Trillionaire Baby Twins (One Night Stand With Mr.William).

Trillionaire Baby Twins (One Night Stand With Mr.William).
extra part: mengejar cinta dosen duren.


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.



mampir kuy!


Setelah selesai mandi, Rahardian turun di bawah William,biru,rosse dan Rossi sudah menunggu di meja makan.


"Ayah,tambah ganteng deh"rosse menggoda sang ayah.


"Oh princess,Daddy juga ayah mu.kau selalu seperti ini,setiap betemu dengan Rahardian,kau lupa pada ayah mu satu nya.”william menegur rosse, cemburu.


"Ayah mau makan apa?biar Rossi ambil kan?"Rossi berdiri, mengambil kan nasi beserta lauk pauk untuk Rahardian.


"Terima kasih tampan."Rossi mengangguk.


"Astaga,aku seperti ayah tiri saja"William berdecak karena kedua anak nya benar-benar menjadi orang yang berbedazsaat bertemu dengan Rahardian.


"Pak,kapan bapak akan menikah?Tante selalu mengeluh karena terakhir,bapak menolak perjodohan"ujar biru,penuh perhatian.

__ADS_1


"Entah lah,aku sedang menyantap kan hati."rahardian mengendik kan bahu nya acuh,tidak terlalu peduli.


"Memantap kan hati? Artinya Sudah ada dong yang bapak pilih?"tanya biru.


"Iya"Rahardian mengangguk singkat,sembari mengulas senyum tipis.


Setelah selesai makan, Rahardian menggendong tubuh mungil rosse,mereka berdua akan shalat berjamaah di kamar Rahardian.


Kamar biru.


Setelah selesai shalat berjamaah,biru bersandar pada dada bidang William,tangan nya meremas tangan William.


"Aku senang,pak Rahardian sudah memiliki calon.aku sangat ingin melihat nya bahagia hubby,dia laki-laki baik."ujar biru, terharu.


"em,aku yakin pak Rahardian akan segera bahagia"jawab William.


"terima kasih hubby,aku beruntung karena telah di takdir kan bertemu dengan mu."biru mengecup pipi William.


"bagaimana dengan nona Kim?aku lama tidak mendengar kabar nya?."tanya William,lagu dan lagi dia penasaran pada kabar wanita yang menjadi malaikat di dalam keluarga nya.


"dia baik,kau tau hubby,dulu kami masih sempat berteleponan tapi sekarang,dia membalas pesan ku setelah seharian."biru menggerutu.

__ADS_1


"dia istri seorang pengusaha besar,dan juga desainer.butik nya ada di mana-mana,tentu saja nona Kim sangat sibuk."William terkekeh karena aduan biru.


"iya,tapi aku masih penasaran.bagaimana bisa,nona Kim yang baik itu jadi mafia?ini benar-benar membingung kan."biru menghembus kan nafas kasar,teringat Nisa yang ternyata seorang mafia.


"itu untuk melindungi diri honey,jangan salah kan fakta bahwa nona Kim adalah mafia.ingat, karena dia mafia dia berulang kali mampu menolong kita,jasa nya sangat banyak."William mengenang jasa-jasa nona kim dalam kehidupan nya.


"kau benar hubby,nona Kim benar-benar orang yang baik."Jawab biru, sembari mengerat kan pelukan nya.


"Nona Kim itu pernah mengalami depresi yang sangat berat,dia ketergantungan obat.aku sendiri yang menenang kan nya,saat tengah malam dia terus berteriak."


Mata biru kembali mengenang,Nisa yang terlihat baik-baik saja dan jyga tegas,ternyata memiliki trauma yang mendalam.


"mungkin saja nona Kim benar-benar terpukul,kau tau kan honey, kehilangan secara tiba-tiba adalah proses mengikhlas kan paling memaksa."


William mengecup dahi biru.


"orang-orang di masa lalu nona Kim sangat jahat,di saat nona Kim tengah berduka,tidak ada seorang pun di sebelah nya.nona Kim harus bangkit sendiri,aku benar-benar tidak habis fikir,apa dosa nona Kim, hingga kehidupan nya sangat menyedih kan."


biru menghapus air mata yang mengalir dari mata nya begitu saja mengalir,tanpa henti.


"aku sangat sedih pada mu nona Kim"gumam biru pelan, pandangan nya berubah kosong.

__ADS_1


__ADS_2