Yang Tak Terduga

Yang Tak Terduga
brosur


__ADS_3

setelah sholat isya'berjamaah, khan dan sanee bergegas untuk ke mall. seperti biasa sanee masih sibuk dengan dandannya.


" sanee, aku tunggu di depan teras. " teriak khan di depan kamar sanee


" iya, sebentar aku masih pkai lip cream!" balas sanee dalam kamar


khan yang sudah menunggu, di halaman. sanee keluar dari pintu utama.


" apa kita naik motor.?" tanya sanee heran


" iya, ini motorku" jawab khan sambil menyodorkan helmt


" tumben.?" celetuk sanee sambil menggenakan helmt di kepalanya


" kau tau kan, jalanan pasti macet. aku tidak mau menunggu dikala macet waktu lihat box office" balas khan


" ooooh," balas sanee singkat


" ayo naik" perintah khan, sanee tidak menjawabnya. tapi, langsung naik.


awas saja yah, kalau kamu ngebut. batin sanee dalam hati


akhirnya mereka sudah melewati beberapa meter jalan dari rumah. pas ada polisi tidur, sanee hendak mau jatuh karena tidak pegangan.


" awas jatuh pegangan yang benar" kata khan


" jadi, kamu mau tanganku melingkar di badanmu.?" celetuk sanee kesal, karena selalu ada kesempatan dalam kesempitan


" hahahaha" khan malah tertawa


" kenapa tertawa, sengaja kan tadi?" tanya sanee


" hey, nona. aku tidak memaksamu melingkarkan tanganmu di badanku. kau bisa pegangan besi dibelakang.. hahah" jawab khan sambil tertawa geli


" dasar yah!" kata sanee, refleks memukul punggung khan


mendengar saran yang bagus, akhirnya sanee berpegangan di besi belakang.


...


didalam bioskop,


" kita nonton apa.?" tanya sanee


" no film hororkan" jawab khan yang mengerti kalau sanee phobia dengan film horor


" iya, betul" kata sanee sambil membunyikan petikan jarinya


" kalau begitu film cinta" celetuk khan


" iya" salut sanee

__ADS_1


" baiklah kamu beli popcorn pprsi jumbo yah, sama soda. aku yang ngantri tiket" kata khan sambil menyodorkan uang ke sanee


" baik, boss" kata sanee sambil mengambil uang darinya


setelah mereka dapatkan tiket, popcorn dan soda. mereka masuk ke dalam ruangan. kali ini mereka dapat bangku paling depan deretan nomor 3 dari bawah.


" ini kursinya" kata khan, mereka pun duduk.


" khan, kita lihat film apa.? tanya khan


" Hummt, divergent" jawab khan


" owh,." kata sanee, sanee yang tak faham dengan bahasa inggris itu hanya menurut saja.


setelah ruangan telah penuh dengan penonton, filmpun dimulai. ternyata ini bukan film cinta, ini film action.


mana, katanya film cinta. ternyata film action. batin sanee protes


sanee melihat khan, sedang menikmati film yang dilihat.


" khan" panggil sanee, seketika itu ia menoleh.


" ada apa sanee.?" tanya khan


" katanya film cinta" jawab sanee


" haha, aku juga tidak tau. tapi aku baca novelnya kelihatannya bagus dan ada kisah cintanya. mungkin masih belum" jelas khan


" uhmmt" kata sanee


" iya" jawab sanee sewot


akhirnya, sanee pun melihat film itu memang aga terpaksa, namun ditengah - tengah film sanee nampak sudah menikmati film yang tadinya ia sempet ragu. hingga tak terasa sudah waktunya film mencapai ending.


" yah, sudah selesai" kata sanee


" hey, bagus kan.?" tanya khan


" iya, lumayan. tapi aku sedikit terharu mau nangis. pas si cowo nya tadi pura - pura tidak kenal ceweknya. jahat banget" jawab sanee


" itukan juga untuk melindungi si cewenya" kata khan


" iya tapi kan, ga seharusnya begitu" kata sanee sewot


" Hadeh, emang yah. pemikiran cowo sama cewe beda" kata khan


mereka berjalan saling debat, hingga akhirnya langkah khan terhenti melihat agent travel.


" kenapa berhenti.?" tanya sanee


" sebentar, tunggu disini" jawab khan, sanee menurut. khan menghampiri agen travel itu.

__ADS_1


mau apa dia kesana.? ingin berlibur.?batin sanee


khan menghampiri sanee, dia membawa brosur.


" brosur, untuk apa.?" tanya sanee, khan mendekat dan membisikkan kertelinga sanee.


" bulan madu" bisik khan lirih, sambil tersenyum


" apa. aku tidak mau?!" sanee melonggo


" hahahaha, tidak mau.? ya sudah. batal ... ayo makan!" kata khan sambil tertawa renyah


khan menyimpan brosur itu disaku hoddienya, mereka kini memasuki restoran jepang. sanee nampak masih asing dengan makanan yang dipesan khan. saat khan sudah melahap makanannya, sanee masih memegang sendok dan masih bingung ia harus memulai makanan yang mana dulu. karena ada beberapa macam menu di hadapannya.


" sudah makan saja, ga usah sambil mikir" perintah khan sambil memasukkan makanan irisan ikan mentah yang dikasih kecap. kata orang jepang bilang itu sashimi ke mulutnya. sanee menelan ludah saat khan memakan makanan mentah itu dengan lahap.


" makanlah, ini sudah matang yakiniku nya. ambilah" kata khan sambil menunjuk daging di pemanggangan.


dagingnya masih merah, kok dibilang matang. batin sanee


"emmm, aku mau makan ini aja" sambil menyendok sesuatu yang dipiring


" owh, tampura " celetuk khan


" owh, ini tampura." kata sanee mengikuti, lalu memasukkannya ke dalam mulutnya.


" Enak kan.?" tanya khan, sanee tidak menjawab hanya menganggukkan kepalanya.


" ini sushi, ini tokoyaki, ini dorayaki, ini sup miso, ini shabu - shabu" kata khan


" khan, lain kali kita makan di warteg atau warung lesehan aja yah. aku bukannya tidak suka. aku bisa makan apa saja. tapi, aku tidak terbiasa makan makanan seperti ini.lagian ini terlalu banyak." kata sanee


seketika itu, khan mengehentikan makannya.


" swear it agaian" sambil menunjukkan dua jari


" hehe, aku ga ngerti kamu ngomong apa" kata sanee polos


" hahaha, janji tidak akan lagi" kata khan


"maaf yah khan, kalo aku cerewet hanya saja. makanan ini terlalu banyak buat kita makan berdua dan aku tidak terbiasa. hehe" kata sanee sambil menrapatkan kedua tangannya didepan dadanya


" iya, sanee. " kata khan.


setelah, kenyang mereka cus pulang. sampai dirumah khan dan sanee langsung masuk kamar masing - masing.


sanee didalam kamarnya, langsung tidur. tidak seperti biasanya ia melakukan sesuatu sebelum tidur. mungkin dia sedang kecapekan karena latihan tadi. beda dengan khan, dia sedang membaca brosur yang tadi nya ia dapat dari agent travel.


resort ini lumayan bagus, pantainya juga indah. serasa pulau pribadi, eh tunggu ini juga bagus, di tengah hutan asri. pasti nya sejuk. tapi sanee suka atau tidak yah.? kata khan pelan


khan membaca ulang brosur tersebut, karena terdapat banyak destinasi pariwisata yang luar biasa. sampai akhirnya ia mendapatkan pilihan pertama dan terakhirnya adalah pantai.

__ADS_1


yah, pantai saja. untuk berlibur. aku juga rindu didiving, main air di pantai. kata khan sambil melihat brosur itu.


kesokan pagi nya...


__ADS_2