Yang Tak Terduga

Yang Tak Terduga
kebaikan khan (part 3)


__ADS_3

seperti biasa, khan bangun saat alarmnya berbunyi.


jam 03.00 pagi. setelah melakukan sholat tahajjud lanjut mengaji sambari menunggu shubuhan. sanee mendengarkan khan mengaji terbangun, meskipun khan mengaji dengan suara pelan. dilihatnya jam 03.25 pagi. melihat sanee yang dari tadi memandangnya sambil duduk bersender di ranjang. khan menyudahi mengajinya. setelah meletakan hpnya dimeja nakas, karena dia mengaji dengan menggunakan aplikasi diponselnya.


" maaf yah, kamu ke ganggu karena suara ku, suara ku tidak enak yah sampai membangunkan mu" kata khan duduk dipinggir ranjang.


" tidak lah, khan. Aku bangun karena kemauan sendiri" kata sanee


" benarkah.?" tanya khan sambil tersenyum


" Iya khan, lagian suaramu tidak menganggu ku" kata sanee


" haha, berarti suaraku ini enak yah?" tanya khan mulai menggoda


" Iya, lumayan" jawab sanee


" hahaha, sudah aku mau sholat shubuh dulu" kata khan, karena sudah mendengar adzan shubuh.


sanee bergegas ke kamar mandi, hari ini dia ingin mengantarkan khan ke stasiun. saat sanee mandi, khan bersiap - siap. saat sanee melihat khan sedang menyisir rambutnya, sanee terpesona. sanee memandanginya dari jauh,khan pun memakai jam tangannya. sanee mendekat, khan pun menatapnya.


"ada apa sanee.?" tanay khan


" aku ikut mengantarkanmu yah" jawab sanee


" baiklah, cepat sana dandan dulu biar cantik" kata khan sambil tersenyum. sanee pun mengangguk dengan pipi merahnya. khan menatap sanee yang sedang bercermin sambil menyisir rambutnya.


kamu baik - baik saja yah disini, ya allah lindungi orang yang ku sayang ini. batin khan


setelah, sanee sudah selesai berdandan. mereka pun keluar kamar dan dilihatnya kakek , nenek dan dinnar juga bersiap diruang tamu. pagi ini khan pamit kepada mereka.

__ADS_1


" khan mau berangkat sekarang.? tanya kakek


" iya kek, dapat tiket pagi " jawab khan


" tidak sarapan dulu nak.?" tanya nenek


" tidak mau, nanti sarapan di kereta saja" jawab khan.


" kek, nek sanee pamit ikut mengantar khan distasiun dulu yah" kata sanee


" Iya nduk, ikutlah" kata nenek, kakek hanya menganggukkan kepalanya yang berarti ikutlah tidak apa - apa.


" oiyah ..kek, nek dinnar.. nitip istri ku dulu yah disini. kalo dia nakal cubit saja dia tapi jangan sampai dia menangis, aku tak rela" kata khan sambil tersenyum. mendengar perkataan itu sanee mencubit lengan khan. khan melihat sanee sambil tersenyum


" haha, kalian anak muda sedang jatuh cinta rupanya." kata nenek sambil tertawa


" sanee akan baik-baik disini, kamu tidak usah khawatir. dia akan menjadi teman dinnar." kata kakek


apa.? kami romantis.? betulkah.? khan saja yang terlalu mendramai. romantis apa.? bberkata aku sayang padamu saja tidak pernah apalagi mencintaimu. batin sanee


" ya sudah, saya pamit dulu assalamualaikum " pamit khan sambil mencium tangan kakek dan nenek, diikuti oleh sanee.


Setelah itu mereka masuk mobil. disusul pak romli yang menyetir mobil itu. didalam mobil, sanee berdebar - debar perasaannya. entah kenapa, seolah tak ingin khan pergi darinya.


" sanee" panggil khan


" Iya, khan" kata sanee sambil menatap khan, khan juga menatapnya.


" ini ada kartu atm, pakai lah untuk belanja dan memenuhi kebutuhan yah" kata khan sambil membuka dompetnya lalu memberikannya kepada sanee.

__ADS_1


" tapi khan, Uang ku masih ada" kata sanee


" uang yang dari mas kawin.?" tanya khan


" iya" jawab sanee


" aku sudah bilang, itu simpan saja untuk kamu. pakai kartu ini untuk belanja bulanan dan nafkahmu" perjelas khan


" baiklah" kata sanee, lalu menyimpan kartu itu kedalam tasnya.


" ingat, jangan campurkan uang mas kawin dalam belanja bulanan yah. nanti aku berdosa" kata khan


" iya khan" kataa sanee yang sudah bosan, karena khan selalu mengingatkannya berkali - kali sampai berbekas di otaknya.


setangah jam berlalu, sampai lah mereka distasiun. pak romli menunggu dimobil seperti apa yang diperintahkan oleh khan. sanee masuk kedalam stasiun, menemani khan yang sedang menunggu kereta. mereka duduk di deretan kursi tunggu bersama khan.


" kamu minta oleh- oleh apa sanee.? " tanya khan


" aku tidak ingin apa - apa. asal kamu kembali disini dengan selamat" jawab sanee


" heeey, jangan sedih kenapa.? Aku hanya meeting tidak bersenang - senang disana. Aku sudah beberapa kali meeting disana. kamu jangan khawatir" kata khan sambil tersenyum


" hidupku menyebalkan tanpamu" kata sanee keceplosan sambil menutup mulut


" hahaha, dasar" kata khan lalu menyentil pelan dari sanee.


" pokoknya, kalau sudah meeting nya segera kembali" perintah sanee, khan hanya tertawa. baru kali ada yang merindukan kepulangannya.


" hahaha, menyuruh ku cepat pulang? memangnya siapa kamu" kata khan menggoda

__ADS_1


" yah istrimu" kata sanee ceplos karena jengkel


" hahaha, iya istriku" kata khan tertawa lepas


__ADS_2