Yang Tak Terduga

Yang Tak Terduga
extra part anak dan menantu yang spesial


__ADS_3

Tasya dan Elsa tengah memberi arahan pada Novi agar bisa melakukan pekerjaan nya dengan sangat baik dan amanah.


"kamu yakin ingin mengambil posisi itu ?"tanya Tasya sedikit ragu pasal nya posisi itu sangat berat dan tanggung jawab nya pun sangat besar apalagi untuk seorang wanita


"ya , sangat yakin Bu assisten general manager " sahut Novi


"jangan menyebutkan posisi ku di sini ,kita semua sama ,panggil saja saya Tasya gak usah pakai jabatan ku ,usia kita juga hanya terpaut satu tahun " ucap Tasya


"baiklah mbak Tasya "


"nah itu lebih baik" ucap Tasya mengacungkan jempol


Elsa hanya tersenyum melihat kedua nya


"Security Director bertanggung jawab atas keamanan seluruh hotel ,tamu ,karyawan semuanya jadi tanggung jawab mu ,apa kamu sanggup mengemban tugas ini ?"tanya Tasya lagi


"Insyaallah saya bisa mengemban tugas ini dengan baik,lagipula akan ada yang lain juga kan tak hanya saya sendiri " ucap nya mantap


"iya juga sih ,tapi saya tidak mau kalau terjadi apa-apa pada mu posisi itu cukup ekstrim buat seorang wanita tahu gak ,lagian kenapa harus kamu sih emang gak ada laki-laki apa " gerutu Tasya


"saya sendiri tak tahu mbak ,saya dapat telpon katanya ada posisi yang lagi kosong dan pas buat saya ,jadi saya tertarik " tutur Novi


"memang nya siapa yang menghubungi mu, kenapa gue gak tahu " gumam nya


"gue yang hubungin " sahut Elsa hingga Tasya sontak menengok pada nya


"serius loe "


"ya, pak Yanto yang baru berhenti memberitahu jika ada seseorang yang bisa menggantikan posisi nya ,pak Yanto memberikan no ponsel nya dan langsung gue hubungi ,tapi gue juga gak nyangka kalau pemilik no ponsel itu ternyata cewek " tutur Elsa


"Novi Amalia ,usia 23 tahun pemegang sabuk hitam , sebelum nya pernah bekerja di kepolisian namun tanpa profesi yang jelas karena terkadang kamu di kantor terkadang kamu ikut ke lapangan , di sebut polwan juga bukan ,pekerjaan apapun kamu kendalikan , menyiapkan makanan ,kebersihan ,bahkan kamu juga sering turut andil dalam penyelidikan sebuah kasus " ucap Elsa lagi


"wah benarkah?" Tasya menganga


"da...darimana anda tahu ?" tanya Novi tergagap


"tak sulit bagiku untuk mengetahui tentang mu,kamu keren ,aku suka makanya aku tak berfikir ulang ingin mengajak mu bergabung di sini" puji Elsa


"eh.....anda berlebihan ,saya tak sekeren itu ,saya menerima tawaran anda karena saya ingin mencari pengalaman lain " ucap Novi merendah


"iya saya tahu, panggil saja Elsa , nama ku Elsa kalau begitu selamat bergabung ,semoga senang dan betah bekerja di sini" ucap Elsa


"terima kasih "


mereka pun berjabat tangan


"dan iya , tolong jangan berbicara terlalu formal , kita seumuran cuman beda satu tahun jadi jangan menganggap kita berdua atasan mu, semua yang bergabung di sini adalah teman , jadi jangan sungkan jika ada sesuatu yang ingin di tanyakan ,tanyakan saja ok" ucap Tasya


"baiklah ,sekali lagi terima kasih sudah mempercayakan saya pekerjaan ini , insya Allah saya akan bekerja dengan baik menjaga keamanan hotel , karyawan dan para tamu , saya pastikan para tamu akan merasa nyaman dan aman menginap di hotel ini" ucap Novi tanpa ragu

__ADS_1


"tuh kan dibilang jangan formal " Tasya berdecak kesal


"eh....maaf " Novi merasa canggung ,ia hanya menggaruk pelipis nya yang tak gatal


"sudah lah gak apa-apa ,mungkin belum terbiasa ,tapi nanti di biasakan ya , jangan terlalu formal agar kita tidak kaku dalam berkomunikasi" sambung Elsa


Novi hanya tersenyum ,ia merasa senang bisa diterima dengan sangat baik di hotel Vinelsa ini


"Masha Allah.....beruntung nya aku bisa berada di tengah-tengah mereka , mereka sangat baik dan ramah , semoga kita akan menjadi teman baik kedepannya" batin Novi


"amin" gumam Elsa


eh' .....


Novi melirik Elsa saat mendengar gumaman Elsa


"kok mbak Elsa seperti tahu isi hati ku , kenapa mengaminkan" batin nya


"mm.....maaf jika saya ....eh aku boleh tahu mbak Elsa ini kandungan nya sudah berapa bulan ya ?" tanya Novi sedikit gugup


"bulan ini pas delapan bulan " Elsa mengusap perut buncit nya


"wah gak lama lagi dong , mbak Elsa harus sering jalan pagi biar nanti gak susah saat keluar nya , juga jangan makan pedas agar pas mulas nya nanti tidak terlalu sakit ,semoga lahiran nya lancar ya mbak" ucap Novi tulus


"iya terima kasih "


Setelah itu Tasya pun membawa Novi berkeliling hotel , memperkenalkan nya pada semua staf dan karyawan lain nya .


"loh baru saja mama mau berangkat ke rumah mu " ucap Vina


"aku bosan di rumah ma, makanya aku datang ,kangen juga sama semua karyawan di sini" ucap Elsa


"kamu sendiri ?"


"tadi diantar Vano ma, cuman Vano langsung pergi ke kantor sebab ada meeting ,tapi nanti siang dia kesini kok mau ngajak makan siang " sahut Elsa


"oh gitu , gimana kabar Kenan nak ,mama rindu papa mu juga sering menanyakan nya ,tiap mama dan papa ke rumah mu ,Kenan selalu tak ada , meskipun ada dia malah tidur " ucap Vina sendu


"Kenan baik ma, cuman mungkin Kenan masih belum bisa menerima kenyataan,ia yang sedari kecil hidup bersama ibu sudah terbiasa dengan kehadiran ibu, mungkin ia merasa aneh saat tiba-tiba ada orang yang ia anggap asing mengatakan jika dia anak kandung nya,tapi mama jangan khawatir ,pelan tapi pasti Kenan akan mengerti dan menerima kalau mama dan papa memang orang tua kandung nya , jangan terlalu memaksakan takut nya Kenan merasa tertekan" ucap Elsa menenangkan mama nya


Vina mengangguk pelan


"oh iya bagaimana kehamilan mu ,tidak ada masalah kan ,cucu mama baik-baik saja ?" tanya Vina


"Alhamdulillah baik ma"


***


Jam makan siap pun tiba , Vano bersiap untuk menjemput Elsa untuk mengajak nya makan siang .

__ADS_1


Di lampu merah Vano tak sengaja melihat mobil Reno juga tengah berhenti di samping nya yang juga menunggu lampu merah, Vano hendak menyapa namun ia urungkan karena tahu di dalam mobil Reno ada Riska ,bukan apa-apa Vano hanya ingin menjaga perasaan sahabat nya .


Hingga lampu merah pun berganti hijau barulah Vano melajukan kembali mobilnya ,pun dengan Reno dan beberapa pengendara lain nya di belakang.


Vano menghentikan mobil nya tepat di depan pintu masuk hotel itu ,ia langsung menyerahkan kunci mobil nya pada juru parkir untuk di parkiran dengan benar


"maaf ya , merepotkan" ucap Vano


"iya pak ,tak apa sudah jadi tugas saya" sahut juru parkir itu


namun setelah juru parkir itu menerima kunci nya , seseorang tiba-tiba datang dengan berlari dan mengambil alih kunci mobil itu ,dan dengan cepat memasuki mobil nya .


Vano yang masih berada di sana pun hanya diam saja ,dan melarang juru parkir itu untuk mengejar .


"sudah biarkan saja ,mungkin orang itu sedang membutuhkan mobil itu ,nanti saya yang akan pergi mengambil mobil nya " ucap Vano


"tapi pak " sergah juru parkir itu


"gak apa-apa, bapak kembali lagi bekerja ,saya mau masuk dulu jemput istri " ucap Vano lalu berlalu begitu saja meninggalkan juru parkir yang terbengong dengan tingkah menantu pemilik hotel tempat ia bekerja itu


"ada ya orang kemalingan mobil tapi bersikap sesantai itu " gumam nya menggeleng pelan


Vano yang sudah tahu dimana istrinya berada saat ini pun berjalan menuju ruangan Vina , mertua nya,dan langsung masuk setelah mengetuk pintu


kemudian Vano memberi tahu jika mobil nya tengah di pinjam orang tak di kenal ,Vina terkejut dan langsung mengusulkan untuk melaporkan nya ke polisi , namun di cegah oleh Vano .


"tidak ma, biarkan saja ,nanti aku dan Elsa yang pergi mengambil nya ,saat ini dia sangat membutuhkan mobil itu untuk mengantar istri nya ke rumah sakit , istri nya hendak melahirkan" ucap Vano


"darimana kamu tahu , kamu kan tak mengenal nya ?" tanya Vina namun Vano hanya tersenyum


"ah ....iya mama lupa ,anak dan mantu mama kan spesial "


"kalau begitu kami berdua pamit ya ma , mau cari makan siang, setelah itu kami akan menjemput mobil nya " ucap Vano


"ya udah iya " padahal Vina masih ingin berlama-lama dengan mereka ,namun ia tak ingin egois


Saat kedua tangan pasangan suami istri itu bertaut ,kedua nya langsung lenyap dari pandangan ,karena Vano tengah memikirkan tempat makan yang akan ia tuju .


"astaga , ..... aku masih belum terbiasa dengan kemampuan mereka "


***


Ayo masih di tunggu bantuan like nya ya☺️



maaf author kaleng-kaleng selalu merepotkan


πŸ™πŸ™πŸ™

__ADS_1


terima kasih πŸ™


__ADS_2