
khan turun dari mobil, ada beberapa orang penting dari cabang 16 yang memyambutnya termasuk lita. meskipun termasuk pegawai baru, lita termasuk pegawai yang rajin. karena lita punya tujuan yaitu untuk naik kejenjang karir dikantor utama.
setelah peresmian selesai tinggal acara makan - makan. dari arah jauh lita memandangi khan dari jauh. sambil mencari cela dan alasan untuk bisa dekat ngobrol dengannya. namun, nampaknya lita tidak bisa leluasa. karena ada pak heru dan jejeran direksi dari kantor lain.
sial, kapan aku punya kesempatan ngobrol. batin lita
lita menyeruput kopinya, tiba - tiba hujan mengguyur tenda mereka. lita dan pegawai lainnya berhamburan masuk kedalam kantor ada yang berlarian didalam gudang. saat di dalam kantor terlihat khan sedang berdiri dipojokkan sambil menatap diluar jendela kaca. lita yang paham betul kalau itu khan, lita menghampirinya.
" tuan khan" sapa lita sok kenal
khan menoleh.
hey, ini dia yang kemarin. siapa namanya aku aga lupa.? ita atau lita.? batin khan
" aku lita, yang kemarin datang kerumah" perkenalkan lita sekali lagi
" owh" kata khan
" tuan sedang apa.? apa perlu saya bantu.?" tanya lita
"tidak ada, saya mau pulang tapi diluar sedang hujan" jawab khan
" owh, bukannya tuan pakai mobil yah.?" tanya lita
__ADS_1
" iya, tapi kan saya tidak membawa payung. mobil kan terparkir di belakang" jawab khan
" iya juga sih, meskipun lewat pintu belakang. juga basa kalau berlarian menerjang hujan" kata lita
" yah kan" celetuk khan
"oiya, saya bawa payung tuan. mari saya antar ke mobil. saya ambil payung saya dulu. tuan tunggu disini" kata lita
" tunggu.."cegah khan
" ada apa tuan.?" tanya lita
" apa tidak keberatan kamu mengantarkan saya ke parkiran mobil.? kamu nanti basa" jawab khan
khan menatap hujan, sambil memikirkan sanee
sanee pasti kesepian. batin khan
" tuan, ayoo saya antar" kata lita membuyarkan lamunan khan
khan menoleh, melihat payung yang dibawa lita. khan mengangguk. mereka berdua berjalan menuju pintu belakang. sampai diujung pintu. lita membuka payungnya, mereka berdua berlindung dari air hujan dibawah payung biru muda.
akhirnya aku bisa berdekatan dengan tuan khan. batin lita
__ADS_1
khan tidak merasakan persaan lebih atau deg-degan. beda dengan lita yang dari tadi senyum- senyum sendiri. sampailah mereka di mobil khan. khan membuka pintu mobilnya dan masuklah khan. tinggal lita yang beridiri disisi mobil.
" terima kasih yah, maaf sudah merepotkanmu" kata khan didalam mobil
" tidak apa tuan, sudah saya balik masuk dulu yah. hati - hati" kata lita.
" terima kasih" kata khan sebelum lita kembali kedalam
setelah khan menyalahkan mesin mobilnya, dan membunyikan clakson untuk menyapa lita yang sedang berdiri di tengah pintu belakang. lita melambaikan tanganya.
yes.! tinggal satu langkah lagi. aku akan berusaha keras agar bisa pindah ke kantor utama. batin lita
...
khan menerjang hujan dengan mobilnya, ia fokus mencari tempat yang menjual bakso. sengaja iya tidak membeli bakso didekat rumahnya karena sudah beberapa hari tutup dengar - dengar pak tobang pulang kampung ada anaknya yang sedang menikah.
saat itu, ada penjual kedai bakso.
ini ada penjual bakso. tapi, warungnya ramai sekali. tak apa demi sanee.batin khan
sambil menunggu, antrian bakso. khan melihat lita berjalan ditrotoar menusuri jalan dibawah payung
eh, bukannya itu lita.? batin khan
__ADS_1
bersambung ..