
khan, maaf yah aku sudah melakukan kesalahan yang lalu. aku sudah pergi meninggalkanmu, demi cinta yang tak pasti. aku mohon kau bisa memaafkan kesalahan ku yang telah berlalu dan mengawali dengan hal yang baru. aku berjanji aku tidak akan mengulanginya. maaf aku sudah melukai perasaanmu, hatimu dan kepercayaanmu. tiada cinta yang terbaik selain Dari mu. aku yang salah, aku tidak bersyukur telah mencintai dan dicintai dirimu. percayalah, saat aku jauh Dari mu. hanya kamu dan ingatan tentang kita yang bermuara di hariku. aku bersyukur bisa bertemu denganmu kembali dan aku yakin bahwa kita ditakdirkan untuk bersama. ku mohon balas lah e-mail dariku. aku selalu menunggu mu.
sanee membaca e-mail dari icha, merasakan perasaan yang membuatnya bertambah bingung. ada rasa cemburu, amarah, dan perasaan lainnya. ingin sekali ia marah, namun ia saat ini belum mengerti apa yang ingin dilakukannya.
kenapa aku harus terjebak diantara cerita cinta mereka.!batin sanee kesal
sanee tidak melanjutkan membaca e-mail dari icha karena ia harus bersiap-siap sholat shubuh dan datang diwisuda khan.
...
" sanee aku tunggu di bawah yah.!" teriak khan dari pintu kamar sanee.
"iya, aku segera kesana. sebentar mau pakai sepatu" balas sanee dari dalam kamar.
gegara memikirkan e-mail itu aku jadi banyak melamun pagi ini. batin sanee
sanee menuruni tangga, dilihat khan sedang menatap jam tangannya.
" khan aku sudah siap" kata sanee sambil berjalan ditangga. mendengar suara sanee, khan berbalik lalu memandangnya tanpa berkedip.
__ADS_1
istriku ternyata cantik sekali, namun sayang untuk saat ini mencium pipinya saja aku tidak boleh. batin khan
"khan ayo!" ajak sanee yang membuyarkan lamunannya.
"owh, iya ayo" balas khan, berdua berjalan menuju garasi.
..
mobil sudah terparkir di depan gedung, banyak tamu dan calon wisudawan memenuhi gedung dan pelatarannya. khan dan sanee masih didalam mobil.
" kita sudah sampai" kata khan
sanee hendak membuka pintu mobil, namun khan menghentikan geraknya.
" biacara aku akan mendengarkannya, kau pasti melarangnya untuk ini itu kan. kau takut aku akan membuat nama baik dikampus ini tercemar atau jelekkan. percayalah aku bisa mengkontrol diriku" kata sanee tidak jelas, khan mendengarkannya hanya tersenyum tipis sambil geleng-geleng kepala.
" sudah bicaranya.?" tanya khan sambil tersenyum tipis
sanee tidak menjawabnya hanya menganggukkan kepalanya. khan mengambil nafas panjang.
__ADS_1
kenapa aku menjadi deg-deg an seperti ini. ayolah kamu mau bicara apa khan.? batin sanee
"sanee, sebelumnya aku mohon jauhkan pikiran negatif saat aku bicara jujur tentang masalah ini. masalah wanita masalaluku. dia icha" kata khan
apa.? apa dia tahu kalau aku tadi sempat membaca e-mailnya.?batin sanee gelagapan, ia takut khan akan memarahinya
Epilog..
saat khan selesai mandi, ia hendak mengecek e-mail. namun ia baru mengetahui bahwa icha mengirim beberapa e-mail ditengah malam secara beruntun. khan belum sempat membaca dan menggubris e-mailnya.
" tunggu ini e-mail icha siapa yang buka.? perasaan aku tidak tidak menyentuh kursor dan keyboard selama aku tidur. aku bahkan tidak tahu kalau icha mengirim e-mail. apa jangan-jangan sanee yang membacanya.? tuhan.. maafkan aku. mungkin sudah saatnya aku menceritakan sebenarnya" kata khan
...
" aku sudah tidak ada perasaan dengan icha, sejak saat dia mengkhianati ku. aku sudah melupakannya, bahkan aku tidak tau kalau dia mengirim e-mail ditengah malam tadi. aku juga tidak membalasnya. maaf jika aku mengatakannya telat. Tapi, percayalah aku tidak pernah ingin melukai perasaanmu" kata khan
sanee mendengarkan perkataan khan tersebut dalam hatinya legah. sanee pun tersenyum sedikit.
" janji yah, kamu harus terbuka denganku dan dengan masalalumu. meskipun aku ini orang baru dalam kehidupanmu, namun aku juga punya hak atas mu" kata sanee sambil tertawa mencairkan suana.
__ADS_1
khan tersenyum, Mendengar perkataan sanee.
hey-hey, kau biacara tentang hak. aku ingin meminta hak suami istri dari mu sanee. mungkin tidak untuk sekarang, aku akan meminta hakku saat kau sudah merasakan cinta dariku. batin khan.