Andi bertanya,yg di jawab gelengan kepala oleh Rahardian.


"Lebih baik kita langsung mencari nya saja"Rahardian menggandeng tangan biru keluar,dengan di ekori oleh Andi, mereka hendak mencari keberadaan si kembar.


"Ikut mobil ku saja!"ajak Andi, mereka masuk ke dalam mobil bersama,biru duduk di belakang, sementara Andi mulai menyetir, menyusuri jalan padat ibu kota.


Di sisi lain.


Nisa, Rosse dan juga Rossi sudah berada di depan gedung KNN boutique,gedung besar dengan logo bulan sabit di atas nya.


"Kalian tidak tau di mana rumah kalian?"si kembar kembali menggeleng kompak.


Nisa memutus kan untuk masuk ke dalam KAR cake, melihat kedatangan big bos mereka,sontak para karyawan langsung membungkuk hormat,tidak biasa nya Nisa datang tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.


"Selamat sore nona Kim"para karyawan langsung menyapa Nisa ketika gadis itu memasuki KAR cake.


Di belakang Nisa berjalan Rosse dan Rossi,si kembar itu masih terus mengekori nisa, mereka tidak ingin lagi tersesat, karena itu Rosse dan Rossi tidak ingin menjauhi Nisa sedikit pun.


"Kau kenal mereka?"Nisa langsung menujuk ke arah Rosse dan Rossi,begitu ia sampai di depan penjaga kue.


"Tidak nona Kim"penjaga toko kue itu menjawab dengan sangat jujur, karena selama biru mengantar kue,Rosse dan Rossi tidak pernah ikut masuk ke dalam, mereka hanya menunggu di luar toko.


"Billu! nama na mommyhh lousse,billu! mommyhh biasha antell-antell kue di shini?"Rosse yg sedari tadi hanya diam mulai berceloteh, menyebut kan nama sang mommy,dengan nada bicara khas nya,yg di anggap bahasa alien oleh Rossi.


"Biru!"satu kata yg keluar dari bibir Nisa, penjaga toko kue itu langsung mengambil catatan,hanya satu orang yg boleh memasok kue di sini,jadi dia tentu memiliki nomor dan alamat rumah nya.


Mencari-cari,penjaga toko itu gemetar,dia di awasi langsung oleh big bos, membuat kesalahan sedikit saja, perkerjaan nya menjadi ancaman.


"Nona Kim,kami hanya memiliki alamat rumah nya saja,ini alamat baru nya"penjaga toko itu memberi kan sebuah alamat yg tertera di buku catatan,Nisa mengeryit bingung,ini bukan perumahan elit atau sebagai nya, bagaimana bisa dia tau.

__ADS_1


"Nona Kim,aku sudah ingat"Rossi menunjuk sebuah gang yg berada tidak jauh dari mereka, melihat keadaan gang itu,rasa nya sulit untuk mobil pribadi nya masuk,jadi lah mereka memutus kan untuk berjalan kaki saja.


Selama perjalanan,Rossi yg memimpin, sementara Rosse masih setia menggandeng tangan nona Kim, sesekali terdengar celotehan lucu dari bibir kecil nya.


Hingga,sampai lah mereka di rumah baru milik biru.


"Mommyhh, lousse pulang mommyhh"Rosse langsung berhamburan ke dalam rumah,tapi tidak mendapati siapa-pun ada di sana,kosong,rumah mereka dalam keadaan kosong,pada hal biasa nya biru selalu ada di rumah.


"Loussi mommyhh na Ndak adha"Rosse langsung berjalan menghampiri Rossi, menunduk kan kepala nya ketika tidak menemu kan keberadaan sang mommy.


"Mungkin mommy kalian sedang mencari keberadaan kalian,lebih baik kita masuk,hari sudah malam, mommy kalian pasti akan segera pulang"Nisa mengajak ke dua nya untuk masuk lebih dahulu.


Rumah sederhana tanpa perabotan yg berarti seperti tv,kulkas,dan juga kipas angin,menanda kan bahwa Rosse dan Rossi hidup dalam kesederhanaan yg benar-benar terasa,kasur mereka juga hanya kasur lantai,tak dapat di batang kan, bagaimana tubuh mungil anak-anak itu tidur.


Kamar tanpa di batasi sekat,rumah dengan lebar kurang lebih tiga meter,itu juga sudah masuk dalam kamar mandi dan juga dapur.


"Huwaaa....lousse tapek mahu tidull,taupi mommyhh na lousse Ndak pullang-pullang"Rosse sibuk menggerutu,mata nya sedari tadi terus ingin terpejam,namun karena mommy nya belum pulang,akhir nya gadis mungil itu harus menahan rasa kantuk nya.


Di meja kecil, terdapat beberapa kertas berantakan kan,dengan pensil dan pewarna di mana-mana,Nisa langsung berdiri dari duduk nya dan mendekat, beberapa desain gaun dan juga jas serta pakaian formal tampak di kertas gambar itu.


"Wah apa ini kau yg menggambar nya?"Nisa memandang takjub ke arah gambaran di hadapan nya.


"Iya"skill dan kemampuan yg di miliki Rossi dalam menggambar dan juga mendesain tidak perlu di ragu kan lagi, desainer kelas dunia seperti Nisa saja sampai tercengang.


Untuk anak sekecil Rossi gambaran ini cukup menakjub kan,walau pun jika di banding kan dengan desain yg di miliki Nisa, desain gadis itu lebih Bagus,tapi keindahan dan ketelitian yg di miliki Rossi patut di acungi jempol,pria kecil itu memang sangat berbakat.


Dahi Rossi mengeryit,bukan tidak mengerti dia hanya tengah berfikir,harus kah dia menerima nya atau kah dia tolak saja,tapi rossi tidak bodoh,tentu saja jika dia menerima tawaran Nisa dia akan memiliki uang untuk membeli hadiah.


"Benar kah?apa aku bisa mendapat kan uang?"untuk pertama kali nya Rossi mengeluar kan pertanyaan bodoh, biasa nya dia paling pintar dalam segala hal.


"Tentu saja, rancangan yg kau miliki sangat bagus"Nisa mengelus kepala Rossi penuh kasih sayang.


Di luar biru baru saja sampai,tenaga nya benar-benar terkuras,seharian ini dia terus mencari keberadaan si kembar,tapi hingga sekarang dia sama sekali belum menemu kan keberadaan mereka.


"Rossi!"baru saja masuk ke rumah,biru sudah memekik penuh rasa bahagia ketika melihat Rossi,putra nya sudah ada di rumah.


"Mommy"Rossi tersentak kaget,biru memeluk nya dengan sangat erat,bahkan membuat pasokan oksigen di sekitar nya menipis.


"Sayang kau dari mana saja hah!mommy mencari mu, sayang!di mana Rosse kalian baik-baik saja bukan! kemana saja kalian pergi!mommy khawatir"biru mengecup pipi gembul rossi,membalik tubuh sang putra mengechek bahwa Rossi tidak terluka.


"Iya mommy,Rossi baik-baik saja, mommy tidak perlu khawatir"Rossi menjauh kan wajah nya,dia malu.di hadapan sang idola,dia di perlaku kan seperti anak kecil.


Biru beralih pada rosse yg sudah terlelap di kasur, menghadiahi kecupan manis di kening putri nya,biru mengamati wajah damai Rosse yg sedang terlelap,putri nya memang sangat cantik.


"Mommy sangat mencintai mu rosse"biru menghapus air mata nya,anak nya baik-baik saja,dia tidak perlu khawatir lagi,semua nya akan baik-baik saja.


"Mommy,perkenal kan dia nona Kim yg telah menolong kami"biru menoleh ketika mendengar Rossi berujar, begitu berbalik,sosok cantik dengan senyuman menawan memandang ke arah nya.

__ADS_1


Nona Kim,ya tanpa di beri tahu pun sebenar nya biru tau jika wanita ini adalah nona Kim, ternyata asli nya lebih cantik dari pada di foto.


"Terima kasih nona,anda telah menolong anak-anak ku"biru me-nangkup kan kedua tangan nya, mengangguk penuh rasa terima kasih yg dalam.


"Sama-sama"hanya itu yg di dapat biru.


"Bagaimana jika kalian ikut dengan ku pindah ke korea?"biru tersentak mendengar tawaran yg di beri kan Nisa,Korea?negri itu?.


Bukan tidak mau,atau menolak tawaran.tapi biru tau hidup di negeri orang sangat lah sulit,tapi apa kah ini jalan yg di beri kan tuhan untuk nya dan anak-anak?, agar dia bisa bertemu dengan pria itu,pria yg menjadi ayah kandung anak-anak nya.


"Maaf nona,bukan saya menolak, hanya saja hidup di negeri orang butuh biaya yg banyak, saya juga tidak mahir berbahasa Korea, Pasti sangat sulit bagi saya untuk mencari perkerjaan"setelah menimbang-nimbang untuk beberapa waktu, akhir nya biru memutus kan untuk menolak.


Di sini dia sudah mendapat kan segala nya,tempat mencari nafkah dan juga orang-orang baik yg selalu berada di sekitar nya,tempat tinggal yg layak,tentu biru tidak ikhlas jika dia harus pergi jauh,hidup di negeri orang dengan dua orang anak pasti benar-benar menyusah kan.


"Aku tidak sejahat itu,kau Bisa berkerja di rumah ku sebagai asisten rumah tangga,untuk Rossi setidak nya dia bisa menjadi desainer cilik di KNN boutique pusat"Nisa menjelas kan,selai prihatin dengan kondisi biru dan juga Rosse dan Rossi,Nisa juga ingin mengembang kan bakat yg di miliki Rossi.


"Benar kah?"Rossi yg pertama kali antusias.


Melihat binar penuh kebahagiaan dan rasa antusias yg di miliki oleh Rossi, membuat biru tidak tega, sebagai seorang ibu yg baik biru sangat ingin anak-anak nya memiliki kehidupan yang layak,dan juga pendidikan yg terjamin.


Biru menoleh ke arah Rosse,putri kecil nya itu memang tidak pernah mengeluh sedikit pun,tapi biru tau, hati kecil Rosse pasti ingin kehidupan seperti teman-teman nya, bahagia dengan pendidikan yg mapan.


"Aku bukan orang jahat"biru tersenyum mendengar ucapan Nisa,tak pernah terlintas sedikit pun di hati biru berfikir nona Kim wanita yg jahat.


Tentu semua mengetahui kebaikan hati seorang Kim ae-ra,gadis yg rela mengorban kan kesehatan nya demi sang sahabat,kisah cinta nya bahkan melegenda.


"Tapi kamu tidak ingin merepot kan Anda nona"biru merasa sungkan, seumur hidup nya dia selalu saja merepot kan banyak orang,mulai dari Rahardian hingga Andi.


"Aku yg mengajak,tentu saja aku tidak merasa repot"jawab Nisa santai.


"Benar kah nona?terima kasih banyak"biru mengulas senyum lebar, bahkan air mata nya menetes,dia benar-benar merasa terharu sekarang.


Seorang malaikat berwujud wanita cantik datang di hadapan nya,mengulur kan tangan nya,membantu biru dan anak-anak nya,mungkin kah ini jalan yg di takdir kan tuhan,jika dia bisa ikut dengan nona Kim,bukan kah akan lebih mudah untuk mencari keberadaan Daddy kandung si kembar.


"Angkat lah Rosse, sebelum itu lebih baik kita segera berkemas"biru langsung berdiri menuruti perintah dari nona Kim


Jadi lah mereka bertiga berberes-beres, setelah selesai berberes biru langsung mengangkat tubuh mungil Rosse,untung nya barang-barang yg mereka bawa tidak banyak,Nisa dan Rossi masih sanggup km membawa nya.


Di tengah rembulan yg indah bersinar,langit hitam gelap menemani langkah kaki mereka, Hells milik Nisa bersentuhan langsung dengan jalan,Rossi sangat antusias,Rosse kangan tanya,gadis mungil itu masih terlelap dalam mimpi nya di dekapan biru.


Di ujung gang sudah ada mobil dan sopir pribadi milik Nisa,tanpa membuang banyak waktu,dengan cepat mereka langsung masuk,di bantu oleh sopir Nisa memasukan tas-tas milik biru di dalam bagasi.


"Kita ke hotel pak!"Nisa langsung menutup pintu mobil,merebah kan kepala nya pelan di jok, senyum tipis mengukir di wajah nya.


# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh


Author balik lagi yah guys

__ADS_1


Like like like like like like like like like like like like like like like like likelike like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote,vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE vote vote vote vote.


__ADS_2