
Happy Readers 😍
.
.
.
.
MANSION UTAMA WOLVERINE
Keesokan harinya di sebuah Mansion yang sangat megah, semua keluarga berkumpul untuk menyambut kedatangan sang penguasa di kediaman tersebut, walaupun hanya sebagian dari keluarga mereka.
Mereka adalah keluarga Wolverine, yang mana kepala keluarga mereka adalah Tuan Jack's Wolverine, seorang pria paruh baya yang berwibawa dan sangat tegas. Bahkan beliau adalah mantan Mafia yang sangat terkenal, walaupun tidak kebanyakan dari orang yang mengetahui tentangnya kecuali orang-orang tertentu. Akan tetapi ia memiliki kasih sayang yang penuh terhadap keluarganya.
Bahkan Rania kini berada di tengah-tengah keluarga besar itu, meskipun statusnya hanyalah sebagai anak angkat. Tetapi mereka sangat menyayanginya, bagaikan putri kandung mereka. Yeah, Rania bukanlah anak kandung yang sebenarnya, dan dia bukanlah salah satu dari keluarga Wolverine, tetapi sejak ia lahir, dia menjadi bagian dari keluarga mereka.
Meskipun puluhan tahun bersama mereka, tetapi yang ia ketahui hanya dirinya adalah keluarga mereka, dan cuman keluarga Wolverine yang mengetahui identitas asli dari seorang Rania kecuali dirinya sendiri.
Mereka semua tidak memberi tahu kepada Rania, karena mereka tidak ingin Rania membenci mereka dengan sifat keegoisan yang di miliki oleh Rania.
Berbeda dengan satu bocah yang ikut berkumpul di sana, dan dia adalah Atika. Padahal Raka tidak mengizinkan ikut bersamanya, akan tetapi Atika yang nakal, bersembunyi di kursi penumpang di dalam mobil Raka tanpa sepengetahuannya.
Namun, kini ia menyesali perbuatannya yang mana ia terlihat sangat takut dan gugup berada di antara mereka, dalam pandangannya wajah mereka semua sangat menakutkan kecuali Rania. Sesekali ia melirik ke arah bocil yang sudah berpura-pura tidak mengenalinya dan lebih fokus bermain dengan gajgednya.
__ADS_1
Kalau tau akan seperti ini, aku tidak akan diam-diam masuk ke dalam mobil paman. Batin Atika.
Suasana masih sunyi, senyap dan sepi.
“Kheemmm!!" Derhaman Tuan Jack's, berhasil membuat semua mata tertuju padanya. “Kenapa kalian diam saja?" Tanya Tuan Jack's dengan suara beratnya.
“Sayang. Kamu jangan menakuti mereka." Seru wanita paruh baya yang berada di sebelah, dia adalah Nyonya Abelia.
“Aku tidak menakuti mereka, hanya saja mereka yang tegang. Apalagi gadis yang duduk di sebelah Raka." Ujarnya mengulum senyuman di bibirnya.
Semua mata pun tertuju padanya, tetapi yang di tatap malah ketakutan.
“Berhentilah menatapnya, kalau begitu kalian bisa menakutinya." Seru Raka yang masih bersandar pada sofa dan menengadah dengan mata tertutup.
Benar, tanpa Raka melihat langsung tetapi ia sudah memahami keadaannya terlebih dahulu.
“Lihatlah Pah, putramu sudah berubah." Sambung Nyonya Abelia.
“Dia memang seperti ku." Ujar tuan Jack's penuh percaya diri.
“Aihh ... bukannya kemarin masih kesal sama Atika kenapa sekarang berubah," Imbuh Rania ikut menimpalinya.
“Kakek! Nikahkan saja ayah dengan bibi cantik!" Suara cempreng tiba-tiba saja datang, sambil bermain game di tangannya. Siapa lagi dia kalau bukanlah si kecil yang genius Mexty.
Mendengar hal itu Raka pun langsung membuka mata dan melotot ke arah Mexty.
__ADS_1
“Apakah ayah butuh kacamata, sampai menatap tajam Mexty seperti itu." Ucap Mexty dingin.
Atika yang mendapatkan perkataan seperti itu, seakan-akan ia ingin bersembunyi di lubang semut karena malu.
“Raka ... Apa kau serius ingin menikahi gadis itu?!" Tanya Tuan Jack's.
“Aku rasa itu tidak buruk." Sambung Zhaif.
“Diam kau!!" Hardik Raka padanya.
“Papa ... Jangan dengarkan ucapan bocah itu. Dia hanya asal bicara." Jelas Raka.
“Tapi kalau kamu mau, silahkan! Papa menyetujuinya." Ujar tuan Jack's santai.
“Papa!!! Bukan begitu!!" Teriak Raka kesal dan sangat kesal sehingga tanpa sadar ia langsung berdiri
“Hahahaha ..."
.
.
.
.
__ADS_1
.
TBC