Trillionaire Baby Twins (One Night Stand With Mr.William).

Trillionaire Baby Twins (One Night Stand With Mr.William).
extra part: mengejar cinta dosen duren.


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


Pagi hari.


Pagi ini karena tidak ada jam kuliah ,chika menepati janji nya,dia pergi kesalah satu minimarket untuk membeli persediaan bahan makanan selama menginap di restauran.


"Mbak, lollipop jumbo nya dua!"Chika menunjuk ke arah lollipop.


"Terima kasih"


Dengan dua kantung kresek besar Chika berjalan kembali ke restauran,senyum nya semakin melebar melihat kedatangan Rahardian.


"Pak!"Chika melambai kan tangan nya.


"Dari mana?"Rahardian bertanya.


"Belanja,ini buat bapak."Chika mengulur jan satu Lollipop untuk Rahardian.


"Terima kasih,sini saya bantu"Rahardian mengambil alih dua kantung kresek milik Chika,membawa nya masuk ke dalam restauran.


"Wih,bapak perhatian banget sih sama Chika,Chika kan makin cinta!"Chika mengedip kan sebelah mata nya, tersenyum nakal ke arah Rahardian.


"Dasar"Rahardian berdecak.


Setelah meletakan di kamar,Rahardian kembali mengajak Chika bertemu salah seorang sahabat nya yang sidah menunggu di pojok kafe.


"Devan!"Rahardian menepuk pundak sang sahabat.

__ADS_1


Laki-laki dengan kaca mata dan juga gaya ala pria Korea itu mengulas senyum manis,menambah kadar ketampanan milik nya.


"Eh Dian,apa kabar loe?!"Devan memeluk Rahardian singkat.


"Alhamdulillah,Allah masih memberi ku umur panjang,oh ya kenalin sahabat ku, Chika."


Rahardian menggeser tubuh nya, memperkenal kan sahabat nya Devan dan juga Chika.


"Kak Devan?"Chika bergumam pelan.


Netra nya berkaca-kaca.embun sudah mulai menghiasi manik yang biasa nya selalu ceria itu.


"Chika?"Devan juga tidak kalah shock melihat kehadiran Chika,buku di tangan nya bahkan jatuh.


"Kalian saling kenal?"Rahardian memecah kecanggungan.


"Kalian bisa mengobrol berdua,aku akan pergi sebentar."


Menyadari bahwa Chika dan deban membutuh kan waktu untuk menyekesai kan sesuatu, Rahardian memutus kan untuk pergi dari sana.


"Apa kabar Chika?"Devan mempersilah kan Chika untuk duduk lebih dulu.


"Baik kak,kak Devan apa kabar?"Chika menghela nafas panjang,menatap Devan sebentar.


"Aku baik.maaf, karena saat itu aku meninggal kan mu."Devan hendak menggengam tangan Chika,tapi lebih dulu di tepis oleh gadis itu.


"Tidak perlu minta maaf kak.chika nggak sedih kok,kan masih ada Jungkook, Jimin ,J-Hope,Lee Minho,Jung hae-in yang sayang sama Chika."


Chika tertawa sumbang.tapi mata nya mengeluar kan air, terlihat jelas dia sedang berusaha menyimpan kesedihan seorang diri.

__ADS_1


"Keluarga mu pasti menyiksa mu kan selama ini?maaf Chika,kakak nggak ada saat kamu butuh"Devan menggengam erat tangan Chika.


"Chika nggak papa kak.aku kan kuat, lagi pula Chika nggak sendiri."Chika mengulas senyum tipis.


"Maaf Chika,saat itu kakak bener bener terpaksa, orang tua kakak yang ngirim kakak ke Korea buat ngelanjutin studi."


Ada rasa bersalah di hati Devan karena sudah meninggal kan Chika seorang diri.


"Iya nggak papa kak, Chika seneng deh ngeliat kak Devan makin ganteng"Chika menggoda Devan, laki-laki yang dulu bertahta di hati nya.


"Oh ya?kakak emang ganteng dari lahir Chik.gimana dengan kuliah kamu? keluarga biadab itu masih bayarin kan?"


Devan kembali ke topik utama pembahasan,Tetang keluarga yang mengangkat Chika.


"Sampai kemarin sih iya kak.tapi,berkat pak Rahardian Chika bisa keluar dari rumah itu,dan otomatis semua nya Chika bayar sendiri."


Chika menatap sendu ke arah Devan,ada kisah yang belum usai di tengah-tengah kedua Nya.


"Rahardian bantuin kamu keluar dari rumah?pada hal kakak pulang mau bantuin kamu loh"


Devan menunduk lesu,tujuan nya cepat-cepat pulang ke Jakarta adalah membatu Chika,tapi ternyata Rahardian lebih dulu membantu nya.


"Chika nggak kuat lagi kak.dulu Chika bertahan cuma buat belajar.chika bahkan rela makan nasi bekas mereka,Chika cuma mau jadi orang pinter."


Chika terisak, mengingat semua perlakuan keluarga itu pada nya.dia di perlakukan lebih parah dari pembantu.


Sedari kecil semua pekerjaan rumah tanggung jawab nya,makan pun seadaanya dan itu juga sisa dari keluarga angkat nya makan.


Di kurung di gudang selama berhari-hari tanpa makan,sudah biasa Chika alami.

__ADS_1


__ADS_2