
setelah digodain khan, sanee bergegas untuk mandi. membersihkan tubuhnya yang memang terasa gerah. setelah, mandi ia bergegas dandan seperti biasa. namun kali ini dia memakai mini dress, saat ia menyisir rambutnya. khan mengetuk pintu kamarnya.
" sanee" panggil khan sambil mengetuk pintu, sanee pun bergegas membukakanya.
" ya, ada apa.?" balas sanee sambil menatap khan, khan pun melihat sanee memakia mini dress terheran. khan melihatnya tanpa berkedip.
" khan.?" panggil sanee sambil membunyikan jarinya, sketika itu khan sadar.
" ada apa.?" tanya sanee lagi
" aku berangkat kerja dulu yah" jawab khan
" oowh, iya .. hati - hati" kata sanee
" Iya, assalamualaikum " pamit khan
" waalaikum salam" balas sanee
__ADS_1
Lalu, khan berjalan menuju lantai atas. sanee melihat khan menuruni anak tangga. setelah khan pergi , dan terdengar suara mobilnya melaju meninggalkan rumahnya. sanee nampak kesepian dirumah sebesar ini. lalu sanee teringat bahwa dia belum memasak untuk makan siang. bergegaslah dia ke dapur. diambilah sayuran dari dalam kulkas. kali iji dia memasak sayur sop dan perkedel kentang. dipotonglah sayur mayur itu, dan diraciklah bumbu untuk sajian. setelah 1 jam sanee berasa didapur, akhirnya pekerjaan itu sudah selesai. dilihatnya jam dinding yang menunjukkan waktu 10.00 pagi.
sanee bergegas untuk mencuci bajunya yang kotor, saat masuk keruang cuci sebelah dapur. dilihatnya baju khan yang kotor ada didalam keranjang baju. sanee pun memasukkan bajunya dan khan kedalam mesin cuci. sambil menunggu curiannya, sanee melihat baju khan yang sudah kering yang mungkin beberapa hari belum diangkat dari jemuran. setelah cucian sudah bersih dijemurlah pakaian itu dengan rapi. dan baju yang telah dilipat ia taruh didalam kamar khan dan meletakkannya di tepi ranjang. saat sanee meletakkan baju yang sudah dilipatnya ke kamar khan. dilihat handphone khan yang tertinggal di atas meja nakas. saat itu juga ada telepon yang masuk. sanee pun menghampiri meja nakas itu dan diangkat telepon itu yang tidak ada nama yang terterah hanya nomor telepon saja yang terlihat.
"assalamualaikum, hallo" kata sanee, namun tidak ada jawaban.
" hallo.?" kata sanee sekali-lagi , tapi tidak ada balasan. lalu dilihat layar hp itu ternyata sudah ditutup oleh penelpon yang tak dikenal itu.
" 0821****9993 belakang nomornya 9993 siapa yah?" tanya sanee lalu, menaruh hp itu ketempat semula. tiba- tiba hp itu berbunyi lagi sebentar, lalu dimatikan.
" hmmm, ini orang cuman iseng atau memang ga punya pulsa" kata sanee kesal. dilihatnya lagi nomor itu lagi.
...
" kamu.?" kata khan kaget melihat kliennya, yang ternyata dulu adalah mantan kekasihnya sewaktu kuliah semester 5
" iya khan, aku icha. ayo duduk" kata icha, sambil berjabat tangan. khan pun duduk.
__ADS_1
pantas saja, hozen menyuruhku untuk datang sendiri. kalo tau begini, aku tadi mengajak hozen. biar tidak menimbulkan fitnah. kata khan dalam hati
icha memang mantan kekasih khan dulu saat semester 5 di kampus, namun icha berselingkuh dengan adik kelasnya yang lebih tajir darinya. khan sempat sangking karena dulu ia tidak berhijab dan sekarang memakai hijab.
" jadi khan, aku diutus dari ceo ku untuk menjalin kerja sama denga perusahaannmu. untuk berinvestasi...." perjelas icha, khan hanya terdiam mendengarkan icha tanpa menatap dia.
"khan, kamu mendengarku?"tanya icha. lalu khan menatap icha
" ya.. ya aku mendengarkan " kata khan lalu menunduk lagi
" jadi, bagaimana.?" tanya icha
" baik, aku akan tanda tanganmu kontranya" jawab khan. lali icha menyodorkan kertas yang berisi perbaikan kontra dan khan memandang tanganninya.
Setelah itu, khan langsung berpamitan.
...
__ADS_1
didalam mobil, khan meluapkan kekesalannya dengan membuang tas kerjanya. ke tempat duduk belakang.
entah kenapa, rasa tersakiti itu muncul kembali. akhirnya khan mamatanyberkaca-kaca. dia mengembuskan nafas dengan kasar. khan pun bergegas untuk kembali kekantor.