
Happy Readers 😍
.
.
.
.
.
Satu minggu pun telah berlalu, semua masalah tentang penyerangan terhadap Rania sudah terselesaikan. Begitu juga dengan sang pelaku yang kini telah di penjara. Secara perlahan masalah mulai terselesaikan, bahkan hubungan Raka dan Atika semakin dekat.
Akan tetapi, tidak dengan Rania yang masih terbaring lemah, meskipun ia sempat sadar setelah pengobatan waktu itu, tetapi kini ia seperti boneka yang tertidur.
Zheihan masih saja setia menunggu Rania dan terus berada di sampingnya.
“Papa, Kenapa Mama masih belum bangun?" tanya Mexty pada Zheihan, dan terus memerhatikan Rania.
“Sebentar lagi Mama juga bangun sayang, Jadi Mexty sabar dulu yaa?"
“Tapi Mexty sudah kangen sama Mama," ujar Mexty sendu.
“Iya Papa tahu, tapi kita tunggu saja hemm," tutur Zheihan lembut.
Mexty pun mengangguk.
“Zheihan ..."
Suara lirih Rania berhasil membuat kedua insan tersenyum bahagia. Zheihan pun meraih tangan Rania dan masih memangku Mexty di pangkuannya.
“Iya aku di sini," seru Zheihan sambil menurunkan Mexty dan mengecup kening Rania dengan lembut.
“Ini di mana?”
“Di rumah sakit, apa masih sakit?" tanya Zheihan sedikit lembut.
Mexty termenung, ia terus berpikir bahwa ada yang aneh, Rania tidak marah pada Raka? pikir Mexty.
Apa Mama sudah memaafkan Papa? Tapi kenapa Mama tidak menyapaku, bukannya aku sudah berdiri di sampingnya sejak tadi, batin Mexty penuh keheranan.
__ADS_1
“Papa, kenapa Mama tidak menyapa Mexty?" tanya Mexty sambil menarik Jaz yang di kenakan Zheihan, wajahnya sedikit sendu dan kecewa saat Rania tidak menyapanya.
Zheihan yang baru menyadari hal itu, ia pun duduk dan berjongkok di hadapan Mexty.
“Mungkin Mama lagi butuh istirahat sayang," ujar Zheihan lembut.
“Tapi Mama sepertinya tidak ingat sama Mexty," ucap Mexty lirih.
“Zheihan, siapa anak ini?" tanya Rania kemudian.
Zheihan pun menoleh mengarah pada Rania.
“Apq kamu tidak ingat apapun?" tanya Zheihan hati-hati.
Rania pun menggelengkan kepalanya.
“Lalu bagaimana denganku?" tanya Zheihan menunjuk pada dirinya sendiri.
“Kamu adalah temanku," ujar Rania, “Oiya, bagaimana dengan sekolahku? Berapa lama aku di rumah sakit?" tanya Rania kebingungan.
“Mama tidak ingat padaku?" celetuk Mexty sambil menjulurkan tangannya untuk menggenggam tangan Rania.
“Siapa namamu?" tanya Rania lirih.
“Rania, dia adalah anak kita," ujar Zheihan lembut sambil mengecup keningnya.
“Hei! Apa kamu bercanda? kita masih sekolah, bagaimana aku memiliki seorang anak?" ujar Rania masih tidak percaya.
“Tunggu sebentar, aku akan memanggilkan dokter untukmu," ujar Zheihan, “Mexty kamu jaga Mamamu di sini," ucap Zheihan pada Mexty dan mendapatkan anggukan kepala darinya.
“Siap!"
*****
Di sisi lain, Raka yang baru saja keluar dari kamarnya untuk pergi ke kantor, ia terkejut melihat Atika yang sudah berdiri di depan kamarnya.
“Astaga Atika, bisakah kamu jangan berdiri seperti itu! Mengagetkan saja!" celetuk Raka kesal.
“Paman, Atika boleh minta sesuatu gak?" tanya Atika lirih dan menundukkan kepalanya.
“Apa?" tanya Raka datar.
__ADS_1
“Aku mau pergi sekolah, tapi aku gak punya uang hehehe ...," ujar Atika sambil cengengesan.
“Kenapa kamu gak pulang aja sih, nyusahin orang aja," celetuk Raka.
“Aku akan pulang jika mereka mencariku," saut Atika sambil memainkan bibirnya.
“Yang kabur siapa? Kenapa mereka harus mencarimu bocah!" ujar Raka kesal.
“Kalau paman gak mau kasih pinjam uang, ya udah gak apa-apa," ujar Atika lalu berbalik melangkah, akan tetapi saat ia ingin melanjutkan langkahnya yang kedua kalinya, Raka meraih lengan Atika dan berhasil membuatnya berhenti.
“Tunggu dulu," seru Raka.
Atika pun menoleh.
“Ada apa? Atika sebentar lagi mau sekolah, Gaiden akan menjemputku," ujar Atika lembut.
“Siapa Gaiden?" tanya Raka penasaran.
“Dia teman kelasku,"
Raka tidak menghiraukan perkataan Atika, dan menarik tangan Atika begitu saja.
“Aku akan mengantarmu ke sekolah," seru Raka dan masih menggenggam tangan Atika.
“Paman serius?" tanya Atika sedikit tidak percaya.
“Kenapa? Bukannya kamu kembali sekolah aku yang mendaftarkannya?" saut Raka sinis tanpa melihat wajah Atika.
“Paman aneh," gerutu hati Atika
*****
TBC
Happy Readers 😍
Visual
RAKA CYRIL WOLVERINE (24 tahun)
__ADS_1
SYAUDAH ATIKA HANNA (17 tahun)