
sanee duduk di kursi tamu, dia memandang khan yang sedang berjalan ditengah - tengah temannya yang hendak duduk dikursi yang telah tertata rapi.
aku salut padamu khan, harta mu melimpah, ganteng, dan pintar. kau juga cinta dengan ilmu. ditengah kesibukannya, kau tetap nomor satukan kuliahmu. batin sanee
acara berjalan dengan lancar dan syaduh. tiba saatnya khan maju untuk mendapatkan gelar doktornya. dari kejauhan sanee melihatnya dengan tersenyum lebar. saat hendak kembali kursi, khan sempat melambaikan tangannya kepada sanee. sanee juga membalasnya dan menjempolkan ibu jarinya 👍🏾.
saat acara wisuda hendak selesai, tibalah saat dimana rektor memberitahukan predikat wisudawan dengan nilai terbaik. saat nama kabir adnan khan dipanggil, semua orang bertepuk tangan tak terkecuali sanee. sanee tersenyum lebar, seakan dia bangga.
saat khan naik keatas mimbar wisuda, semua pandangan tertuju pada khan, dan mereka semua bertepuk tangan.
"hey, senior khan dapat predikat kumlot. aduh. lengkap sudah. ganteng, alim, tajir , pinter pula" kata perempuan dibelakang sanee.
sanee mendengarkan perkataan mereka, seolah ada rasa cemburu sedikit.
acara wisuda, telah selesai. semua wisudawan telah berkumpul dan kembali ke keluarga masing - masing.
sanee menghampiri khan yang sedang bersama teman - temannya. temannya saling berganti memberi ucapan selamat atas dirinya menjadi wisudawan terbaik. saat sanee hendak mendekat, khan melambaikan tangannya kepada sanee. sontak teman - temannya langsung memandang sanee.
" siapa itu.?" tanya mereka semua
" istriku" jawab khan, sanee sudah mendekat.
" ya sudah, kami balik dulu ke keluarga kami. " kata salah satu orang dari mereka
" iya, makasih yah bro" balas khan
" jangan lupa, tanggal 22 juni reoni yah, ikut" kata mereka yang bertumbuh pendek
" Inshaaallah, aku usahakan" jawab khan
lalu, mereka semua pergi. sanee tetap berada di samping khan. khan melihat sanee, tersenyumlah khan pada sanee.
" selamat yah khan, kamu jadi wisudawan terbaik" kata sanee sambil tersenyum
" terima kasih yah, mana hadiahnya.?" tanya khan sambil tersenyum
" hadiah.?" tanya sanee tidak mengerti
" iya, coba lihat. mereka yang diwisuda mendapat hadiah dari orang terdekatnya. masa aku tidak." kata khan
__ADS_1
" apa.? kau minta hadiah apa.?" tanya sanee bingung
" ayoo" jawab khan, sambil menyeret tangan sanee.
mereka keluar gedung dan duduk dikursi taman.
" aku beri kamu, waktu 3 menit untuk memberikan aku sebuah hadiah. Aku tunggu disini" kata khan
" apa.?" tanya sanee malah bingung hadiah apa yang harus diberikan.
" 3 menit, dari sekarang" kata khan, dengan sigap sanee meninggalkan khan untuk mencari hadiah untuknya.
ditengah jalan sanee mengomel - ngomel berlarian sambil otaknya berpikir.
" aku harus memberi apa.? kau kan sudah punya segalanya." kata sanee.
saat di depan gedung ia melihat sebuah boneka lucu.
" apa aku beli saja boneka itu, untuk hadiah khan.? tapi tunggu apa aku bawa uang.? kenapa aku baru berpikir sekarang.?" ngomel sanee, sambil meraba dompet di tas.
" ya tuhan, kenapa tepat dimoment ini aku tidak membawa dompet, lalu aku harus membeli boneka itu dengan apa.? dan hadiah apa yang harus aku beri pada khan" sanee ngomel lagi
eh, daun semanggi. batin sanee
sanee memetik daun semanggi, itu. dan berlari menuju tempat khan menunggunya. tangannya, bersembunyi di punggungnya.
" mana hadiah untukku.?" tanya khan sambil tersenyum
" ini" jawab sanee sambil menunjukkan daun semanggi pada khan
" daun semanggi.?" tanya khan heran, lalu tertawa
" i........iya, daun semanggi" jawab sanee gugup, takut khan marah dan kecewa
" hahaha, terima kasih." kata khan, sontak sanee terkejut dan melongo.
" kenapa melongo.? daun semanggi kan.? bagus" kata khan
" kau paham." tanya sanee mengetes
__ADS_1
" daun semanggi, artinya keberuntungan" jawab khan.sanee tersenyum puas.
" boleh aku menyimpannya jas saku.?" tanya khan, sanee hanya mengangguk.
saat itu juga, muncul seseorang teman khan.
" khan, selamat yah. kamu jadi wisudawan terbaik" kata seorang pria bersama seorang wanita, yang tak asing.
khan dan sanee menoleh, dilihatnya seorang wanita yang tak asing di hadapannya.
apa itu icha.? mirip sekali. batin sanee
" eh, bro. makasih" balas khan, sambil menjabat tangannya.
khan juga menoleh dikit pada perempuan disampingnya.
kenapa dia bersama, irwan.?batin khan
" kenalkan ini .." kata irwan terputus
" pacar mu.?" sambung khan
" iya, tepat!" jawab irwan
" sudah ku duga, ini istriku" kata khan memperkenalkan sanee disampingnya. khan merangkulnya dari samping. icha melihat mereka seakan cemburu.
" hahah, kamu nikah ga menerima tamu yah. sampai - sampai kamu jadi pembicaraan satu kampus saat ini. wah - wah. tenar benar. dapat wisudawan terbaik plus dapat istri" kata irawan panjang
" sebab itu, cepat halalkan saja wanitamu" kata khan sengaja
" aamiin, doakan saja. eh.. Sudah dulu yah. kami mau balik. assalamu alaikum" kata irwan berpamitan
" waalaikum salam" jawab sanee dan khan, saat irwan dan icha sudah menjauh dari mereka.
" itu tadi ichakan, mantan mu.?" tanya sanee pada khan
" iya, kenapa.?" tanya sanee balik
" dia mau tunangan, kenapa dia masih mau menjalin denganmu.?" tanya sanee
__ADS_1
" hahaha, dia itu memandang cinta harus sesuai dengan harta. Sudah jangan bahas dia. tidak manfaatnya sama sekali. ayo sing song, sudah lama aku tidak sing a song." ajak khan, tanpa menunggu jawaban sanee, khan menggenggam tangan sanee dan berjalan menuju parkiran.