Trillionaire Baby Twins (One Night Stand With Mr.William).

Trillionaire Baby Twins (One Night Stand With Mr.William).
Pernikahan (part 2)


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


Dari pelaminan,William memandang iri ke arah Nisa dan teman-teman nya,yg tampak nya sangat berbahagia.


"Honey,aku iri pada Nisa,Steven dan Vilton,mereka bisa dekat dengan Rossi, sementara aku,yg Daddy nya saja tidak bisa sedekat itu"biru menoleh ke arah samping,melihat raut wajah murung milik William,membuat biru tidak tega,untuk menyentuh William saja biru tidak berani, karena trauma itu masih melekat.


"Tuan,Rossi butuh waktu.rasa kecewa dan juga benci nya pada anda,mungkin masih melekat,dia masih kecil tuan"biru berusaha menenang-kan William.


"Daddy Ndak boleh sedih, kalau Daddy sedih lousse mau pulang ke kollea bellsama ayah lahalldian"Rosse yg duduk di pangkuan William, langsung bereaksi,mengancam bahwa dia akan ikut Rahardian pergi kembali ke Korea.


Belum juga William menjawab, Rahardian sudah datang,tangan nya menenteng sebuah kotak berwarna hitam.senyum tipis terukir di wajah tampan yg masih terlihat pucat itu,setelah sekian lama menata hati dan juga fikiran, Rahardian bersiap memberi kan ucapan selamat untuk biru.


"Selamat tuan Smith"William menerima uluran tangan dari Rahardian,raut wajah nya berubah menjadi dingin,tentu dia tidak suka dengan Rahardian,yg dengan berani-berani nya merebut perhatian Rossi dan juga Rosse.


"Ayah, lousse Ndak di belli ucapan selamat"Rahardian menunduk,dia menatap ke arah Rosse,yg tengah berjingkrak heboh,tapi bibir nya mengerucut tidak suka.


"Selamat my princess,kau sudah menemu kan Daddy,yg selama ini kau tunggu tunggu"Rahardian memberi pelukan singkat,bagi Rosse,lalu kemudian beralih pada biru yg diam,sembari mengulas senyum lembut.


"Pada akhir nya hati akan kembali pada pemilik nya,kau sudah menemu kan takdir mu biru,dan itu bukan aku"biru mendongak,dia melihat Rahardian menghapus air mata nya.


"Pak Rahardian Terima kasih untuk segala nya"Rahardian mengulas senyum pucat,rasa nya sakit melihat wanita yg di cintai bersanding dengan laki-laki lain.


"Kau akan tetap menjadi wanita yang ku cintai biru, kini hingga nanti, ketika maut memanggil ku"Rahardian mengulur kan kado berwarna hitam milik nya,dari kotak nya saja biru bisa menebak pasti yg ada di dalam nya adalah sebuah Cincin.


"Terima kasih telah hadir,membuat ku menjadi cinta pertama bagi Rosse,menjadi kan ku ayah paling bahagia"Rahardian memegang kepala nya yg terasa sedikit pusing,mungkin efek operasi pengangkatan kanker otak nya,tapi sebisa mungkin Rahardian tetap berdiri tegap.


"Ayah,Ndak apa?ayo!biall lousse mengantall duduk"Rosse turun dari kursi, keperdulian nya lagi-lagi membuat William iri.perlahan tangan mungil itu,menggenggam tangan kekar milik Rahardian, menuntun laki-laki itu untuk turun dari pelaminan,dan mengajak nya untuk duduk.


"Selamat pagi hadirin tamu undangan pernikahan dari tuan William dan juga nona biru.saya selaku pengurus,dan pimpinan KNN boutique,mengucap kan terima kasih atas partisipasi nya"


Lamunan biru terhenti ketika suara yg tidak asing terdengar samar,saat menoleh.ternyata Nisa,sedang duduk di dekat tim musik,dengan Sekertaris Steven,tangan nya tampak memegang mic sekedar menyapa para tamu undangan.


"Berdiri nya saya di sini,ingin memberi kan hadirin semua hiburan, bersama dengan sekertaris steven.gone~rose blackpink"


[Verse 1](Nisa).


I thought that you'd remember, but it seems that you forgot


It's hard for me to blame you when you already lost


Oh, yeah


I'm tired of always waiting


Oh, yeah, yeah


I see you changed your number, that's why you don't get my calls


I gave you all of me, now you don't wanna be involved


Oh, yeah, yeah


I really gotta face it


Oh, yeah, yeah


[Refrain](sekertaris Steven)


I just wanna be the one


But to you we're already done


Tell me, why'd you have to hit and run me?


Now I'm all alone cryin' ugly


You broke my heart just for fun


Took my love and just left me numb


Now it's 8:00 in the morning


Hate in the morning (All because of you)


[Pre-Chorus](Nisa)

__ADS_1


Am I the story that's sad and true?


I can feel the pain, can you?


You had to be the one to let me down, to color me blue


Hate to see you with someone new


I'll put a curse on her and you


Ain't no looking back, now you're dead and gone


My love is gone too


[Chorus](sekertaris Steven-Nisa)


All my love is gone (Go-o-o-o-o-o-one)


All my love is gone, gone, gone, gone (Go-o-o-o-o-o-one)


All my love is gone (Go-o-o-o-o-o-one)


All my love is gone


Now you're dead and gone


[Verse 2](sekertaris Steven).


All my love is gone and the hate is gone


I'm standing all alone


And I'm searching for something


But I can't feel nothing


I've packed my bags and go on


This don't feel like home


How am I supposed to live without you? I refuse (Yeah)


[Refrain](Nisa)


I just wanna be the one


But to you we're already done


Tell me, why'd you have to hit and run me?


Now I'm all alone cryin' ugly


You broke my heart just for fun


Took my love and just left me numb


Now it's 8:00 in the morning


Hate in the morning (All because of you)


[Pre-Chorus](sekertaris Steven).


Am I the story that's sad and true?


I can feel the pain, can you?


You had to be the one to let me down, to color me blue


Hate to see you with someone new


I'll put a curse on her and you


Ain't no looking back, now you're dead and gone


All my love is gone too


[Chorus](sekertaris Steven-Nisa).

__ADS_1


All my love is gone (Go-o-o-o-o-o-one)


All my love is gone, gone, gone, gone (Go-o-o-o-o-o-one)


All my love is gone (Go-o-o-o-o-o-one)


All my love is gone


Now you're dead and gone.


Prok,prok,prok,


Tepuk tangan di iringi dengan dengan lampu flash mengakhiri petikan gitar dari Sekertaris Steven.banyak para tamu undangan yg terperangah, karena mereka sangat-sangat romantis.


"Mereka sangat romantis"biru mendadak melupa kan perasaan bersalah kepada Rahardian,dia mengulas senyum bahagia,bertepuk tangan takjub melihat penampilan dari couple baru,Nisa dan sekertaris Steven.


"Karena itu ibu menyukai kedekatan antara nona Kim,dan Steven"ibu ikut bersuara,memuji kedekatan yg di miliki oleh Nisa dan sekertaris Steven.


"Mereka benar-benar romantis,mommy yakin jika mereka menikah, mereka akan menjadi couple baru terfavorit"William memutar bola mata nya malas, nyonya Lisa tidak berubah, masih terus berusaha menjodoh kan Nisa dan Steven.


"Rossi sayang"Rossi yg hendak menghampiri Nisa dan juga sekertaris Steven terhenti, ketika suara lembut biru memanggil.mau tidak mau,dengan sangat-sangat terpaksa,Rossi berbalik menghampiri biru yg tengah menatap ke arah nya, raut wajah datar Rossi tunjuk kan.


"Kau tidak ingin mengucap kan selamat pada mommy dan Daddy"biru mengelus lembut, rambut ke-emasan milik Rossi,sebagai bujuk kan,agar pria kecil ini ingin menyapa William.


"Happy wedding mommy and uncle,doa terbaik"singkat.rossi mengulur kan tangan nya,memeluk biru singkat,tidak seperti biasa nya,jika biasa nya,Rossi akan memeluk biru lama,tapi berbeda sekarang.


"Kau tidak ingin memeluk Daddy son?"Rossi menggeleng.dia tidak yakin siap memeluk William,ada sesuatu yg menghalangi nya.


"Ayo sayang,peluk Daddy mu."biru menyentuh kepala berbalut rambut ke-emasan itu perlahan,menyadar kan Rossi dari keterdiaman nya.


Rossi merentang kan tangan nya,yg di sambut dengan pelukan hangat dari Willliam.laki-laki tampan itu tidak menyia-nyiakan kesempatan,untuk pertama kali nya,Rossi mau di peluk oleh William.


Biru menghela nafas panjang.ada rasa lega menyelusup relung hati nya,dia mengerti rasa bahagia yg di rasa kan oleh William,walau pun Rossi tidak membalas pelukan nya,William tetap bahagia, karena Rossi tidak menolak sedikit pun.


Bukan tidak menolak,dia hanya menghargai permintaan dari biru.dia mengerti, arti perintah dari sang mommy,untuk sekarang dia tidak ingin melawan.


"Terima kasih son,Daddy sangat-sangat menyayangi mu"Rossi hanya mengangguk, mengulas senyum tipis,lalu berjalan, memilih untuk menghampiri Nisa dan juga sekertaris Steven.


"Kau sudah besar rupa nya"tuan besar Smith menepuk pelan pundak sang anak,raut kebanggaan benar-benar tercetak di wajah paruh baya yg masih terlihat tampan,dan juga gagah.


"Biru terima kasih"biru menoleh, mengangguk.


"Nak,jaga pernikahan mu dengan baik,jangan sampai hancur ya?cukup ibu saja yg menderita"biru memeluk tubuh ringkih sang ibu,tentu dia faham,biru lah saksi sulit nya perjuangan sang ibu.


"Hey biru sayang,selamat ibu bahagia"nyonya Nina dan juga ratu datang, seperti biasa,wanita paruh baya dengan make-up menor itu mulai bersandiwara,sekedar mencari perhatian.


"Terima kasih nyonya Nina,wanita yg anda sebut murahan, sekarang sudah menjadi wanita terhormat,arti nya hinaan anda tidak terbukti"biru mengulas senyum puas,berbalik merendah kan orang yg merendah kan kita, adalah hal yg cukup membangga-kan.


"Jika kau hanya ingin menghina putri ku,lebih baik kau pergi"ibu pasang badan.mengusir nyonya Nina,dengan raut wajah yg benar-benar tidak suka plus muak.


"Nona Kim!"Nisa dan sekertaris Steven menoleh.ternyata Rossi sudah mendekat ke arah mereka,tatapan nya lebih dingin sedari tadi,tentu itu membuat Nisa dan juga sekretaris Steven mengeryit heran.


"Ada apa Rossi?"Nisa menatap heran,lalu berlutut, menyesuai kan tinggi tubuh nya dengan Rossi,bertanya dengan sangat lembut.


"Rossi ingin makan nona Kim"Rossi berujar malu-malu.ingin meminta pada sang mommy,Rossi tidak berani,melihat dengan mata kepala nya sendiri,mommy nya sedang sangat sibuk.


"Ah ayo"sekertaris Steven menggendong tubuh mungil milik rossi.di iringi Nisa,mereka menuju ke deretan makanan,ada pramusaji yg ikut membungkuk hormat ketika melihat Nisa dan sekertaris Steven datang.


Nisa mengambil piring,mulai mengisi makanan demi makanan,yg di tunjuk oleh rossi.dari belakang mereka terlihat seperti keluarga kecil bahagia,ada ayah yg super perhatian,ibu yg cantik dan juga anak yg tampan.


"Hai Rossi sayang,kau tidak mau bersama dengan aunty?"ratu datang,mendekat ke arah Nisa dan sekertaris Steven. mengulur kan tangan nya,hendak mengambil tubuh mungil Rossi,dari gendongan sekertaris Steven.


Tapi,dengan sigap sekertaris Steven menghindar.raut wajah nya yg tadi bersemu berubah drastis, menjadi dingin dan datar.tatapan mata nya berubah tajam, aura nya menggelap.


"Maaf nona,bukan kah sikap anda tidak sopan?"karena Ratu wanita.jadi Nisa yg maju paling pertama menghadapi nya, berdiri sembari membawa satu piring hidangan,Nisa menatap tajam ke arah ratu.


"Aku hanya ingin menggendong keponakan ku"tampak nya ratu lupa,siapa yg di hadapi oleh nya.pada hal baru-baru ini,dia sudah mengajukan kontrak,agar bisa menjadi brand ambassador KNN boutique.


"Keponakan?lebih tepat nya anak dari kakak tiri anda nona?.kenapa anda mendadak perduli?bukan kah di dalam otak licik anda isi nya hanya untuk menghancur kan kehidupan biru?"Nisa menyeringai,bagi siapa saja yg melihat tentu saja menakut-kan.


Tangan ratu mengepal erat.raut wajah nya berubah memerah.dia benci ini,sangat benci.ratu benci pada wanita yg berani,dia benci pada semua orang yg berpihak pada biru,baik itu laki-laki atau pun perempuan.


# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh


Author balik lagi yah guys


Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote,vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE vote vote vote vote.

__ADS_1


__ADS_2