Yang Tak Terduga

Yang Tak Terduga
hampir saja


__ADS_3

khan yang malu karena keceplosan, akhirnya pamit ke kamarnya untuk ke mengambil handphonenya. dilihatnya ada whatsapp yang masuk dari klien. dibacanya. ternyata ada undangan meeting di dubai. khan pun menghubungi hozen lewat whatsapp nya.


Khan : hozen, besok selasa pagi kita meeting di dubai. bersiaplah, hari senin jemput aku di stasiun pasar senin dengan memakai mobil kantor. tolong kamu pesankan tiket pesawat dan bilang ke sekertaris heni dan sofi untuk menghandel kantor saat kita meeting. terima kasih.


hozen : siap, sedia bos.!


lalu, khan berjalan ke ruang bawah perpustakaan . ia ingin meluangkan waktunya untuk membaca yang memang hobinya, yang minggu - minggu ini dia memang sibuk.


didapur, sanee yang sudah mencuci piring ter ingat dengan sepatu - sepatu kemarin malam yang belum dibereskan. dia pun turu kebawah, saat sanee hendak mengangkat beberapa tas plastik yang berisi sepatu baru itu. sanee melihat khan yang memegang buku sambil melamun melihat keluar jendela.n



" khan" panggil sanee dari sisi ruangan. lamunan khan terusik dan menoleh, dilihatnya sanee yang hendak membereskan barangnya. khan pun bangkit dari sofa itu ,setelah meletakkan bukunya dan menghampiri sanee.


" mau , dipindahkan ke kamarmu.?" tanya khan


" Iya, boleh minta tolong bawakan sebagian.?" tanya sanee, khan tidak menjawabnya, tapi langsung dibawanya tas plastik itu. sanee pun membawa sebagian darinya. lalu mereka menaiki tangga.


" khan , kamu tadi melamun apa.?" tanya sanee

__ADS_1


" owh, tidak aku tidak melamun" jawab khan


"benarkah.?" tanya sanee


" yah, aku hanya berpikir" jawab khan


" owh, " gumam sanee


sampailah mereka dikamar sanee, diletakkan barang- barangnya ditempatnya. khan yang dari tadi melihat sanee menata barang-barangnya sambil duduk di tepi ranjang bangkit mendekati sanee.


" sanee, cepat yah kamu kemasi baju kedalam koper" kata khan tanpa penjelasan yang membuat sanee kaget dan terdiam.


" mulai besok kamu tinggal dirumah kakek absy" kata khan, sanee pun syok. entah apa yang dipikirkan khan.


" kenapa, kenapa .. Aaa...aku harus tinggal dirumah kakek absy.?" tanya sanee memberanikan diri dengan kata terbata bata


" aku besok selasa ada meeting di dubai, aku dan hozen akan berangkat senin siang. balik kesini sekitaran jumat siang juga. oiya nanti malam kita berangkat naik kereta kerumah kakek absy." perjelas khan


"oowh, ku kira kamu mengusirku " kata sanee lega

__ADS_1


" hahaha, kamu ini istriku. mana mungkin aku mengusirmu" tertawa khan, lalu khan mendekati perlahan - lahan. sanee pun merasa takut dan berjalan mundur.


" khan, apa yang kamu lakukan" kata sanee sambil berjalan mundur. Tapi khan tidak menjawabnya. dia tetap melangkah mendekati sanee. sampai akhirnya sanee terpojok di dinding.


sial, aku terpojok. batin sanee


" khan stop jangan mendekat lagi" perintah sanee sambil mengisyaratkan tangannya agar khan berhenti untuk tidak meneruskan langkahnya. tapi, khan tidak menghiraukan , khan semakin mendekat dan sanee menajamkan kedua matanya. kini mereka hampir berdekapan. khan yang ada di hadapannya, membuat sanee gugup. nafasnya berasa tersengal - sengal. khan pun mengetahui sanee kalau dia gugup dan deg-deg an.


" hey, buka mata mu" kata khan, tapi sanee tetap memejamnkan matanya karena takut khan melakukan aneh - aneh padanya. khan melihat tingkah sanee ingin sekali tertawa tapi khan menahannya.


" hey istriku" bisik khan, tanpa menyentuh daun telinga sanee. sanee mendengar kata itu merasa jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya.


ya allah, perasaan apa ini. batin sanee


" aku akan menciummu" kata khan, lalu khan perlahan berjalan mundur


" khaaaaan!" teriak sanee, lalu membuka matanya. ternyata ia sedang dikerjai oleh khan. sanee melihat khan berjalan mundur dan duduk kembali di tepi ranjang seperti tadi sambil tertawa.


" hahahahah, tenang lah. aku tidak sekurang ajar itu. yah meskipun aku ini memang makhluk berdarah panas "perjelas khan sambil tertawa lepas karena berhasil mengerjai sanee.

__ADS_1


dasar! khan hampir saja. batin sanee


__ADS_2