Anak Genius : Menculik Papa Muda

Anak Genius : Menculik Papa Muda
PART 40~ Amarah Mexty


__ADS_3

Happy Readers 😍


.


.


.


.


Dor


Kecepatan peluru yang di gunakan oleh Rania adalah 0,1 detik. sehingga dalam sekali tembakan mereka terluka.


Akan tetapi kemenangan tidak tahan lama, di saat sebuah mobil melaju kencang menuju ke arahnya, dan sebelum ia sempat menghindar dan ...


Brakkk ...


Tubuhnya terlempar ke seberang jalan, darah mulai mengalir di bagian kepalanya, baju yang awalnya ia kenakan masih bersih, kini sudah berlumuran darah. sedangkan orang yang menabraknya kabur begitu saja.


Orang yang baru saja tiba,karena ia pikir Tidka akan terlambat datang akan tetapi ia tidak sengaja melihat tubuh Rania yang terluka berlumuran darah. Ia pun mengerem mobilnya begitu saja dan berlari ke arah Rania.


“Rania!!! CEPAT BANGUN!!!" Teriak pemuda itu sambil terisak sambil memeluk tubuh Rania yang penuh dengan darah.


“RANIA CEPAT BANGUN!!!" Teriaknya sekali lagi, namun hasilnya masih tetap sama.


Dia pun menoleh ka arah sekolompok orang yang menyerang Rania.


“CEPAT KALIAN BUNUH MEREKA!!!" Teriak pemuda memerintahkan kepada anak buahnya. “DAN SISAKAN SATU ORANG UNTUKKU!!"

__ADS_1


Pemuda itu adalah Zhaif Markeu Wolverine, sang ketua Mafia yang terlihat kejam. Namun, hal yang ingin dia jaga adalah Rania, akan tetapi ia merasa sudah gagal menjaganya. Dia datang terlebih dahulu dari pada Raka, karena jarak tempat tinggal Zhaif lebih dekat.


Dengan cepat ia membawa Rania masuk kedalam mobilnya. Dan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.


Sepuluh menit kemudian, ia pun tiba di rumah sakit dan berteriak memanggil dokter. Setelah itu dokter datang bersama suster dan membawa Rania ke ruang operasi.


*****


Saat ia membuka matanya, seketika pandangannya menjadi buram. Secara perlahan ia mencoba menetralkan pandangannya, saat ia menyadari bahwa dirinya berada di kamar yang sangat asing baginya.


“Ini di mana?" tanyanya pada dirinya sendiri.


“Kakak ganteng sudah bangun?" sapa seseorang yang baru saja masuk. Dan membawakan nampan berisi makanan, kemudian di letakkan di atas meja.


“Ini di mana?" tanya Raka penasaran, akan tetapi gadis itu mengabaikannya. Dia adalah Atika, dia melakukan seperti itu karena keinginan Mexty.


Tidak lama kemudian pintu kamar kembali terbuka.


“Ak ..." Zheihan mengurungkan niatnya untuk berteriak saat melihat siapa yang datang dan itu bukanlah Atika, melainkan sang bocah kecil yang ingin ia temui beberapa hari terakhir ini.


“Mexty, Apa kamu membawa Paman ke sini?" tanya Zheihan sedikit lembut.


“APAKAH PAPA SUDAH TIDAK LAGI MENYAYANGI MEXTY LAGI?!" teriak Mexty penuh kemarahan dan menyilang kedua tangannya di dadanya.


“Bukan seperti itu," jawab Zhaihan lembut.


“LALU KENAPA PAPA MAU MENIKAH DENGAN NENEK LAMPIR ITU?!"


“Mexty dengerin Papa dulu," Zheihan mulai turun dari atas kasur dan mendekati Mexty.

__ADS_1


“JANGAN MENDEKAT!!" teriak Mexty berhasil menghentikan langkah Zheihan.


“Mexty Papa hanya ..."


“AKU SEDANG MENGHUKUM MU!! JIKA KAMU MENDEKAT AKU AKAN MENCINCANG DAGINGMU ITU!" teriak Mexty sambil menunjuk ke arah alat vital milik Zheihan.


Zheihan yang mendengar penuturan Mexty, sontak ia menutupi bagian di selangkangannya dengan keduanya.


“Mexty kamu tidak bercanda kan?" tanya Zheihan sedikit takut melihat putranya dengan tatapan yang mematikan.


“Tidak. Apakah Papa mau mencobanya?" tanya Mexty mulai mendekat dengan senyuman yang aneh.


Kemudian ia meraih sesuatu yang ada di sakunya dan itu berhasil membuat Zheihan membelalakkan matanya dan menelan salivanya dengan kasar, saat melihat Mexty mengeluarkan sebuah pisau kecil, namun terlihat tajam, dan tentunya itu bukanlah pisau biasa.


“MEXTY JANGAN BERCANDA KAMU!! APA KAMU MAU MEMBUNUH PAPAMU SENDIRI??!" teriak Zheihan mulai ketakutan.


.


.


.


TBC


Masih nyambung gak sih ceritanya?🙈


Btw nama Zhaif, Cantika udah aku sebutin nama lengkapnya gak?


Oiya bagi2 like dong jangan pelit2 kan author dah double Update loh 🙄🙄 Gak mau gak maksa🙄**

__ADS_1


__ADS_2