Yang Tak Terduga

Yang Tak Terduga
kereta malam


__ADS_3

sanee pun menyiapkan bajunya yang akan dibawa, ia meletakkan di ranjang. khan masih tertawa namun aga pelan. sanee pun mendekati khan, dia duduk disebelahnya.


" puas kamu menggodaku?" tanya sanee sambil menatap khan, khan pun menghentikan tawanya. dan tidak menjawab pertanyaan sanee.


" kamu itu, selalu" kata sanee terhenti, membuat khan penasaran.


" aku, selalu apa.? " tanya khan penasaran


" kamu itu selalu saja menggodaku, nanti kalau aku suka kamu bagaimana.?" jawab sanee, membuat khan kaget. sampai berdiri dari duduknya. sanee yang melihat khan sampai mengangkat kedua alisnya.


" benarkah, kalau kamu suka aku.?" tanya khan seriusan


" Iya,.. Ya aku suka kamu.. tapi" jawab sanee , terhenti. yang membuat khan penasaran.


" tapi apa.?" tanya khan penasaran sambil menatap sanee mendalam


" tapi.. bo'ong! hahahaha" jawab sanee sambil tertwa lepas. khan pun berasa kalau sanee balas dendam mengerjainnya. khan lalu menyentil pelan dikening sanee. namun sanee tetap tertawa lepas, karena dia berhasil mengerjai balik khan. khan pun bergegas ke kamarnya. ia pun teringat bahwa hari sabtu ada ijab qabul dinnar. ia menghentikan langkahnya dan kembali lagi mendekat kè sanee.


" apa lagi khan,mau mengerjaiku lagi.?" tanya sanee


" hey hey, aku tidak ingin sekarang" kata khan sambil mengeluarkan sedikit lidahnya, mengeceh sanee.


" lalu.?" tanya sanee


" hampir saja aku lupa, bawalah baju untuk resepsi. karena dinnar akan mengadakan pesta pernikahannya" kata khan

__ADS_1


" owh, iya khan. Aku akan menyiapkannya" kata sanee


" ya sudah, aku akan berkemas juga. aku balik dulu kekamar" pamit khan, lalu khan meninggalkan sanee


" Iya, hus .. hus sana cepat pergi" kata sanee sambil mensyaratkan tangannya. khan pun melihat tingkah sanee hanya geleng geleng kepala.


...


Khan memasukan bajunya ke dalam koper, sambil tersenyum mengingat kejadian tadi.


Aku berusaha membuat mu jatuh cinta sanee, karena itu kewajibanku. Kami adalah istriku. Batin khan


khan memang sedang kasmaran dengan istrinya sendiri. perlahan - lahan, namun pasti.


...


mashaallah, bersih dan bagus sekali kereta ini. batin sanee. sambil melihat sekelilingnya.


Dan ditolenya disamping ada khan yang sedang duduk selonjoran sambil menggenakan selimut.


“ kamu mau tidur khan.?” Tanya sanee


“ iyah, kereta ini tidak akan berhenti lagi distasiun untuk beberapa jam. Lagi pula ini sudah malam kan waktunya tidur. “ kata khan sambil menajamkan matanya


“ Hummt" gumam sanee

__ADS_1


“Kalo lapar, tekan tombol itu aja. Nanti ada pramusaji yang akan menawarkan beberapa menu. Uangnya ambil saja ditasku.” Kata khan


“ aku tidak lapar, tadikan sudah makan. Sudah cepat kamu tidur sana" kata sanee kesal


“ selamat malam istriku" kata khan


“ Khan” kata sanee sambil mencubit pipi khan yang berewok itu.


“ aaauk" kata khan kesakitan lalu membuka mata, namun dalam batin khan senang sekali disentuh oleh sanee.


Kenapa menyentuh pipiku, kagum sama berewokKU yah. batin khan


“ Salahmu sendiri bilang seenaknya" kata sanee tak mau kalah


“ aku salah apa.?” Tanya khan pura – pura tidak tahu. Sanee tidak menjawab pertanyaannya.


“ benarkan, sekarang coba jawab pertanyaanku. Kamu istri siapa.?” Tanya khan


“ Iya, iya aku istrimu" jawab sanee kesal


“ Nah, kan aku tidak salah. Sekarang siapa nama suamimu.?” Tanya khan menggoda


“ kabir adnan khan, puas" jawab sanee sambil kesal


“ Hahahaha" tertawa khan, sambil mengusap kepala sanee. seakan puas sekali, kalau dia kali ini yang menang. khan pu kembali memejamkan matanya dan akhirnya tertidur.

__ADS_1


sanee yang dari tadi melihat jalanan dari kaca jendela kereta. ia menarik selimut karena ac di kereta ini cukup dingin sekali, sehingga sanee tanPa terasa tertidur juga. kereta malam, menemani tidur mereka malam ini.


__ADS_2