Yang Tak Terduga

Yang Tak Terduga
ngambek (part 1)


__ADS_3

Kejadian itu terulang lagi, seperti yang dikereta tadi.


Kenapa kejadian ini berulang lagi, kesel dech.! Batin sanee


Khan dan sanee melanjutkan makannya, sanee makan dengan cepat. Dan selesai lebih dulu dari khan.


"Sudah habis.?" Tanya khan


"Iya" jawab sanee


Perlahan sanee beranjak dari meja. Khan hanya mengawasinya.


" Aku mau tidur dulu khan" kata sanee


Khan tidak menjawabnya, dia hanya mengangguk dan menikmati makananannya. Sanee perlahan meninggalkan khan yang sedang asyik makan.


...


Setelah khan mengaji, lalu melipat sajadahnya dan meletakkan peci dimeja nakas. Tiba- Tiba gelap. Yaaps, lampu mati. Khan meraba loker meja nakasnya dan mencari hpnya, dinyalakan senter hpnya. Saat senter menyalah. Khan mendengar sanee berteriak menyebut namanya. Segera ia menghampiri. Dan khan Sudah Masuk ke dalam kamar sanee, dilihatnya sanee tidak ada dikamarnya. Terdengar dia berada dikamar mandi, dan segera ia membuka pintu kamar mandi, sanee langsung memeluk khan.


" Aku tadi cuci muka, pas uda ngebilas wajah. tiba-tiba pas melek kenapa semua gelap" kata sanee memeluk khan.


"Sudah, jangan takut. ada aku"kata khan.


mereka masih berpelukkan. tiba-tiba lampu seketika menyalah. mereka kaget, sanee langsung melepaskan pelukkannya. khan, pun membiarkannya.


" maaf, Aku tidak sengaja" kata sanee


khan hanya tersenyum. sanee melihat ekspresi khan.


dasar, apa semua pria itu suka mencari kesempatan ditengah kesempitan.?batin sanee


" Sudah, kamu bisa balik kekamar mu lagi khan. lampunya Sudah menyalah. aku Sudah tidak takut lagi kok" kata sanee, yang memang berniat untuk mengusir khan dari kamarnya.


khan tidak menjawab, hanya tersenyum sinis sekarang, ia menatap sanee lebih lama dan pandangannya tertujuh pada sanee. khan melihat, ujung rambut dari ujung kaki. sanee masih belum paham, khan yang fokus melihat baju lingerie model brukat dress mini.


"khan" panggil sanee, khan tidak menjawabnya. dia hanya fokus kesanee. sanee baru menyadarinya, yang ia kenakan sekarang ialah lingerie sexy dari dinnar.


haduh, apes ini. kenapa aku Pakai baju ini. saat khan Masuk kekamarku Tampa sengaja.! batin sanee


" kamu sejak kapan, Pakai baju seperti ini.?"tanya khan


" kenapa, memangnya aku tidak boleh. aku ada dirumah. dan dikamarku sendiri" jawab sanee menantang kesal


" iya juga sih" kata khan singkat


nah, aku menang. batin sanee


" ya Sudah, Pakai baju itu setiap hari dan Pakai pakaian itu kalau ada dihadapanku yah. hahaha" perintah khan, Dengan tertawa.


dasar. aku malah diskak mat.🤦‍♀️batin sanee


"kena.. kena.. kenapa harus begitu!"kata sanee ingin berontak


" hahaha, siapa suruh kamu menantang jawabanku" kata khan lalu menyentil pelan kening sanee

__ADS_1


sanee mengosok keningnya, meskipun ia tak kesakitan. mungkin karena gerakan reflek.


" hahaha.. sudah, sana tidur. tidak usah mengusirku dari kamarmu. aku juga akan pergi" kata khan berlalu sambil berjalan keluar menuju pintu kamar.


sanee pun jengkel, dia masih terbawa perasaan saat khan hari ini Sudah dua kali ini menyentuh bibirnya dengan tangannya. yah, meskipun ia tidak menciumnya seperti kejadian dimana sanee terpengaruh permen coklat cinta. berteriak lah dia :


" kau Sudah lupa, ini ... ini.. ini..dan ini.. oleh sebab itu aku mengusirmu dari kamarku."kata sanee kesal sambil menunjuk bagian-bagian yang ada stempel kepemilikan.


khan, mendengar perkataan sanee langsung menghentikkan langkah kakinya dan berbalik arah.


"oh, jadi karena itu.. kau masih trauma.?" tanya khan.


tetapi, sanee tidak menjawabnya. kini sanee hanya tertunduk malu dan takut. sanee juga menyadari bahwa kejadian itu tidak sepenuhnya Salah Khan. namun selepas kejadian itu sanee Merasa canggung dan temprament dan sedikit terbawa perasaan. apakah dia trauma.? yah mungkin saja. tak khayal juga kata-kata trauma tadi menusuk nya perlahan.


khan , berjalan mendekat. dan satu persatu membuka baju kokonya. sanee yang dari tadi menunduk, akhirnya memberanikan diri melihat khan


yang terdengar langkah kakinya semakin mendekat kepadanya.


ini, kenapa dia membuka kancing bajunya. ya tuhan. dia mau apa.!batin sanee


khan semakin dekat dan dekat. sanee berjalan mundur dan dia mentok ditembok. kini sanee tidak bisa mundur.


khan Sudah melepas baju kokonya. sanee melihat dada dan perut bidang khan, menelan luda. keduanya Saling bertatapan.


jangan-jangan. khan mau minta.... batin sanee terhenti mendengar kata-kata khan.


" Pakai baju mu dengan baik dan pada tempatnya" kata khan sambil menutup tubuh sanee dengan baju kokonya. sontak sanee Menangis dan meminta maaf karena ia Sudah berpikirian yang aneh-aneh.


" hiks.. hiks.. maafkan aku khan" kata sanee sambil Menangis


sanee melihat khan, seakan penasaran dengan kalimat terusannya.


" Sudah, aku mau balik kekamarku" kata khan lalu, tersenyum.


sejak kejadian itu sanee sedikit kesal.


...


sanee masih tertidur, sehabis sholat shubuh. khan mengetuk pintu kamarnya beberapa kali, namun tidak ada suara ataupun jawaban.


sanee belum bangun, tumben.? mungkin dia kecapekan.batin khan


kali ini, khan berangkat pagi - pagi sekali. ia juga belum sempat sarapan.


"breeeeem," helmt pun terpasang. segera ia tancap gas.


jalanan masih sepi, hanya beberapa kendaraan saja yang melintas. udara dingin membelai khan yang nembusnya. ia pergi ke kantor pagi ini untuk menanda tanganni beberapa berkas sebelum ia pergi ke kampus.


sesampai kantor, terlihat satpam menundukkan kepalanya sebagai tanda hormat, khan hanya melambaikan tangannya dan masuk kedalam ruangannya. berkas menumpuk di mejanya, dibaca dan di tanda tanganninya.


...


dirumah, alarm hp berbunyi lagi yang tadinya sempat diabaikan oleh sanee. ia terbangun bersandar di tempat tidurnya,mengumpulkan segenap tenaganya yang berhamburan karena terbawa mimpi. ia keluar kamar dan berjalan menuju dapur, ia masak seperti biasanya. setelah, matang. dan sanee melihat jam dinding menunjukkan pukul set.8 pagi. namun, khan tidak terlihat keluar kamar ataupun menyapanya didapur. ia berjalan menuju kamar khan, dan mengetuk pintunya.


" khan, sarapan" kata sanee dibalik pintu, namun tidak ada jawaban.

__ADS_1


" khan, ayo sarapan. hari ini aku masak nasi goreng" kata sanee, namun tidak ada suara sama sekali.


hey, khan. kau keluarlah.! kalau tidak aku bakal teriak lebih keras lagi. oiyah. apa dia marah dengan kejadian tadi malam. batin sanee


"khan ayo kita sarapan!" kata sanee agak keras sambil mengedor keras pintunya. namun , tiada hasilnya.


ya tuhan, ini yah kebangetan kalo mo ngerjain orang. batin sanee


" khan, aku masuk.!" kata sanee, lalu masuk kedalam kamar khan.


sanee tengok sana - sini, tidak melihat khan.


apa dia sedang berolah raga atau sedang dikamar mandi.?tanya sanee dalam hati


" khan, ayo sarapan" kata sanee sekali lagi, sambil berjalan menuju ruang olahraga yang berdekatan dengan tempat tidurnya.


dilihat, ruang itu kosong.


dimana dia, apa dia kamar mandi.?tanya sanee dalam hati.


sanee berjalan menuju kamar mandi khan, dan diketuk pintunya.


" khan, apa kamu didalam.?" tanya sanee, namun juga tidak ada jawaban. sanee yang penasaran lalu dibukanya, ternyata kosong.


hey, kamana dia.? tanya sanee


sanee pun keluar kamar, dan turun ke lantai bawah. ternyata dibawah juga tidak ada. sanee berlarian menuju garasi mobil. sempat kaget melihat beberapa mobil mewah dan keren khan, yang terpakir rapi. kini dilihatnya dari kejauhan mobil yang biasa ditumpangi khan, masih ada.


mobil yang biasa ditumpanginya masih ada, tapi dia kemana yah.? apa sudah berangkat ke kantor.? Hummt, mungkin dia dijemput hozen.batin sanee


segera sanee berjalan menuju kamarnya, nafasnya terpenggal- pengal saat menaiki anak tangga.


ya tuhan, sepertinya aku ini mulai tua yah. menaiki tangga seperti ini saja nafasku terpenggal- penggal.


sanee, mencari kontak khan. ini dia kontak khan yang dibernama :


khan adnan🤪


sanee meletakkan hp, itu ketelinganya. teleponnya terhubung. dan terdengar suara khan.


"assalamualaikum, khan kamu dimana.? ayo sarapan" ajak sanee


" waalaikum salam, aku sudah dikantor. maaf yah sanee. aku tidak memberi tahu mu. pagi-pagi sangat tadi aku beberapa kali mengentuk pintu kamarmu. tapi, tidak ada jawaban. jadi aku berangkat ke kantor. kamu sarapan sendiri aja yah, untuk saat ini, aku sarapan dikantor saja. nanti siang aku akan temanni mu dirumah." jawab khan panjang


" hummmt, baiklah. ya Sudah.cepat sarapan. selamat beraktifitas" tutur sanee sedikit jutek


" terima kasih san..." kata khan terputus, karena mendengar sanee mematikan telponnya lebih dulu.


khan menatap layar hpnya.


" mematikan telponnya tanpa salam, Sudah ... kurasa sanee mungkin kesal kepadaku" kata khan pelan


...


di rumah,.

__ADS_1


" kalo tau kek gini, yah .. ga usah aku naik turun tangga, keliling rumah nyari dia. yang dicariin ternyata lagi dikantor" ngomel sanee sambil, melahap nasi di mulutnya.


__ADS_2