
Prank...
"Dasar breng*sek." teriak Hyung Jae setelah mendengar kabar kalau para pengawalnya yang ditugaskan untuk mengawasi tuan besar Kim telah disingkirkan oleh Arthur.
Keinginan untuk melanjutkan perjodohannya dengan Ji An pasti akan terancam gagal.
Bagh bugh bagh bugh
Pukulan melayang pada keempat pengawalnya yang kembali dalam keadaan babak belur itu semakin babak belur lebih banyak lagi. Karena tidak cukup sekali dua kali Hyung Jae melayangkan bogem mentahnya.
Hingga para pengawal terkapar di lantai meski masih bisa berdiri tegak. Para pengawal itu hanya bisa pasrah mendapatkan kemarahan dari bosnya.
"Kalian kubayar dengan harga mahal, apa hanya sebatas itu kemampuan kalian?" teriak Hyung Jae tak terkendali.
"Maaf bos."
"Bodoh kalian." teriak Hyung Jae lagi kembali melayangkan tamparan pada keempat pengawal itu yang sudah berdiri tegak di hadapan bosnya.
"Pergi, brengsek." serunya lagi.
Dan keempat pengawal itu meninggalkan ruangan itu setelah membungkukkan badan mereka.
"Shin..." ucap Hyung Jae sudah dengan suara rendah namun terdengar intimidasi.
Pria yang sudah menjadi kepercayaannya lima tahun lalu yang berdiri tegak tak jauh dari tempat bosnya berdiri itu mendekat. Selama ini Shin-lah yang selalu setia mendampingi Hyung Jae dalam melakukan apapun.
"Ya, tuan." Shin yang merasa terpanggil mendekat.
__ADS_1
"Jalankan rencana C." titah Hyung Jae.
"Baik, laksanakan tuan." jawab Shin sambil mengangguk dan pergi dari hadapan Hyung Jae yang duduk kembali di sofa ruang itu sambil meneguk minuman merah pekat itu setelah mengocoknya berusaha mengendalikan amarahnya.
"Aku pasti akan membalas kekesalanku. Breng*sek kau tuan muda Aftano..." bisik Hyung Jae lirih.
"Sejak kedatanganmu rencanaku tak ada yang berjalan mulus. Shit..." umpat Hyung Jae membanting lagi gelas yang dipegangnya padahal belum habis minuman itu diteguk.
Prank....
**
"Pa.." seru Matty menghampiri Arthur yang baru datang setelah mengurus beberapa pekerjaannya, mereka berjanji akan makan malam bersama setelah itu mengunjungi sang opa yang akan melakukan operasi besok.
Setelah diyakini dokter kondisi tuan besar Kim stabil meski itu sudah menunggu seminggu kemudian setelah melakukan pengobatan rutin, tidak seperti sebelumnya. Saat Hyung Jae yang mengawasi, dia memberikan perintah pada dokter hanya untuk melakukan pengobatan sehari sekali agar tidak mati, itulah yang diperintahkan Hyung Jae selama terbaring koma.
Dia benar-benar akan menunggu ayahnya sampai besok dilakukannya operasi. Arthur sudah berusaha membujuknya namun sepertinya hal itu percuma karena Ji An bersikeras karena dia hanya meminta hari itu saja, hari dimana sang ayah besok akan melakukan operasi.
Arthur terpaksa mengizinkan namun Matty tetap pulang bersamanya di hotel. Ji An menyanggupinya, dia memang berpikir lebih baik Matty bersama Arthur saja dari pada akan kebosanan selama dirinya di rumah sakit.
"Mama..." panggil Matty begitu mereka tiba di ruang perawatan tuan besar Kim.
"My boy..." Ji An memeluk putranya karena seharian ini tidak melihatnya, dia sudah sangat merindukannya, padahal dia terpaksa memilih untuk menunggui ayahnya.
"Kau tak nakal kan?" basa-basi Ji An.
"No mama..."
__ADS_1
"Bagus boy, kau memang anak pintar."
"Aku tak dapat pelukan?" tanya Arthur memecah interaksi kedua orang yang sedang asyik sendiri itu.
Ji An menoleh, menatap Arthur yang sudah merentangkan kedua tangannya siap menerima pelukan. Wajah Ji An masih saja memerah malu melihat sikap romantis pria yang dicintainya itu. Dia pun menghambur memeluk tubuh besar nan gagah itu.
"Kau sudah makan?" tanya Arthur melihat Ji An tak pernah keluar dari ruang perawatan ayah mertuanya sesuai laporan pengawalnya.
Ji An menggeleng, dia benar-benar lupa tentang makan malam saat sedang bersama ayahnya.
"Bagaimana kau bisa melupakan baby..." lirih Arthur.
Seorang pengawal yang sudah disuruhnya tadi untuk membeli makanan masuk ke dalam menyerahkan kantong plastik makanan yang diminta Arthur.
"Makanlah!" titah Arthur mendudukkan Ji An di sofa tak jauh dari ranjang ayahnya. Ji An hanya bisa menurut ikut duduk di sofa.
TBC
.
.
.
Maafkan typo
Beri dukungannya
__ADS_1
Beri like, rate dan vote nya