
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
Pagi hari.
Chika membuka mata nya secara perlahan, karena cahaya matahari menembus mata nya.
"Astagfirullah"begitu terbangun, Chika memegangi kepala nya yang terasa lumayan berdenyut hebat, pandangan nya juga mulai kabur.
"Kau sudah bangun?"biru menyapa,masuk ke dalam kamar Chika,dengan membawa nampan berisi susu dan sarapan.
"Maaf merepot kan mba lagi"lirih Chika tidak enak.
"Mandi lah!pakaian mu ada di dalam paper bag.hari ini kau ada jadwal kuliah pagi kan? berangkat nya sama rosse dan pak Rahardian saja."
Sebelum menyuap kan sarapan.biru sebenar nya sudah bertemu dengan Rahardian, menanyakan jadwal Chika pada pagi hari.
Dan setelah mendapat kan,jadwal chika.biru langsung memesan kan satu set pakaian untuk Chika.
"Aku..."Chika tidak melanjut kan perkataan nya, kepala nya masih terasa pusing.
"Kau kurang istirahat Chika, lebih baik kau banyak beristirahat nanti.ini obat pereda pusing,setelah makan kau harus meminum nya.mandi lah,lalu sarapan rosse dan pak Rahardian menunggu mu di bawah."
__ADS_1
Biru menghela nafas panjang,sebelum berlalu pergi dari sana,sembari menutup pintu.
Setelah mandi, berpakaian dan Juga sarapan.chika turun ke bawah,di sana Rahardian dan juga rosse sedang menunggu.
"Bagaimana kabar aunty?"rosse yang pertama kali menyapa Chika, dengan senyum sangat lebar.
"Lebih baik."Chika mengulas senyum sangat lebar.
"Ayo!"ajak rahardian,sembari menggandeng tangan Rosse.
"Titip rosse Dian?"biru menitip pesan pada Rahardian.
"Iya.tenang saja,aku akan menjaga nya dengan sangat baik,dia adalah putri ku."Rahardian mengecup pelan pipi rosse,mencubit nya pelan penuh perasaan.
"Baik lah,ayo kita pergi."
setelah sampai,tanpa mengucap kan terima kasih atau sebagai nya.chika langsung berlalu pergi dari sana.
"aunty Chika kenapa sih?"rosse bertanya bingung,kepada Rahardian.
"aunty banyak fikiran.kau tau kan banyak fikiran?dia jadi sering bengong."Rahardian mengelus pelan puncak kepala Chika, sembari mengajak nya turun.
"aunty!!!!!!!!!!"mendengar suara teriakan Rosse yang keras,membuat Rahardian yang mendengar segera menoleh.
__ADS_1
"astagfirullah Chika!"Rahardian melepas kan genggaman tangan nya pada Rosse,berlari ke arah Chika yang sudah terkapar dengan darah di mana-mana.
"ayah!!!"rosse ikut berteriak keras,menyusul langkah sang ayah,dengan sangat cepat.
"astagfirullah Chika!"Rahardian segera memangku tubuh Chika.
"ayah ayo bawa ke mobil!aunty darah-darah!"rosse berteriak panik, menarik-narik ujung celana dasar Rahardian.
"iya!"Rahardian segera menggendong tubuh Chika,masuk ke dalam mobil.
"rosse mau di belakang,jaga aunty Chika!"Rahardian mengangguk,setelah rosse duduk, Rahardian segera membaring kan kepala Chika di paha mungil Rosse.
"ayo ayah cepat!"rosse yang paling panik bukan main.
"iya!"Rahardian mengangguk,sebelum melajukan mobil dengan kecepatan sangat tinggi.
rumah sakit xxxxxx.
setelah sampai di sana,Chika segera masuk ke dalam UGD.
lagi dan lagi,Chika harus terbaring di rumah sakit.karena sikap nya yang sering melamun dan juga diam.
"ayah bagaimana jika aunty Chika tidak baik-baik saja?darah nya ada dimana-mana."rosse mondar-mandir dengan kaki mungil nya,bingung bukan main dengan kondisi Chika.
__ADS_1
"tidak,aunty Chika akan baik-baik saja.ayah yakin, aunty Chika kan gadis yang kuat."Rahardian meyakinkan.
# like,komen and vote.