
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
Hari ini,tanpa kehadiran sosok sekertaris Steven, william menjalan kan tugas nya sebagai seorang rekan bisnis dengan baik.
Pagi-pagi sekali,ia sudah berdiri dengan gagah nya.tuxedo berwarna putih tulang,dan juga dasi berwarna biru laut melilit indah di leher tegap milik nya.
Sebagai seorang Presdir yg memiliki jadwal yg sangat padat.william cukup sadar diri,waktu adalah pedoman paling penting bagi nya.
Sebuah cincin pernikahan dari berlian,melingkar indah di jari manis kekar nya.sebuah Cincin yg bisa membuat banyak wanita patah hati,cincin yg menunjuk kan statis nya yg bukan lagi seorang laki-laki singel,melain kan seorang laki-laki beristri dan ayah dari anak-anak nya.
"Selamat datang di Indonesia tuan Smith"seorang laki-laki muda mendatangi William,mengulur kan tangan sebagai bentuk sapaan.
William menjawab uluran tangan itu tanpa menjawab sepatah kata pun, hanya senyum tipis yg terukir di wajah nya.
"Anda sudah menikah ya? selamat semoga tuhan memberkahi pernikahan kalian dengan anak-anak yg baik"William mengangguk,mengucap kan amin hanya dalam hati.
"Mari ikut saya"rekan bisnis William mengajak sang Presdir Smith group itu untuk menuju ke ruang meeting.
Jika William sedang di sibuk kan dengan perkejaan, berbeda dengan biru.ibu muda itu sedang duduk di taman belakang,sembari memandangi Rosse dan Rossi yg sedang bermain,dan juga menggambar.
"Blue?!"biru menoleh.ibu nya datang membawa rantang stainless, senyum lebar terukir di bibir biru,dia sangat bahagia karena kedatangan sang ibu.
"Ibu!"biru berlari kecil.berhamburan ke dalam pelukan sang ibu,senyum merekah lebar di bibir nya.
"Putri ibu apa kabar?"ibu mengelus lembut kepala berbalut jilbab milik biru.
"Alhamdulillah"biru menjawab pelan.dia tidak ingin ibu nya sampai tau,jika dia tidak baik-baik saja,tidak ada satu pun anak yg mau melihat ibu nya resah.
"Blue apa ini!blue kau terluka?apa kah suami mu melukai mu?kata kan ada apa blue?"blue panggilan kesayangan dari ibu untuk biru.
Tentu saja ibu terbelalak kaget,melihat tangan kanan biru berbalut perban.tentu saja semua orang bisa menebak, bahwa itu percobaan bunuh diri
"Blue tergores kaca ibu,semua baik-baik saja.ibu kan tau tuan William seperti apa?dia sangat menyayangi blue, bagaimana bisa tuan William membiar kan blue terluka?".biru memegang kedua baju sang ibu.menatap penuh keyakinan ke arah sang ibu.
"Blue kau tau kan seberapa ibu menyayangi mu?"biru mengangguk.dia tentu tau sebesar apa ibu nya menyayangi nya.
"Ibu ayo duduk!ibu tau biru Sekarang sudah pandai membuat kue, kue-kue buatan biru,biasa nya biru jual di KAR cake"biru mulai berceloteh heboh.tentang perjalanan nya, kehidupan nya dan juga pertemuan nya dengan Andi.
"Mommy mau membuat apa?"Rosse datang bersama Rossi ke dapur.menelisik ke arah sekeliling, berusaha berfikir apa yg akan di buat oleh sang mommy.
"Mommy akan membuat kue"
Jadi lah siang ini di lalui oleh biru dengan acara membuat kue.sebelum waktu makan siang,ibu sudah pamit pulang.
"Mommy,Daddy mengajak kita ke lestaullan nya ayah lahalldian.lousse dengall dalli paman paman,bellbaju hitam di depan"biru yg sedang menata makanan menoleh, mengeryit pelan,sebelum mengerti sesuatu.
Paman paman berbaju hitam yg di maksud oleh Rosse adalah para bodyguard yg berjaga di luar.termasuk dua bodyguard pribadi yg di utus William untuk mengawal nya.
"Mommy ambil tas"percuma jika terus menghindar.biru berfikir menghadapi trauma lebih baik,dari pada Hubungan nya dan William semakin merenggang,dan berdampak pada tumbuh kembang si kembar.
"Ayo!"biru menggendong tubuh mungil rosse.mereka berjalan bersamaan menuju mobil.
The real sultan.hanya ke restauran saja,biru sampai berdecak heboh.di depan mobil yg di tumpangi nya,ada satu mobil berisi 4 bodyguard.di belakang nya juga begitu.pada hal,biru juga sedang di sopir oleh dua orang bodyguard.
Aku merasa tidak nyaman.biru bergumam lirih.ke mana-mana ia harus di ikuti oleh bodyguard,minimal dua.pada hal dulu biru terbiasa melakukan nya sendiri,tanpa bantuan siapa pun,tapi sekarang,dia harus terbiasa dengan banyak bodyguard.
Menjadi istri dari orang berpengaruh dan juga menantu keluarga konglomerat bisnis besar memang cukup sulit.biru merasa kan betapa sulit nya,dia berulang kali menghela nafas panjang,berharap bisa secepat mungkin beradaptasi dengan lingkungan super mewah.
"Lestaullan ayah lahalldian!"biru tersentak ketika Rosse berteriak,ternyata mereka sudah sampai di restauran tempat biru dulu berkerja.
__ADS_1
"Ayo sayang"biru memasang senyum palsu.pada hal nyata nya jantung nya tengah berdetak kencang,memikir kan bisa kah ia bertemu dengan William.
"Ayah!!"baru saja melangkah masuk ke dalam restauran.rosse sudah memekik heboh,berlari dari dalam genggaman tangan biru.ke dua tangan nya merentang,menabrak kan diri di dalam pelukan dada bidang milik Rahardian.
"Halo princess ayah,kau di Indonesia?"Rahardian tentu terkejut melihat kehadiran Rosse.
"Iya,kami sedang bellibull"Rahadian mencubit gemas pipi gembul Rosse, senyum lebar yg tercetak dari bibir gadis mungil itu,sangat lah menenang kan, terutama bagi Rahardian.
"Ayah"Rossi berjalan menghampiri.senyum tipis terukir di wajah Rahardian,mengelus kepala Rossi,sembari menyelip kan beberapa doa.
"Apa kabar pak?"suara lembut mendayu indah di telinga Rahardian.begitu menoleh, ternyata sosok wanita yg sangat ia cintai berdiri dengan anggun.
"Alhamdulillah, di mana suami mu biru?"Rahardian melirik ke sana kemari,tidak mendapati sosok William,yg ia lihat hanya beberapa bodyguard yg berdiri di belakang biru.
"Saya di sini"William sudah berdiri di sebelah Rahardian.
"Selamat datang di Indonesia tuan Smith"William menjabat tangan Rahardian singkat, mengalih kan pandangan nya kepada biru yg juga menatap nya.
"Ayo,biar saya antar"Rahardian berjalan lebih dulu,memandu keluarga kecil itu ke meja yg sudah di pesan.
"Biru!!"biru menoleh.mendadak senyum lebar terukir di bibir nya,dengan langkah cepat biru berlari ke arah para senior nya dulu, se-waktu berkerja di restauran ini.
"Senior?kalian apa kabar?"william mengeryit heran penuh tanda tanya.dengan mata nya sendiri ia melihat biru yg biasa nya bersikap kalem, mendadak berlari,lalu berpelukan ria.
"Kami baik,kau bersama dia.jangan bilang, laki-laki itu ayah biologis si kembar dan juga suami mu"biru mengangguk.
"Mereka semua senior biru, orang-orang yg ada di saat biru terlalu lemah menghadapi masa sulit nya.berkerja dengan perut yg membesar, benar-benar membuat biru sakit.belum ia juga harus berkerja, di saat Rosse dan Rossi masih sangat kecil,para senior lah yg membantu biru mengasuh si kembar"
Rahardian memejam kan mata nya.mengingat kembali perjuangan biru selama ini,biru wanita yg sangat ia cintai,sosok yg benar-benar bisa membuat banyak orang terkagum-kagum akan sosok nya.
Di mata Rahardian,biru mendekati kata sempurna, memenuhi semua kriteria yg ia miliki.sosok yg tangguh dengan segala kekuatan nya, single mother paling ia cintai.
"Mereka di dapur,tidak perlu mengejar nya.mereka berdua lahir dan tumbuh di restauran ini, mereka tidak akan menghilang,semua anggota restauran sangat menyayangi mereka"biru yg hendak mengejar terhenti.ia berjalan mengekor di belakang William.
Mereka duduk bertiga di sebuah meja yg sudah di siap kan langsung oleh Rahardian.
"Pak, bagaimana keadaan ratu?"dengan pelan dan memberani kan diri,biru bertanya.
"Kau sudah tau ya?"Rahardian menghela nafas panjang.jujur ia enggan membahas tentang sang adik, ratu.
"Dia tidak baik-baik saja,aku berharap dia tidak sampai stress"Rahardian tetap seorang kakak,tidak ada satu pun kakak di dunia ini,yg ingin melihat adik nya menderita.
"Bagaimana tanggapan tuan Hartono?"William yg sedari tadi tidak bersuara mulai angkat bicara.alis nya terangkat,mata nya menajam,mewakil kan rasa penasaran yg ikut menggelayuti hati nya.
"Ayah marah besar"jawab Rahardian singkat.
4 hari yg lalu.
Di kediaman tuan Hartono.
Pyar!pyar!pyar!
Guci-guci mahal dan juga bingkai foto berserakan,pecahan nya berhamburan kemana-mana.
Sosok wanita cantik yg tidak lain adalah ratu meringkuk penuh ketakutan.
Tuan Hartono membanting apa saja yg ada di hadapan nya.tatapan nya penuh amarah,dia benar-benar tidak menyukai bahwa anak nya bisa menjadi simpanan dari orang tua.
Plak!
Rahardian hanya memejam kan mata nya perih melihat ratu tersungkur karena tamparan dahsyat yg di layang kan oleh tuan Hartono.
__ADS_1
"Apa ayah mendidik mu untuk menjadi perempuan murahan ratu!"ratu terus terisak.
Jelas saja tuan Hartono marah.putri yg selalu ia bangga kan Karena karir yg cemerlang,malah membuat reputasi nya hancur.putri yg sangat ia sayangi,di banding kan putri kandung nya yg lain,yaitu biru.
Tuan Hartono membuang biru,demi fokus merawat dan membesar kan sosok ratu,tapi apa yg laki-laki paruh baya itu dapat, kecuali hinaan dan cacian yg berdatangan.
"Sayang jangan pukuli putri kita!"nyonya Nina berusaha menahan tangan tuan Hartono,tapi percuma,tubuh wanita paruh baya itu di hempas-kan secara kasar oleh tuan Hartono.
"Diam!!ini karena kau terus menerus memanja kan nya!lihat akibat nya sekarang hah!dia jadi seorang wanita murahan yg bertugas sebagai simpanan laki-laki tua!"
Kemarahan tuan Hartono sudah tidak terkendali.dia terus berteriak membentak,merasa tidak becus menjadi seorang ayah.
"Lalu apa beda nya aku dengan biru ayah!dia juga sama murahan nya dengan ku,dia bahkan melahir kan anak dari hubungan terlarang!"
Plak!
Kini tamparan bukan lagi berasal dari tuan Hartono,melain kan dari Rahardian.laki-laki yg biasa nya akan mendukung semua keputusan sang adik.
"Jangan sama kan biru dengan mu ratu!dia wanita baik-baik!biru hanya menjadi korban! sementara kau!kau melakukan nya dengan sukarela dan senang hati!!"Rahardian menatap nyalang ke arah biru.
"Aku butuh uang!!!"teriak ratu kesal.
"Kau memang sangat tidak beruntung,kau terkenal karena bantuan sugar Daddy mu,cih!aku menyesal karena Tuhan telah memberi kan ku putri seperti mu!!"tuan Hartono berdecih.
"Ya!seharus nya biru tidak seberuntung diri ku!!tapi lihat lah,dia di nikahi oleh laki-laki kaya! laki-laki konglomerat!dengan mahar yg sangat mahal.bahkan sumur hidup menjadi pelac*r pun aku tidak akan bisa mendapat kan banyak uang seperti biru!"
Ratu semakin tidak terkendali, membanting handphone milik nya, hingga retak dan jatuh di lantai.
"Kau jangan sama kan biru dengan mu!walau pun ayah membuang nya! hubungan darah lebih kental dari air ratu! bagaimana pun biru adalah putri pertama ayah!putri kandung ayah!!"
Ratu berteriak histeris.dia tidak ingin memiliki saingan,dia hanya ingin menjadi ke satu dari satu-satu nya,bukan ke satu dari salah satu nya.
"Kenapa tidak mendukung ku hah?!kak Rahardian kenapa kau lebih mendukung biru dari pada aku hah! Karena kau mencintai nya!.bukan kah ini mudah,aku bisa mendapat kan banyak uang hanya dengan menghangat kan ranjang para laki-laki tua!sugar Daddy ku di mana-mana"ratu tertawa bangga,dia merasa bangga karena perkerjaan nya sebagai seorang sugar baby.
"Salah apa aku hingga memiliki adik semurah dirimu!ibu ini kah asal barang-barang berended milik ibu!"Rahardian mengguncang kasar bahu sang ibu.
"Iya"nyonya Nina menjawab pelan.jawaban yg berhasil membuat Rahardian meninju dinding,meluap kan kekesalan Nya.
"Jika kau yg menjadi murahan aku tidak masalah Nina!asal jangan putri ku ratu!!"terisak.nyonya Nina susah tidak dapat berkata apa-apa lagi pada tuan Hartono.
"Ayah selama ini salah mendidik mu ratu!"tuan Hartono menarik kasar tangan ratu.membiar kan tubuh mulus putri nya terseok-seok menaiki tangga.
Tiba di kamar pribadi milik ratu,tuan Hartono segera mendorong tubuh sang putri
"Ayah apa yg kau lakukan hah!"tentu saja ratu tidak terima perbuatan sang ayah.
"Mengurung mu!kau hanya akan membuat malu keluarga!"brak!pintu di tutup kasar oleh tuan Hartono,tidak lama terdengar suara pintu terkunci.
"Ayah!!!ayah!!!"ratu terus berteriak seperti orang gila.menggedor-gedor pintu kamar nya, berteriak histeris.
"Ayah buka!!!buka!!aku ingin merebut laki-laki kaya itu dari biru!!ayah!!"ratu sudah bertekad akan merebut William dari pelukan biru,apa pun cara nya.
"Biru ini semua karena kau bodoh"ratu mengacak-ngacak rambut nya frustasi.membanting apa saja yg ada di hadapan nya, mengacak-ngacak tempat tidur, membanting cas dan segala macam.
Meluap kan kemarahan adalah jalan terbaik, karena itu ratu terus-menerus berteriak, kondisi nya memang semakin tidak terkendali.
# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.
Author balik lagi yah guys
Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote,vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE vote vote vote vote.
__ADS_1