
lita merasa ia diabaikan khan. segera ia mengeluarkan berkas itu. khan pun menerima dan membaca selama lima menit lalu ditanda tanganninya. tak sadar lita memandingi khan.
cakep bener, andai dia jadi milikku. batin lita
" Sudah.. Saya tanda tanganni dan saya cek" kata khan sambil menyerahkan berkas itu ke lita
" cepat sekali.. padahal aku.." kata lita terputus sambil menutup mulutnya yang memang suka mengomel sendiri
" kenapa.?" tanya khan heran
" aa .. tidak tuan .. terima kasih" jawab lita sambil mengambil berkas itu dari tangan khan
kenapa cepat sekali, padahal aku belum puas memandangi wajah cakepnya. batin lita
" ada yang perlu saya tanda tanganni lagi atau saya koreksi.?" tanya khan
" Sudah tuan, itu yang terakhir" kata lita
" owh, okay" kata khan
lita memasukkan berkas itu dalam tas mapnya. lita teringat kalau ia harus menyampaikan undangan dari pak Heru selaku manager dikantor cabang 16.
" tuan.. ini" kata lita sambil menyodorkan undangan
" apa ini.?" tanya khan heran
" itu dari pak heru, undangan peresmian gudang kantor cabang 16 sudah selesai" pembangunannya jawab lita sambil pamer senyumnya
" owh, kapan.?" tanya khan sambil khan membuka undangnya tanpa melihat semyumam lita
" besok tuan. kalau memang tidak ada jadwal yang bentrok pak heru berharap tuan datang" jawab lita menyampaikan pesan pak heru
datanglah, biar kita bisa bertemu lagi. biar aku bisa melihat wajah cakepmu.batin lita
" inshaallah saya usahakan yah, saya tidak bisa janji" kata khan
__ADS_1
" baik tuan, nanti saya sampaikan. saya pamit balik ke kantor dulu tuan. " kata lita berpamitan
" owh, tentu " kata khan, lita pun berdiri disusul khan.
mereka berjalan menuju pintu. saat lita hendak berpamitan.
" tuan .." kata lita terpotong karena mendengar suara wanita memanggil nama khan.
" khan.!" suara sanee samar - samar terdengar. lita sepertinya mencari arah suara itu datang ia pun melihat kanan kiri yang tidak ada orang. khan pun mendengar suara sanee langsung teringat.
ya tuhan, aku lupa sanee pasti sudah selesai mandinya. kenapa dia berteriak saat ada karyawan. batin khan
" tuan, apa tuan mendengar suara yang memanggil nama tuan.?" tanya lita
" apa, sepertinya kamu kurang istirahat" jawab khan mengeles
" owh.. i.. iya mungkin.. ya sudah tuan saya balik dulu. selamat pagi" pamit lita
" pagi" balas khan singkat, lalu menutup pintunya.
sepertinya aku pernah mendengar suara itu, suara itu sepertinya tak asing.batin lita
...
khan menaiki anak tangga dengan cepat ia mendengar sanee memanggil namanya. saat sudah dibalik pintu kamar mandi khan menjawabnya.
" apa aku disini, aku tadi ada tamu. kau sudah selesai.?"tanya khan
" oowh, maaf khan aku tidak tau. aku sudah selesai mandinya" jawab sanee. mendengar sanee selesai mandi khan dengan cepat masuk menggandeng tangan sanee membantu berjalan.
saat sudah di ranjang, khan duduk disebelah sanee.
" sanee" panggil khan
" apa.?" balas sanee
__ADS_1
" kau tau tidak? tadi aku ada tamu dari kantor" jawab khan
" terus.?" tanya sanee
" aku besok dapat undangan ke peresmian kantor cabang 16.. pembangunan gudang sudah selesai" jawab khan
" datanglah" kata sanee seakan tau kalau khan adalah orang penting
" kamu tidak mau ikut.?" tanya khan
" kau bercanda.? apa aku harus memegang tanganmu terus biar aku bisa berdiri dan jalan.? kau taukan kakiku masih sakit" kata sanee
" hummt" gumam khan
" datanglah tanpa aku, aku dirumah saja. lagian aku juga lagi mager dirumah. apalagi sekarang musim hujan" perjelas sanee
" ya sudah, kalau memang kondisinya seperti ini harus bagaimana lagi" kata khan
" nanti belikan aku bakso yah hehe" kata sanee
" beres" kata khan sambil memegang kepala sanee
keesokan harinya ...
mendung pagi ini menyelimuti acara peresmian. hari ini khan tidak ditemanni hozen seperti biasanya. karena hozen harus stay dikantor utama. setelah menempuh perjalanan selama 1 jam sampailah khan di tempat tujuan. kedatangan khan sangat disambut oleh pegawai kantor, khususnya para wanita. karena khan terkenal dengan wajah tampan, baik hati dan kaya raya. mereka tidak tahu bahwa bos besarnya sudah menikah. hanya sebagian orang yang mengetahui status married khan. sahabatnya dan beberapa pegawai kantor utama. terlebih lagi khan belum pernah mengenalkan istrinya ke orang umum dan belum melakukan resepsi. pegawai kantor tidak ada yang berani bergosip tentang kehidupan bos besarnya. karena akan berimbas pada karirnya.
" hey, bos besar datang. lihat mobilnya wah .. keren " kata salah satu pegawai wanita kepada teman wanitanya.
lita mendengar itu hanya tersenyum sinis.
hello, kalian ga level sama tuan khan. kalian ga ngaca.? batin lita
lita sadar memang cantik dari pada mereka, maka dari itulah lita sombong karena kecantikkannya. namun, dari pada lita sanee lebih unggul. hehehe..
bersambung ..
__ADS_1