Yang Tak Terduga

Yang Tak Terduga
Happy ending


__ADS_3

"El vando Immanuel " ucap Vano


"nama yang bagus " ucap Jay dan Wira berbarengan


" hallo baby El....iih.....gemes banget " Tasya nampak gemas melihat bayi El vando tidur dengan memelet-meletkan bibir nya , kulit nya yang masih merah membuat ia yang tadinya ingin menggendong pun menjadi ngeri sendiri ,ia takut jika nanti malah akan menyakiti bayi mungil itu ,jadi ia hanya melihat dan memperhatikan saja


"nanti kita bikin ya, kita urus dulu dokumen kelengkapan pernikahan kita" bisik Bagas pada Tasya


Tasya tak menyahut,wajah nya yang tiba-tiba merona karena mendengar bisikan Bagas membuat pula darah nya berdesir.


"aduh " tiba-tiba Bagas mengaduh saat sebuah bantal mengenai belakang kepalanya


Bagas menengok namun semua orang nampak mengacuhkan nya ,mereka bersikap seolah sibuk masing-masing.


"ah rese kalian semua" dengus Bagas


"hey....kau mengumpati kami anak muda ,tak sopan sekali kau ini " sengal Jay


"hehhe..... maaf bukan ke om kok ,tuh sama yang lempar bantal ini" sahut Bagas terkekeh


***


Jika Elsa dan Vano tengah menikmati hari nya menjadi orang tua baru,lain hal nya dengan yang terjadi pada pasangan suami istri baru Riska dan Reno.


Keduanya sudah berada di dalam kamar pengantin mereka, namun hingga malam selarut saat ini pun kedua nya masih betah dengan duduk tak melakukan apa pun ,kedua nya sama-sama merasa canggung .


"duh .....ini gimana mau ngadon Dede bayi kalau begini terus " batin Reno merasa gusar


"kenapa dari tadi dia diem aja ,apa gue ada salah kenapa di diemin terus dari tadi , ini juga kenapa gak ngantuk juga sih ,kemana perginya si ngantuk ini " batin Riska


"Ris....


"Reno....


"kamu duluan " ucap Reno


"kamu aja duluan " ucap Riska


"enggak kamu aja yang duluan kamu kan wanita" ucap Reno lagi


"enggak ah kamu aja duluan " tolak Riska


"kita barengan aja"usul Reno


"baiklah "


keduanya pun kompak mengatakan


"kapan kita ngadon ?"


ups.....Riska dengan cepat menutup mulut nya


"hah kenapa gue jadi ngomong begitu" batin Riska mendadak kalang kabut ,karena entah kenapa ucapan nya tak sesuai dengan apa yang ada di fikiran nya


Reno tersenyum smirk mendengar apa yang di ucapkan istrinya itu


"jadi kamu sudah tak sabar hem....kalau begitu sama dong , maaf tadi aku grogi" ucap Reno dengan mendekatkan wajahnya pada Riska yang memundurkan wajah nya.

__ADS_1


"enggak....kamu salah eh....aku salah ngomong...sungguh bu....bukan itu yang mau aku ucapkan" ucap Riska tergugu , karena wajah Reno semakin mendekati nya ,namun Riska terus menghindar dengan memundurkan wajah nya hingga secara tak sadar Riska sudah terbaring dengan Reno yang berada di atas nya.


Deru nafas mereka sampai terasa menerpa wajah masing-masing.


"hadeuuuh.....kenapa mereka mesti di bantu melulu sih ,gak bisa apa inisiatif sendiri " Vano menggelengkan kepalanya di balik kaca balkon kamar Reno yang tertutup gorden.


"ayo Shema kita kembali ke rumah sakit " ajak Vano pada Shema ,ia tak mau lebih lama lagi berada di sana , apalagi mulai malam ini sampai 40 hari ke depan ia harus berpuasa .


Akhirnya Vano pun kembali ke rumah sakit dengan bantuan Shema, Vano dan Elsa memang mempunyai kekuatan dan bisa berpindah tempat kemana pun mereka mau namun tanpa ada salah satunya baik Elsa maupun Vano masing-masing tak dapat menghilang dan berpindah tempat semau nya , kecuali dengan bantuan Shema karena mereka tak sehebat raja demit di novel sebelah.


kembali pada Reno dan Riska


Keduanya sudah hanyut dalam lautan cinta yang memabukan, sentuhan dan perlakuan Reno yang lembut selembut sutera mampu membuat Riska melayang dan merasa sangat di cintai.


Kedua nya saling menikmati dan merasakan betapa indah nya surga dunia,setelah tadi Riska sempat menjerit akibat rasa sakit karena pertahanan nya berhasil di terobos Reno , kini tinggal lah rasa haru yang menyeruak di hati kedua nya.


Cahaya temaram lampu malam pun menambah syahdu di tambah alunan musik romantis yang sengaja Reno putar menambah kesan romantis malam pengantin mereka .


Deru nafas keduanya masih terasa dengan degupan jantung yang masih bertalu-talu ,Riska meletakan kepalanya di dada Reno dan memeluknya erat .


"terima kasih karena kamu sudah menjaga mahkota mu ,hingga aku yang mendapatkan nya pertama ,terima kasih " Reno berbisik mesra lalu mencium kening nya lama


Riska memejamkan mata nya merasakan benda kenyal itu menyentuh kening nya


Terlintas kembali di ingatan nya saat ia yang pernah mencoba menjebak Vano, meskipun waktu itu Riska juga pernah merasakan cumbuan Vano namun itu karena Vano terpaksa karena di paksa dengan keadaan , namun tak semenyenangkandan senikmat saat ini, mungkin karena dulu yang ada di fikiran nya hanya rasa ambisi untuk mendapatkan Vano , berbeda dengan saat ini yang ia lakukan dengan rasa cinta , rasanya tak dapat diungkapkan dengan kata-kata,sungguh Riska menyesali perbuatannya dulu , andai saja ia tak mengikuti ucapan papa nya ,andai dia tak terlalu dibutakan dengan ego dan ambisi , mungkin saat ini ia tak akan di bayangi dengan rasa malu dan sesal , namun melihat Elsa dan Vano yang sudah tak mempermasalahkan nya ,bahkan mereka selalu memperlakukan nya dengan baik ,membuat Riska berjanji untuk bisa hidup lebih baik lagi.


"kenapa melamun ? mau lagi kah ?" goda Reno


"ih ,enggak ah ,sakit tahu linu cenat-cenut ,perih juga , masa mau lagi , nanti aja ya, terus ini kapan di lepas nya ,gak enak tahu ngeganjel " rengek Riska karena memang benda nya Reno masih berada di dalam goa nya


"hehehe....becanda kok , nanti aja ya , biar kamu tak terlalu merasa sakit ,jadi lepas nya nanti aja kalau kamu udah tidur ,ya udah ayo kamu tidur , pasti kamu lelah kan ,biar nanti goa kamu aku yang bersihin " ucap Reno tersenyum genit


Tak sesuai ucapan nya ,setelah Riska tidur bukan nya di lepas malah di lanjut, dan akhirnya Riska kembali terbangun ,ingin protes namun ia malah merasa keenakan , akhirnya Riska pun membiarkan Reno beraksi dengan tubuh nya .


Sementara di tempat lain


Tasya yang sudah larut dalam mimpinya tiba-tiba dikejutkan dengan beberapa orang yang masuk ke dalam kamar nya dan membuat kegaduhan .


Tasya terbangun dengan mata yang masih sepet .


"ini ada apa sih , kalian siapa ?" tanya nya ,ia terkejut karena tak mengenal siapapun dari mereka


"kami akan merias kamar ini nona , dan nona juga akan kami rias " sahut salah satunya


"hah dirias ,memang nya kalian siapa ,apa maksud nya di rias ?" tanya nya lagi


"maaf nona ,waktu kami tak banyak ,akan sangat memakan waktu jika kami jelaskan ,sebaiknya nona menurut saja " ucap nya lagi


"ini apa-apa an sih "


"hey ....mau kalian apakan gue "


Tasya berteriak ,ia berharap ini mimpi ,dan akan terbangun jika ia terantuk atau jatuh , namun saat ia mencubit lengan nya sendiri ia yakin ini bukan lah mimpi


"astaga ,ini.....aaakkhh...." Tasya merasa kesal dan putus asa ,karena tak satupun dari mereka yang menjawab pertanyaan nya


mereka sibuk dengan pekerjaan nya masing-masing,ada yang memasang dekorasi ,memasangkan bunga ,mengganti bad cover ,dan bahkan ada sekitar tiga orang yang mendandani nya

__ADS_1


"hah ... kenapa gue mesti pakai kebaya pengantin segala , ini maksud nya apa sih " tanya semakin heran


ia melihat seluruh kamar nya dan dirinya sendiri


"ya Tuhan "Tasya hanya bisa diam pasrah saat dirinya terlihat seperti seorang pengantin ,ia berharap ini adalah mimpi nya yang akan terbangun saat pagi menyambut matahari.


Sementara Elsa dan Vano yang tengah begadang karena bayinya yang terus terbangun tiap lima belas menit sekali hanya bisa terkekeh menahan tawa ,agar bayi mereka tak terganggu .


"parah banget sepupu mu itu sayang masa tengah malam begini dia mau nikahin Tasya ,mana penghulu nya juga lagi seru-serunya bermimpi " ucap Vano


"entah lah itu orang kenapa ngebet banget ,kaya gak ada hari esok saja " Elsa ikut gemas dengan kelakuan Bagas


Sungguh ini di luar kendali mereka , mereka hanya mengatakan pada Bagas jika nanti akan ada orang yang akan melamar Tasya ,tanpa Bagas sadari orang yang di maksud Vano itu ya Bagas sendiri ,namun rupanya Bagas menganggap serius ,karena tak ingin Tasya diambil orang lain makanya timbul ide gila bin konyol nya membuat acara pernikahan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya,bahkan orang tua nya pun dibikin pusing oleh keinginan nya , orangtuanya menginginkan agar acaranya di rayakan semeriah mungkin ,namun Bagas menolak ,ia ingin nikah yang penting sah ,untuk pesta bisa di rencanakan lagi nanti yang penting sah nya dulu.


Bukan hanya orang tua nya saja yang dibikin pusing ,kedua orang tua Tasya pun dibuat shock bukan kepalang , mereka yang tadinya akan pulang esok hari pun jadi mempercepat kepulangan nya dengan memakai pesawat jet pribadi nya , dan kini acara akad akan segera dilangsungkan ,kedua orang tua Tasya pun baru saja tiba.


Tasya terperanjat kaget bukan main saat ia di papah keluar kamar nya oleh orang-orang yang tadi merias nya ,sudah banyak orang di sana termasuk mama papa nya ,nampak Bagas tersenyum menatap nya .


"apa....gue tengah bermimpi" gumam nya


tak berselang lama kata sah pun terucap ,kini Tasya telah resmi menjadi istri Bagas .


"kamu tidak mimpi sayang ,kamu benar-benar sudah menjadi seorang istri" ucap mama nya seakan tahu kegalauan putrinya


Yang tak terduga pun terjadi ,diluar dugaan Tasya malah pingsan saking shock nya


"Tasya ....." semua orang berteriak


Bagas dengan sigap menggendong Tasya lalu membaringkan nya di tempat tidur .


"hanya pingsan ,sudah biarkan saja dia istirahat , kamu juga ada-ada saja ,kasihan kan menantuku " omel mama nya ,ia tak habis fikir dengan kelakuan anak nya itu


"kita lihat bagaimana reaksi nya besok pagi saat terbangun " Bagas terkekeh seraya memperhatikan wajah cantik Tasya .


***


Dah ya..... cerita nya sampai sini saja ,


Elsa & Vano sudah bahagia dengan bayi kecil nya , Riska & Reno juga udah bahagia ,Tasya & Bagas juga udah ,jadi .....mohon maaf bila ceritanya terkesan di gantung tapi memang seperti ini ending nya


Btw othor kaleng-kaleng ada cerita baru ,yuk mampir



jangan lupa tandai ke favorit ya


tinggalkan like dan komentar nya


apalagi jika di kasih hadiah beuuuhh.....


othor kaleng-kaleng pasti senang ....


ok jangan lupa mampir ya


by semua


othor sayang kalian

__ADS_1


muach😘😘😘


...the end...


__ADS_2