
Happy Reader 🥰
.
.
.
Atika pun mulai menerima dengan apa yang terjadi padanya, berusaha ikhlas dan sabar. Namun, ia berharap bahwa takdir akan mempertemukan ia dengannya.
“Paman, jangan khawatir Atika sudah baik-baik saja, jaga diri Paman baik-baik di sana ya?” ucapnya bermonolog pada dirinya sendiri.
“Hai, kenapa kau sendirian di sini?” tanya seseorang yang baru saja datang.
“Aku lagi ingin sendiri,” ujarnya.
“Baiklah kalau gitu, aku tidak akan mengganggumu,” ucap gadis itu dan hendak pergi.
“Jangan, temanku aku di sini,"
“Okay baiklah.”
***
Hari mulai sore, Rania baru selesai membuat desain gamis cantik untuk Anisa, ia pun merentangkan kedua tangannya yang sudah kaku.
“Huaaam, udah jam empat sore, aku harus pulang,” ucapnya mengantuk.
Rania pun bangkit dari tempat duduknya lalu menuju parkiran dan langsung melakukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Tak lama kemudian ia sudah sampai di rumah dalam keadaan sepi, karena Mexty pasti sudah di rumah Raihan.
Saat ia hendak masuk ke dalam, ia dikejutkan oleh sebuah kotak yang berada di depan pintu. Ia mengerutkan keningnya karena ia mendapatkan kotak yang seperti waktu itu.
“Apakah ini teror seperti waktu itu?” ucapnya bermonolog pada dirinya sendiri. “Apakah orang yang sama? Ataukah ada orang lain?" batinnya.
Rania yang tidak ingin berlama-lama di depan pintu, ia pun masuk dan ....
“Mama!” suara Mexty memanggilnya, tentu hal itu membuatnya terkejut. Kenapa harus di sini? bukannya dia di rumah Raihan? itulah pertanyaan yang terlintas di pikirannya.
“Aiya sayang, kenapa ada disini?” tanya Rania lembut sambil membelai rambutnya.
“Mama! Ini kan rumah Mexty, apakah tidak boleh pulang?” tanya Mexty cemberut.
“Tidak sayang, Mama pikir kau ada di rumah uncle Raihan.”
__ADS_1
“Uncle ingin menemaniku, jadi sekarang dia lagi di kamar," tuturnya.
“Okay Mama mengerti. Sayang tunggu di ruang keluarga saja, Mama mau mandi sebentar.”
“Siap Mom. Eumm itu kotak apa?” tanya Mexty penasaran.
“Ah ini, ini tadi Mama dapat bingkisan dari aunty Anisa,” ucapnya berbohong.
“Benarkah? Apakah aku boleh liat?”
”Tidak. Ini rahasia untuk orang dewasa," ucap Rania berbisik di telinga putranya.
“Eummm, okay aku mengerti.” Mexty pun menyerah.
“Goodboy.” Rania pun mengecup kening Mexty dengan lembut. Setelah itu ia pun meninggalkan Mexty sendirian.
”Hey bocil, apakah kakak sudah pulang?" tanya Raihan yang baru keluar dari kamar Mexty.
“Ada apa?” sahut Rania santai dan sudah berada di tangga terakhir.
“Tidak, karena kakak sudah pulang, jadi aku mau pulang," ucapnya kegirangan.
“Tidak, kau tunggu kakak selesai mandi, jadi kau temani putraku di bawah,” ujarnya dan langsung masuk ke dalam kamar.
“Uncle!”
“Nasiblah akuu,” batinnya.
***
Di sisi lain, Diandra yang sedang duduk santai di ruangan terlihat tersenyum tipis. Ia pun mengira bahwa rencananya akan berhasil.
Rania kau tunggu saja pembalasanku, batinnya.
Dreet
Dreet
Dreet
Ponselnya berdering nyaring, tapi ia merasa enggan untuk mengangkatnya. Namun, saat ia melihat nama yang tertera di layar ponselnya, ia pun langsung mengangkatnya.
“Halo, ada apa?”
__ADS_1
“Aku sudah menemukan rumah Zheihan,” sahut seseorang dari seberang telpon.
“Bagus, kita lakukan aksi selanjutnya,” ucapnya tersenyum sinis.
“Okay.”
***
Raihan yang sudah menunggu Rania hampir setengah jam, rasanya ia ingin teriak dan pergi begitu saja dari pada ia tersiksa karena bocah kecil satu ini.
“Uncle, cepat potong sayurnya! Uncle!" seru Mexty mulai kesal, karena air supnya akan segera mendidih.
“Sabar, ini aku akan melakukannya.” Raihan pun pasrah dan mengikuti permintaan Mexty untuk kesekian kalinya.
“Uncle, bukan begitu caranya!" teriak Mexty.
“Hei bocil! Bisa tidak, jangan berteriak telingaku sakit.”
“Bodoh amat!”
“Ada apa, kenapa kalian sangat berisik?” tanya Rania.
“Aku stress!” seru Raihan.
***
Buat para readers yang nanya alurnya, tinggal baca sinopsis season 2nya yak, tapi disini author akan spill alurnya.
Jadi setelah satu tahun pernikahan mereka, banyak masalah, seperti Cantika dan Alvina yang merupakan orang-orang di masa lalu hadir ingin merusak rumah tangga Zheihan dan Rania (Tokoh Utama) Mexty (anak mereka).
Tokoh tambahan:
Audira dan Raihan (Sepasang suami istri)
Raka dan Atika (Kasih tak sampai 😭🤣)
Gaifry, Aisy (sepasang suami istri dan Auraf (Anaknya)
Malvin & Anisa
Anita (Masalalu Raihan) dan Dr.Qinzy (Yang merawat Anita)
Diandra Gautama (Pendatang Baru)
__ADS_1
TBC