Yang Tak Terduga

Yang Tak Terduga
oleh - oleh


__ADS_3

hari ini hujan lebat sekali, khan turun dari taksi yang ditumpanginya. bajunya kebasahan karena tidak memakai payung. khan memasuki rumah kakek absy, khan menyapa dan memberi oleh - oleh untuk orang - orang yang ada dirumah, namun ia tidak melihat batang hidung sanee. ternyata kata dinnar ia tidur siang di kamarnya. khan pun masuk ke kamar, dan melihat sanee yang tertidur pulas. khan memasukan bajunya yang kotor ke keranjang. lalu berbaring di ranjang, khan menarik selimut tebal yang tidak dipakai sanee karena sanee tidak suka tidur menggenakan selimut. ditatapnya sanee dari kejauhan.


maafkan aku, tidak sering memberi kabar. batin khan


lalu khan menutup semua tubuhnya hanya kelihatan rambutnya , khan akhirnya tertidur karena sudah menempuh beberapa puluh kilometer itu.


pukul menunjukkan 15.00 sore, sanee bangun dari tidurnya. sepertinya sanee masih belum menyadari kepulangan khan dan khan berada disisi ranjang sebelahnya. sambil menguap dan mengusap - siap matanya sanee berjalan ke kamar mandi, dan cuci muka. hujan merendah, sanee ingin membuka jendela kamarnya agar hawa sejuk masuk ke kamarnya. dan sanee berjalan menuju ranjang nya ingin menata tempat tidurnya. sanee nampak masih belum sadar kenapa selimut yang tadinya tertata rapi di tepi bawah ranjang sekarang melebar. ditarik selimutnya dan di hempaskan ke udara agar bisa menutup semua spring bedanya, namun sanee seakan kaget dan berteriak.


"aaaaaaaakght.!"tariak sanee dengan kencang

__ADS_1


lalu sanee menjatuhkan badannya ke lantai dan mmenutupi wajahnya. mendengar teriakan sanee yang kencang , khan langsung bangun dan meluk guling di sampingnya, guling itu dipeluknya.


"ada apa. siapa itu?" kata khan sambil megap megap


sanee masih tiarap dibawah lantai, khan pun bangkit dari ranjang nya. dilihatnya sanee dilantai.


"hey, bangun." kata khan, sanee lalu bangkit dan menutupi wajahnya dengan tangannya. khan masih melihat sanee masih menutupi wajahnya dengan kedua tangannya.


" hey, berhentilah menutupi wajahmu itu." kata khan, tapi sanee tidak menghiraukannya. akhirnya tangan sanee ditarik dan jatuhlah sanee di perlukan khan. keduanya terjatuh diatas ranjang. sanee berada diatas khan. lalu sanee bangun dan menjauh dari khan. sanee menatap cermin lemari, dia berbicara tanpa melihat khan.

__ADS_1


" kenapa kamu bisa tidur disitu, akukan mau membereskan tempat tidur itu" kata sanee sambil melihat kaca, dari situ terlihat khan yang sedang duduk di ranjang dan menggaruk lehernya.


" aku pulang kehujanan, bajuku basa dan aku capek yah tiduran disini. tenang saja aku tidak aneh- aneh " kata khan


sanee terdiam hanya melihat khan dari kaca, terlihat badannya yang kekar, perut dan dadanya yang bidang. trisepnya yang berisi itu. memang ini pertama kalinya sanee melihat khan bertelanjang dada.


" maaf yah, selama di dubai aku tidak memberi kabar dan jarang balas chat dari mu" kata khan berjalan ke arah sanee. sanee tidak menyadarinya karena dia melamun. tiba - tiba khan sudah disampingnya, sanee masih berdiri dengan lamunannya. khan berada di belakang sanee. khan memegang kapala sanee dan menggesekkan tangannya dikepala sanee.


" hey, maaf yah. yang tadi mengejutkanmu" kata khan, sanee sadar ketika kepalanya digasak oleh khan. sanee berbalik dan menatap khan.

__ADS_1


" mana oleh - oleh, buatku.? " tanya sanee


" ada di tas, ambillah. Aku mau mandi" jawab khan, lalu berangkat ke kamar mandi.


__ADS_2