Yang Tak Terduga

Yang Tak Terduga
ngambek (part 2)


__ADS_3

siang itu setelah yidisium, khan kendak pulang di parkiran kampus. ia hendak memakai helmt. namun, terhenti. karena ada yang memanggil namanya.


"khan tunggu!" kata seorang perempuan. khan pun menoleh. dilihatnya wanita yang tak asing, dihadapannnya.


icha, kenapa ada disini.?mau apa.? batin khan


" khan tunggu, dengarkan. " perintah icha


" ada apa, semua yang berhubungan pekerjaan Sudah dihendel Oleh hozen dengan baik. ada apa lagi..?" tanya khan kesal


" Aku, aku.. " jawab icha terbata-bata


" aku .. apa!?" tanya khan dengan nada sedikit membentak


" Aku masih ada perasaan dengan mu, aku memang Sudah bertindak salah. tapi, aku tidak bisa melupakanmu" kata icha


khan tersenyum sinis, ia memakai helmtnya. omongan icha tidak digubrisnya.


" khan, aku serius" kata icha


khan, pun tersenyum dan berkata:


" aku juga serius melupakanmu dari dulu, Sudah jangan ada cinta lama bersemi kembali itu tidak akan pernah terjadi" kata khan, lalu tancap gas.


icha melihat khan dari kejauhan.


" lihat saja, kamu akan jadi miliki ku lagi" kata icha


...


dirumah ada sanee yang dari tadi siang tinggal sore menunggu kedatangannya. khan Sudah masuk kedalam rumah, dilihatnya sanee sedang membaca buku diruang perpustaakan rumahnya.


"Assalamualaikum " ucap khan dihadapan sanee


"waalaikum salam" bales sanee, tanpa melihat khan. khan pun membaca situasi ini.


ini dia pasti sedang, ngambek. batin khan


" kenapa melihatku seperti itu, cepat sana makan siang. keburu malam dan basi makanannya" cetus sanee melihat bukunya tanpa melihat khan.


khan menyadarinya, ia pulang sore. dan tidak bisa menepati janjinya kepada sanee. dilihat jam tangannya Sudah menunjukkan pukul 17.00 wib. khan meletakkan tasnya dimeja. dan naik ke atas.


" maaf yah, Aku tidak bisa menemani janjiku, menemanimu Makan siang. maaf yah sekali lagi. aku mau mandi dulu, baru makan" kata khan. sanee tidak meresponnya.


setelah khan, tidak terlihat. sanee menutup buku yang tadinya ia baca. dan meletakkannya dirak. dia mau menyiapkan makan untuk khan, tapi langkahnya terhenti mendengar bunyi nada telpon dari hp khan. dibuka tasnya, dan dilihatlah.


"siapa ini.? nomor tidak dikenal.?" tanya sanee penasaran


diangkatlah telpon itu.

__ADS_1


" hallo, Dengan siapa.?" tanya sanee


" icha, khan ada.? tanya icha


" icha.??? khan ada, tapi dia masih .." jawab sanee terputus, karena khan mengambilnya. sanee pun kaget dan melongo.


khan mematikan telponnya.


" kenapa dimatikan.?" tanya sanee


khan hanya terdiam, tidak menjawab.


" khan, jawab?!" tanya sanee memaksa


khan hanya dia dan mengambil nafas panjang.


"tidak ada alasan" jawab khan singkat


" bohong" cetus sanee, mereka Saling bertatap tajam


" Sudah, Aku mau mandi dan makan. minta tolong sanee buatkan aku susu coklat hangat yah seperti biasa" kata khan, lalu dia pergi menaiki tangga.


...


didapur, sanee mengaduk susu coklat sambil memikirkan kejadian yang tadi.


kenapa khan kelihatannya tidak suka saat aku mengangkat telpon dari icha. apa aku lancang.? tapi aku sepertinya tidak asing dengan nama itu. siapa yah.?batin sanee


" sanee" panggil khan


" ha, iya. ada apa.?" tanya sanee kaget karena khan berasa disampingnya


" kau Sudah makan.?" tanya khan


" Sudan kok,itu nasi dan lauknya habiskan saja. biar nanti malam aku pesan makanan" jawab sanee


" ya Sudah"kata khan, lalu berjalan menuju meja makan dan menyiapkan makanan yang akan disantapnya. sanee duduk di hadapannya, sambil mengutak - ngatik hpnya.


setelah makananannya habis khan mencuci piringnya dan gelas. sanee tetap fokus dengan hpnya. hingga khan mencabutnya dari tangan sanee. lalu, khan berlari.


" khaaaan!" teriak sanee


khan tidak menghiraukan sanee, ia tetap berlari sampai dikamarnya khan. ia meletakkan hpnya diatas meja kerjanya. sanee berlarian mengejar khan untuk tersebut hpnya. sampailah, dia dikamar khan. sanee melihat khan memakai serung tangan tinju. dan sanee duduk dikursi sambil mengutak - ngatik hpnya. khan meninju bantalan besar dihadapannya.


"but. bug.. bug" bunyi bantalan besar itu ditunju khan, berkali-kali. dan berkali sampai sanee melihatnya heran. ia memahami dengan cepat.


pasti ada masalah lagi, khan meninju bantalan itu dengan tidak benar. ia meninju bantalan itu dengan emosi. batin sanee


khan meninju berkali-kali dan kali ini is berteriak kencang tidak seperti biasanya, sepertinya is sedang meluapkan emosi yang berapi-api.

__ADS_1


"aaaaaaaaaaaaakhgt." teriak khan, lalu duduk tersungkur dilantai.


sanee menghampirinya, dan duduk disebelahnya.


" kau lagi ada masalah.?" tanya sanee khawatir


khan hanya menggelengkan kepala, kali ini khan tidak mau terbuka. karena, khan tidak ingin menceritakan masa lalunya dengan icha. berharap, Denham cara ini khan bisa menjaga perasaan sanee padanya. karena sejak putus dari icha, khan menjadi trauma untuk membuka hatinya dan tidak pernah menjalin hubungan lebih dari teman dengan makhluk tuhan yang bernama wanita.


" kau yakin, tidak ada masalah.? " tanya sanee penasaran


" heem" jawab khan singkat


" ya Sudah, aku mau ke kamar" kata sanee sambil menyembunyikan perasaan kesalnya


sanee bangkit dari duduknya, hendak mau berjalan. seketika itu khan menarik tangan sanee. dan sanee pun terjatuh dipangkuan khan. mereka sailing bertatapan. jantung sanee berdetak cepat


hey, kenapa aku deg-degan seperti ini. kenapa aku bisa dipangkunya. batin sanee


sanee bangkit dari pangkuan khan, dan berdiri lagi. kali ini khan membiarkannya berdiri.


"sanee, habis ini.." kata khan tepotong, karena sanee memotong perkataannya


" iya, mau ngajak jalan-jalan kan.? aku tau kalo kamu lagi kesal, bete, ngambek atau ada masalahkan kan" kata sanee panjang, khan hanya tersenyum tipis , sanee pun agak lega melihat khan tersenyum.


" ya Sudah, Aku mau siap-siap dulu. tunggu 5 menit yah" kata sanee lalu, berlarian keluar kamar khan. khan melihat tingkah pola sanee tersenyum dari kejauhan.


" maaf yah sanee, aku belum siap menceritakan semua. aku hanya menjaga perasaan ini saja, dan aku yakin ada waktu yang tepat untuk menceritakan semuanya.. kau belajar cepat dengan ku, sampai-sampai kau tau aku sedang ada masalah. aku senang kau tidak ngambek lagi karena aku tidak menepati janjiku, tapi.. " kata khan terputus, karena mendengar sanee memanggil namanya.


khan pun, menghampiri sanee. ternyata, dia sedang ada di lantai bawah. dari atas khan melihat kurir meninggalkan rumahnya setelah memberikan pesanannya. sanee, dia membawa dua paper bag besar.


" kau yang pesan.?" tanya sanee


" iya, ternyata Sudah sampai. yang warna merah muda itu punyanmu dan biru dongker ini punyaku" jawab khan, lalu sanee memberikannya.


" ini apa khan.?" tanya sanee


"Baju untuk besok, wisuda. aku pesan couplan. dibutik biasanya " jawab khan


" owh, ya Sudah. makasih yah." ucap sanee


" iya, ngomong - ngomong. kamu mau kemana kok Pakai sepatu.?" tanya khan sambil tersenyum tipis, meskipun ia tahu.dikira, khan mengajaknya jalan-jalan.


" katanya mau ngajak jalan-jalan, gimana sih" jawab sanee jutek


" kapan aku bilang kek gitu, coba ingat-ingat kataku tadi.?" tanya khan balik, sambil tersenyum.


sanee mengingatnya, dan menciutkan bibirnya.


"Sudah ingat.?" tanya khan menang

__ADS_1


" Daaaaasar yah!" kata sanee kesal, lalu memukul lengan khan denga paper bagnya dan menaiki tangga.


khan melihatnya sambil tertawa geli.


__ADS_2