Yang Tak Terduga

Yang Tak Terduga
rumahmu, surgaku


__ADS_3

Setelah hozen melaju meninggalkan mereka, khan masuk ke halaman rumah. Nampak sanee kebingungan dan hanya berdiri di halaman.


“ mau sampai kapan berdiri disitu, ayo masuk" ajak khan


“ tas ku dan barangku, mana.?” Tanya sanee


“ sudah ada didalam, tadi aku menyuruh sekretarisku mengambilnya di hotel dan mengantar kan disini" jawab khan


“ owh, bilang kek dari tadi" celetuk sanee


“ khan” kata sanee


“ iya" kata khan


“ orang tuamu kemana, pada waktu akad nikah kok tidak hadir?”tanya sanee


“ orang tuaku meninggal saat aku usia berusia 9 tahun" jawab khan sambil melihat sanee


“ Owh, maaf khan bukan maksudku membuatmu sedih" ucap sanee


“ Tidak apa, santai saja. Aku juga belum pernah bercerita tentang keluargaku" kata khan


Lalu mereka sampai didepan pintu. Khan menunjukkan pin password rumahnya ke sanee. Lalu sane mengingatnya dan khan juga memberikan kunci duplikatnya ke sanee. Masuklah mereka dirumah yang besar itu.


“ ini rumahku dan rumahmu, semua kamar, dapur dan ruang keluarga ada di lantai atas. Di lantai dasar hanya ada rumah tamu, toilet tamu, dapur mini dan ruang perpustakaan” kata khan, sanee mengangguk. Dan khan melihat sanee masih memegang kartu atm nya. Khan berkata :


“ Pin atm itu, adalah tanggal lahirku. Kamu harus mengingatnya yah. Kamu boleh tarik semua uang yang ada di atm itu karena itu adalah mahar untukmu" kata khan


“ Iya, terima kasih" UCAP sanee. Lalu sanee melihat tasnya. Dia menghampiri dan mengangkat tasnya.


“ Sini aku bawakan" kata khan, langsung membawakan tas sanee.


“ Kamarnya itu sebelah kamarku, ayo naik ke atas" kata khan. Sanee pun mengikutinya. Dinaiki anak tangga yang lantainya bersih sekali. Sampailah mereka di depan kamar sanee. Lalu khan membukakan pintu kamar sanee. Masuklah mereka, sanee pun merasa senang. Karena , kamar ini nampak rapi, bersih dan juga lebar. Terdapat kamar mandinya juga.


“ Ini kamarku khan.?” Tanya sanee


“ Iya, ini kamarmu. Kamarku ada disebelah" jawab khan


“ Terima kasih khan" ucap sanee


“ Jangan berterima kasih terus, sudah kewajibanku"kata khan


Sanee hanya tersenyum,


“ aku mau mandi, nanti kalo ada perlu datang saja ke kamar yah" perintah khan


“ iya" kata sanee


Lalu, khan pergi dari kamar itu. Dan khan masuk ke dalam kamarnya. Khan membuka bajunya, karena ingin menyegarkan tubuhnya dan waktu mau berganti ke maghrib.


...


Ya allah, aku lapar. Apa didapur ada makanan yah. Tapi kan, dirumah ini hanya ada khan. Biasanya cowokan ga pernah masak.Kata sanee dalam hati.


Diletakkanya sajadah dan mukena ke dalam hanger. Dan dia mengutak ngatik hpnya. Dilihatnya aplikasi E-food, sanee memilih makanan yang akan dipesan. Sanee pun memilih nasi goreng seafood, ia memesan dua porsi. Untuk dirinya dan khan. Lalu, sanee keluar kamar. Ternyata dia berpas-pas an dengan khan yang juga keluar dari kamarnya.


“ kau lapar.?” Tanya khan


“ iya" jawab sanee


“ kamu bisa masak?” tanya khan


“ Bisa, tapi aku sudah pesan makanan" jawab sanee


sambil menggigit bibir karena takut khan marah


“ owh, baiklah. Eeh,tapi aku tidak ada uang cash dan saldo e-money ku habis “ kata khan teringat


“ Tenang saja, aku yang bayar" jawab sanee


“ Kamu punya uang ?? jangan bilang kamu mau ke atm, trus mau bayar pakai uang mahar tadi. Jangan sanee?” Tanya khan


“ tidak , aku pakai uang yang .diberi kemarin lusa. Kamu kan pernah ngasih uang 500 ribu ke aku. Uang itu masih utuh" perjelas sanee


“ owh, baiklah" kata khan


...


Setelah menunggu 30 menit, makanan yang dipesan datang. Khan pun yang dari tadi menunggu dimeja makan langsung bangkit setelah sanee membawa makanan. Diambilnya piring dan sendok oleh sanee diletakkan dimeja untuk khan dan ia.

__ADS_1


“ Nasi goreng seafood" kata khan


“ kenapa, kau tidak suka.?” Tanya sanee


“ Aku bisa makan apapun" jawab khan


Lalu, sanee dan khan melahap nasi goreng seafood itu dengan riang. Setelah suapan terakhir masuk ke mulut khan. Khan pun berdiri hendak mau mencuci piring nya.


“ Khan, biarkan saja disitu. Aku saja yang akan mencucinya" perintah sanee


“ kau tidak capek.?” Tanya khan


Sanee hanya menggelengkan kepala, sambil tersenyum.


“ ya sudah, terima kasih" Ucap khan


“ sama-sama" balas sanee


“ Aku mau mengerjakan tesis ku dulu yah, aku ada dikamar. Kalau kau butuh bantuan datang saja kekamarku" kata khan


Sanee hanya mengangguk. Khan pun bergegas menuju kamarnya untuk melanjutkan tesisnya yang kurang 1 lembar. Dan sanee pun melanjutkan suapan terakhirnya. Setelah makannya habis ,sanee bergegas untuk mencuci piring. Dan setelah itu dia minum. Dilihatnya di rak dapur ada minuman sangat coklat bubuk. Seperti yang disponsor tv itu.


Khan pasti lebih semangat kalau pakai buatkan coklat hangat. Batin sanee


Lalu, diambilnya 1 bungkus sangat coklat bubuk itu dan dituangnya ke cangkir dan di beri air panas dan air biasa. Sesuai takaran. Diaduknya sambil tersenyum, wangi coklatnya membuat mood jadi baik. Sanee mencicipinya.


Enak juga, kata sanee dalam hati


Coklat hangat pun, diantaranya ke kamar khan.diketuk lah pintu kamar khan.


“ Masuk" perintah khan


Lalu, sanee masuk. Sanee bingung. Khan ada dimana. Dilihatnya di kamarnya tidak ada.


“ Khan, kamu dimana?” tanya sanee yang sudah masuk ke kamarnya


“ Aku disini, kemarilah" kata khan


Lalu, sanee menghampiri suara khan. Dan sanee melihatnya disana. Ia nampak mengutak ngatik laptop nya. Disitu sanee juga melihat alat-alat olahraganya.


Ternyata jauh lebih besar dari kamarku. Ada ruang kerja mini dan ruang olah raga, kamar mandi. Kata sanee.


Apa itu kopi.? Tanya khan dalam hati


“ Coklat hangat" kata sanee sambil tersenyum.


Khan pun gembira,


“ Kesukaanku, terima kasih sanee. Bagaimana kamu tau.?” Tanya khan


“ aku melihatnya ada dirak dapur" jawab sanee


Lalu, khan meminumnya.


“ Aku balik kekamar dulu yah" kata sanee


“ kamu tidak mau menemani aku.?” Tanya khan


“ tidur....Tidak?” Tolak sanee balik


“ Hahaha, maksudku menemani aku ngerjain tesis sanee" jawab khan sambil tertawa. Sanee pun pipinya memerah.Sanee langsung duduk kursi yang ada di depan khan.


“ kamu ambil jurusan apa khan.?” Tanya sanee sambil menatap khan


“ ambil management” jawab khan sambil mengetik


“Uhmmt" gumam sanee


“ doakan yah, aku besok lancar ujiannya” ucap khan


“aamiin" ucap sanee


“ kamu besok sendirian, tidak apa-apa kan.?” Tanya khan


“Iya, tidak apa-apa “ jawab sanee


Khan fokus laptop nya, sanee melihat sekelilingnya.


“ khan, apa ini alat olahragamu semua?” tanya sanee

__ADS_1


“ ia, kamu boleh memakainya juga kok" jawab khan


“ hahaha, aku tidak bisa" kata sanee tertawa renyah


“ yah, kalo ada waktu akan aku ajari" kata khan


Sanee hanya menggeleng- geleng.


“ sanee .. Aku boleh tanya.?” Tanya khan sambil mengetik


“ iya tentu" jawab sanee


“ kamu sebelumnya sudah punya pacar.?” Tanya khan


Lalu, berhentilah tangannya mengetik dan menatap sanee


“ Iya pernah, tapi sudah lama putus. “ jawab sanee


“ kenapa?”tanya khan


“ Ada wanita cantik diluar sana" jawab sanee


“Hahaha, hidung belang" celetuk khan. Lalu, khan kembali mengetik.


“ Memangkan semua laki – laki kebanyakan begitu" celetuk sanee


“ Yah, tidak semua sich" kata khan tidak terima karena dia juga lelaki


“ Iya, kebanyakkan" kata sanee sewot. Lalu mereka terdiam sekitar 5 menitan .


“ Khan ..” kata sanee


“ cewe dikampusmu apa tidak pernah melirikmu.?”tanya sanee


“ banyak" jawab khan, sambil mengetik


“ lalu khan, kamu apa tidak pernah tertarik.?” Tanya sanee penasaran


“ Tidak, aku hanya fokus untuk kuliah" jawab khan


“ Apa teman temanmu, tidak pernah mencomblangin kamu?”tanya khan


“ banyak juga sich, tapi aku takut aja" jawab khan


“ Kenapa?” Tanya sanee penasaran. Lalu , khan menghentikan tangannya yang mengetik. Dan menatap sanee mendalam. Sanee pun dibuat takut.


“ aku takut, kata ali bin abi thalib: kalau wanita menangis karena disakiti oleh pria. Maka setiap langkah pria itu akan dikutuk oleh malaikat" kata khan


Lalu, khan melanjutkan mengetiknya. Sanee menciutkan bibir. Lalu, khan menyalahkan mp3 yang lagunya :


Mahar zain – thank you allah


Sanee dan khan pun mendengarkannya. Mereka sudah tidak saling mengobrol lagi. Khan fokus pada laptop nya. Dan sanee duduk sambil melihat melihat khan.


“ kenapa melihatku seperti itu.?” Tanya khan sambil mengetik , khan yang merasakan dilihat sanee dari tadi berasa aneh.


“ tidak,.aaakhmm" sanee menguap


“Kamu ngantuk?”tanya khan


“ tidak” jawab sanee


“ ya sudah" kata khan sewot


Kenapa tidak jujur aja, kalo mengantuk. Batin khan


Diruangan itu hening, hanya terdengar lagu mahar zain-for the rest of my life. Dilihatnya sanee sudah tertidur di kursi di hadapannya.


“ mashaaallah, ini anak tertidur juga" kata khan pelan sambil geleng – geleng


Diambilnya selimut di lemari, khan mengenakan di tubuh sanee. Lalu, dilanjutkan pekerjaannya lagi.


....


Waktu menunjukkan pukul 23.45 malam. Khan pun menutup laptop nya, karena sudah selesai


“ alhamdulillah sudah selesai juga" ucap khan, lalu dilihatnya sanee masih tertidur pulas. Khan memandang wajah sanee.


Cantik juga dia,ya allah apa dia ini adalah jawaban dari doaku.? Apakah dia ini adalah dia yang tak terduga dari jawaban mimpiku? Kata khan dalam hati

__ADS_1


Khan pun memandangi wajahnya sanee hingga tertidur. Dan akhirnya mereka tidur dimeja, dan saling memandang meskipun mata mereka saling terpejam.


__ADS_2