
kuy mampir!wajib!!!!
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
"Dia siapa Dian?apa dia adik tiri mu yang kau cinta itu,ternyata dia cantik."pujian meluncur mulus dari bibir Vina,di ikuti seulas senyum miris.
"Dia bukan adik ku,tapi mahasiswi ku yang sedang sakit."
Chika mengangguk penuh sopan santun pada Vina saat wanita itu kembali menatap ke arah nya.
"Halo,saya Vina.kau bisa memanggil saya kak Bima,saya mantan istri dosen mu."
Vina memperkenal kan diri dengan sopan santun.di iringi dengan senyum tipis yang terukir di wajah nya.
"Aku Chika,senang bertemu kak."Chika menjawab sopan pada hal hati nya tengah terbakar cemburu, karena kehadiran Vina.
"Kau sedang apa di sini Vina? berobat?atau menjenguk seseorang?"Rahardian kembali menyapa,dengan suara sangat lembut.
__ADS_1
"Kenapa sih suara pak Rahardian lembut banget"Chika bergumam-gumam sangat pelan.
Pada hal memang dasar nya Rahardian sosok yang lembut,dan bertutur kata sopan, menghormati semua jenis manusia yang di sebut wanita.
Tidak heran dia masuk ke dalam list calon imam idaman semua Wanita di universitas,terutama karena sikap nya yang benar-benar patut di contoh itu.
"Aku menjenguk seseorang"jawab Vina.
Diam, Rahardian belum menganggapi.mata nya memecing,merasa aura kebohongan terlihat jelas dari tutur kata Vina.
"Kau tidak sedang berbohong kan? kenapa dengan penampilan mu yang sekarang?wajah mu terlihat lelah dan pucat."
Vina diam,mengulas senyum tipis.sudut hati nya terasa bahagia, Rahardian masih pria yang sama seperti saat mereka bersama dulu.
"Apa kau masih berfikir aku Vina yang sama Dian?Vina yang sering berbohong.tentu aku jujur, penampilan ku berbeda karena umur ku sudah menua, seperti kau tidak saja."
Vina terkekeh pelan di ujung kalimat nya,sembari membenar kan syal yang melilit leher nya sedari tadi.
"Kau berbohong vina.apa kau sedang terkena penyakit tertentu?kau bisa bercerita pada ku sebagai teman?"Rahardian menunjuk kan perhatian nya.
"Aku baik-baik saja,ku rasa untuk sekarang.jangan khawatir,aku lebih kuat dari yang kau duga."
__ADS_1
Vina kembali tertawa,menunjuk kan dia baik-baik saja.
"Kau berbohong"Rahardian mendesis.
"Bu Vina, dokter sudah menunggu anda!"seorang suster wanita berteriak,memanggil nama Vina karena wanita itu sudah membuat janji temu dengan dokter.
"Ah maaf Dian,aku harus pergi, dokter memanggil ku.lain kali kita bisa bertemu lagi kan? sekedar mengobrol,ada banyak hal yang ingin ku cerita kan pada mu.telpon aku nanti ya?banyak hal yang terjadi."
Rahardian mengangguk penuh perasaan.
"Dadah cantik,jaga dia!"Vina mengelus pelan kepala Chika sebelum berlalu pergi
"Nggak usah di lihatin terus kali pak,orang kak Vina nya udah pergi.inget loh,jaga mata jaga hati,udah ada yang punya."
Chika berceloteh, sembari menunggu reaksi Rahardian yang tengah mendorong kursi roda nya.
"Memang nya saya punya siapa?saya punya diri saya sendiri."Rahardian menjawab acuh.
"Lah bapak nggak sadar ya? bapak itu punya saya.kalo ngeliatin wanita lain,saya bisa cemburu.nggak baik loh pak, ngebuat calon istri cemburu."
Chika terus berceloteh,tanpa memperduli kan Rahardian,fikiran laki-laki itu sudah melayang entah ke mana.
__ADS_1
Vina sakit apa ya kira-kira?.
Hanya itu yang ada di fikiran Cristian