Yang Tak Terduga

Yang Tak Terduga
masalah 1


__ADS_3

pembantu dan satpam dirumah sudah khan alihkan ke kantor cabang baru. pagi ini khan sudah sibuk didapur untuk memasak sarapan. sesudah masak khan membangunkan sanee yang tertidur.


" sanee bangun sarapan" kata khan membangunkan sanee


" iya" sambil mengusap kedua matanya


" buka mulutmu" perintah khan


sanee menurutinya saja, wajar dia masih mengumpulkan nyawanya.


" makan yang benar kunyah .. terus telan" kata khan


sanee mengunyah makanan yang ada dimulutnya.


" enak sekali" kata sanee menatap khan


" benerkah.?" tanya khan


" he.em enak.. seperti masakan restoran" jawab sanee


" jelas chef adnan khan yang masak" kata khan dengan bangga


" kamu yang masak. bukannya ada bibi?" tanya sanee tidak percaya


" iya dong aku yang masak. mulai sekarang bi yanti ,bi susi dan pak budi sudah aku pindahkan ke cabang baru. biar kita bisa mesra - mesraan disini" jawab khan ngeles sambil tersemyum


" uhuk uhuk" sanee kesedak mendengar penjelasan khan


" pelan pelan.. minum ini" kata khan sambil menyodorkan minum


sanee minum air putih sambil ngebatin.

__ADS_1


ini kan masak beef baberque ga gampang masaknya kenapa bisa enak. pasti bohong. bi yanti atau bi susi yang masak. aku yakin. batin sanee


" khan ini benar kamu yang masak.?"tanya sanee meyakinkan khan


" tentu saja, mau ku ajari.?" tanya khan


" tidak - tidak, biar kamu saja yang masak.. hehe" jawab sanee nyengir


" dasar!" balas khan sambil menyentil pelan kening sanee


" makan lah, aku mau ke ruang kerja sebentar .." perintah khan sambil beranjak dari ranjang dan meninggalkan sanee yang sedang sarapan.


...


diruang kerja khan mengutak ngatik file di laptopnya, ada beberapa e-mail yang masuk. khan terheran ada satu e-mail yang alamat e-mailnya menggunakan e-mail pribadi. "LALALITA@MAIL.COM"


" ini siapa yah, kok mengirim e-mail lewat alamat pribadi bukan kantor. biasanya tidak ada yang menggunakan e-mail pribadi untuk pekerjaan. Selain hozen." kata khan sambil mengecek isi e-mail itu


" Owh ternyata ini dari kantor cabang 16 .. tapi kenapa tidak menggunakan e-mail kantor saja.?" kata khan heran


" khan" panggil sanee saat khan baru masuk kekamarnya


" aku mau mandi, sudah 2 hari aku tidak mandi. badanku terasa pegal" kata sanee


" baiklah, tapi kakimu jangan sampai kena air. biar aku pakaikan plastik dulu dan menyiapkan air hangat" kata khan sambil masuk kekamar mandi


sesudah semua siap, khan menunggu sanee yang sedang mandi sambil mengutak ngatik hpnya di sofa kamar. tiba - tiba terdengar suara bel rumah berbunyi.


" siapa yah.? pagi - pagi sekali .. masih jam 8 pagi" kata khan heran. segera ia beranjak membukakan pintu rumah.


khan membukkan pintu..

__ADS_1


" selamat pagi tuan..saya lita" kata seorang perempuan yang tak lain adalah lita


" pagi, kamu yang e-mail saya yah.? kenapa pagi sekali datang kesini padahal saya sudah balas jam 10 pagi. kamu belum melihat balasan e-mail saya?" kata khan


" ma maaf.. saya tidak sempat melihatnya, sekali lagi maafkan saya tuan" kata lita


" sudahlah kamu sudah di sini .. ayo masuk" perintah khan, khan membiarkan pintu rumahnya terbuka.


khan mengajak lita masuk kedalam rumahnya, saat lita masuk dia sempat takjup melihat ruang tamu rumah khan yang sangat luas terlihat rak buku yang tersusun rapi dan ada beberapa sofa disana.


" duduklah" perintah khan


" baik tuan" kata lita duduk di sofa berwarna abu - abu itu


" mau minum apa.? Soda, ion water, teh atau jus.?" tanya khan


" terserah tuan" jawab lita, khan mengangguk pergi mengambilkan minuman dilemari pendingin pojok sebelah vas besar.


gila yah, sofanya empuk. rumahnya wangi, bersih gaya ruangannya modern classic ada mini dapur, ada ruang perpustakaan, semua tersusun apik dan rapi. batin lita


"minumlah" kata khan menyodorkan minuman Susu coklat botol beserta sedoran dimeja


" baik tuan, terima kasih" ucap lita lalu meminumnya


khan duduk di hadapan lita. beberapa teguk, lita meletakkan minumnya.


"tuan khan, apakah masih ingat saya lita yang waktu dikereta.?" kata lita


"owh, iya" kata khan datar


" terima kasih tuan, berkat tuan saya Sudah hampir dua bulan bekerja" kata lita. khan tidak mengubris perkataan lita. bukamnya dia sombong hanya saja ia hanya membantu. setelah itu kelanjutannnya ada pada usaha lita sendiri.

__ADS_1


" jadi, mana berkasnya" kata khan melihat lita dengan wajah fatar


bersambung..


__ADS_2