
" kalian pasti lelah, istirahatlah. pak romli akan mengantarkan" kata kakek absy
Lalu, sanee dan khan pamit untuk ke kamar diantar pak romli. sanee melihat sekeliling bangunan dan isi rumah ini. rumah kakek absy memang lebih besar dari pada rumah khan, mungkin karena kakek absy mempunyai keluarga besar. sanee melihat foto yang terlihat di pigora dinding ruangan tamu. sampailah mereka didepan kamar tamu.
" ini tuan, kamarnya. kali ini kamarnya lebih besar dari pada yang kemarin" kata pak romli
" iya pak romli, terima kasih sudah melayanni kami dengan baik. ambil ini untuk beli bakso yah " kata khan sambil menyodorkan uang ke tangan pak romli.
" tidak usah tuan, saya sungkan. setiap tuan datang kesini selalu memberi saya uang. padahal saya hanya menjalankan tugas saya" kata pak romli mengembalikan uang itu, tapi khan menolaknya sambil mengisyaratkan tangannya
" tidak apa pak romli, pak romli sudah kerja keras hari ini melayanni kami" kata khan
"ya sudah, terima kasih pak. semoga allah membalas kebaikan tuan. saya pamit dulu tuan" kata pak romli
" aamiin, silahkan pak" kata khan, lalu pak romli pergi. sanee hanya terdiam melihat mereka. kini sanee tahu selain suaminya baik dia juga sering berbagi kebaikan dengan orang disekitarnya.
jadi, khan itu memang baik orangnya. apakah dia memang menikahi ku karena dia kasian padaku, dan memang meratapi takdirnya yang harus patuh dengan wasiat kakeknya.? tanya sanee dalam hati
__ADS_1
tak sadar sanee pun melamun.
" sanee" panggil khan, dan lamunannya buyar seketika
"Iya?" tanya sanee gelagapan
" kamu ngelamun?" tanya khan balik
"eee, enggak." jawab sanee menutupi
" ya sudah ayo masuk" ajak khan
jegreeek.! bunyi pintu dibuka. mereka melihat ruangan kamar ini nampak rapi , bersih dan besar.
"wah, besar juga kamar ini dari pada yang aku menginap kemarin " kata khan sambil menutup pintu
" memangnya, kamu menginap kemarin tidak dikamar ini?" tanya sanee duduk di sofa
__ADS_1
" tidak, kemarin aku ada di lantai atas. dan tempat tidurnya yah... ukuran 120 x 200 an lah kira - kira" kata khan perjelas sambil meletakkan tas kecilnya.
" owh" kata sanee sambil melihat sekeliling.
Khan yang membuka baju tanpa memberitahu, sanee tersipuh malu dan menutup matanya. khan melihat itu pun tertawa.
" hahaha, kenapa ditutup. Aku tidak telanjang. Aku pakai kaos dalam singlet " kata khan sambil membuka baju.
" beritahu kenapa kalo mau lepas baju, mataku ini Jadi porno lihatnya" kata sanee membuka matanya yang tadi ditutup kedua tangannya.
" hahaha,kamu sich lebay, aku masih pakai kaos ini kamu bilang porno. gimana kalo aku telanjang dada ha.?!" kata khan , sambil berjalan memasuki kamar mandi
" haha,telanjang dada ,awas masuk angin!" kata sanee kesal sambil , menjulur kan sesikit lidahnya.
Khan pun masuk ke kamar mandi, sanee pun meletakkan tas selempangnya dimeja nakas. dia rebahan di atas ranjang sambil melihat langit - langit kamar. melihat khan yang tiba - tiba ada di samping nya dikaget dan langsung bangkit , duduk.
" sedang apa kamu, kamu tadi kan ada dikamar mandi" kata sanee kesal karena sudah menganggu rebahannya.
__ADS_1
" hey, kamu hari - hari ini sering marah dan nangis ga jelas yah" kata khan sambil mengusap wajahnya yang basah. mendengar itu sanee berkata dalam hati:
iya ya, benar apa yang dikatakan khan. akhir - akhir ini mood ku ga jelas. aaakhgt. Aku PMS ๐๐คจ