Yang Tak Terduga

Yang Tak Terduga
kebaikan khan (part 2)


__ADS_3

" aku mau tidur" kata khan sambil menarik selimut


"apa.?" tanya sanee, bingung.


apa.? kita tidur seranjang.? jangan becanda. batin sanee


" aku tidur disini, aku tidak mau tidur disofa. badanku pasti sakit semua" kata khan berbaring tidur.


" ya sudah aku saja yang tidur disofa" kata sanee lalu bangkit dari ranjang itu. sebelum sanee turun dari ranjang khan menarik tangannya. sanee menoleh dan melihat khan.


" sudah, kamu tidur disini. Aku tidur disofa" kata khan lalu bangkit sambil membawa bantal


" khan, biar aku saja" kata sanee


" sudahlah, kamu tidur disini. Aku disofa aku tadi cuman becanda. sofa ini cukup lebar dan panjang bersyukurlah. sofa ini tidak sempit" kata khan. sanee merasa tidak enak. khan pun meletakkan tubuhnya disofa itu.


" khan.." panggil sanee


" he.em?" balas khan


" kamu marah.?" tanya sanee

__ADS_1


" tidak, aku tidak marah. sebelum tidur cuci tangan dan kakimu" perintah khan


" iya" kata sanee, lalu menuju kamar mandi.


didalam kamar mandi, habis cuci kaki , tangan dan muka. sanee melihat ke kaca.


bagaimana ini, aku tidak enak dengan khan. dia tidur disofa. memang sich sofanya panjang dan lebar tapi kan ga enak banget yak tidur disofa. apa aku harus tidur seranjang dengan khan.? nanti kalo dia macam- macam bagaimana.? Aku kan ga mau.! tapi khan sudah bilang dia ga akan aneh- aneh. tapi, bagaimana yah.? ya allah, aku ngerasa aku kok jahat baget yah.? ga mungkin juga khan , aku suruh tidur di kamar lain.? ya allah bantu aku. batin sanee.


setelah keluar kamar mandi, sanee duduk di tepi ranjang. dilihatnya khan yang masih berguling - guling mencari posisi yang nyaman. sanee melihat ke ranjang nya.


ranjang ini memang besar, kalo aku tempati sendiri disaat didepanku ada yang sedang tidak nyaman tiduran disofa. batin sanee


ahaaa.! Aku punya ide. Aku taruh guling ini ditengah sebagai sekat. batin sanee


" khan" panggil sanee


" Hummt.?" balas khan


" kamu boleh tidur sini bersamaku" kata sanee, yang membuat khan kaget dan langsung bangkit. khan menatapnya.


" apa.?"tanya sanee saat khan menatapnya dari sofa

__ADS_1


" kamu sehat.?" tanya khan balik, khawatir dengan perkataan yang barusan tadi.


"cepat tidur sini, atau pikiran ku berubah" ancam sanee. lalu khan berjalan menuju ranjang yang empuk itu


"kenapa tidak dari tadi, percaya sama aku. Aku tidak akan aneh - aneh kepadamu." kata khan sambil menaruh bantal disisi samping kanan.


" Iya, aku pegang prinsipmu" kata sanee.


Lalu mereka tidur, bersama Di ranjang dengan guling sebagai sekat mereka. khan pun sudah tertidur pulas, terlihat dari gerak gerik tubuhnya. sanee tidak bisa tertidur karena dia deg-degan sekali. meskipun mereka tidak melakukan apa - apa.


ya allah, aku ga bisa tidur. kenapa perasaanku menjadi aneh. batin sanee


sanee mencoba memiringkan badannya ke sebelah kanan untuk melihat khan yang tidur membelakanginya. kini sanee melihat belakang kepala nya. saat itu pula khan refleks memiringkan badannya ke samping kiri. kini khan dan sanee saling berhadapan. sanee melihat khan yang sudah tertidur.


wajah khan tepat Di hadapannya, wajah kuning langsatnya yang bersih dan ditumbuhi berewok membuat dia semakin karismatik dan maskulin.


hampir 2 pekan lebih kami bersama, khan memperlakukan ku dengan sangat baik. dia tidak pernah menuntut apapun dariku. dan mengerti aku. aku takut perasaan yang seperti ini membuatku menaruh perasaan yang lebih padanya. seharusnya aku yang harus sadar diri. Aku tidak boleh berharap padanya. khan memang orangnya baik sekali, dan mungkin dia memperlakukan aku seperti ini karena wasiat dari kakeknya. jadi, aku tidak boleh baper dan mengharapkan sesuatu yang lebih apalagi cinta. karena aku tahu, aku bukan tipe dan seleranya. Aku dan khan ibarat batu dan permata. batin sanee sambil melihat wajah khan.


entah kenapa sanee matanya berkaca - kaca dari sudut matanya.


" selamat malam khan, semoga allah selalu menjagamu. aamiin" ucap sanee pelan, sambil melihat khan yang tertidur. lalu, sanee memejamkan kedua matanya.

__ADS_1


__ADS_2