ANALOGI RASA

ANALOGI RASA
Mulai Belajar bersama


__ADS_3

Sesuai perkataan Kaisar, malam ini ia mulai menemani Shila belajar. Istrinya tidak suka jika bekerja diruang kerja Kaisar maka dari itu Kaisar menuruti Shila untuk belajar dikamarnya. Beberapa hari setelah pindah ke rumah Kaisar, Shila meminta suaminya untuk menyediakan meja kerja atau meja komputer beserta kursi dan peralatan lainnya dikamar yang akan Shila tempati.


Alasannya karena Shila malas jika harus bolak-balik dari ruang kerja ke kamarnya. Jika semua kebutuhan yang akan ia gunakan untuk bekerja atau belajar ada di kamarnya maka dia tidak perlu berjalan kaki terlalu jauh jika sudah mengantuk dan ingin segera tidur.


“Pai, apa kau mau minum sesuatu?”


Kaisar menoleh ke arah Shila, melihat istrinya yang sepertinya akan pergi ke dapur untuk membuatkan minuman. “Tolong ambilkan air putih hangat saja Mil” Kaisar kembali menatap layar laptopnya setelah memberi


Shila heran mendengar jawaban dari Kaisar, bukankah biasanya para lelaki menyukai teh atau kopi untuk menemaninya saat bekerja? “Kau tidak mau meminum teh atau kopi?”


Kaisar menatap Shila lagi yang masih belum beranjak pergi. Lelaki yang kini sudah menjadi suaminya tersebut menggelengkan kepalanya perlahan. “Aku tidak mau merepotkanmu, lagipula tidak pernah ada yang membuatkannya untukku saat aku bekerja dirumah.” Jujur Kaisar yang memang itu benar adanya.

__ADS_1


Setelah mendengar jawaban dari Kaisar, Shila berlalu melanjutkan langkah kakinya untuk pergi ke dapur. Niat awalnya dia hanya ingin membuat susu melon hangat untukknya. Tapi karna kasihan jika hanya membawakan Kaisar segelas air putih hangat, Shila berinisiatif untuk membuatkan milktea hangat dan juga sepiring churros.


Sudah mencari-cari coklat blok yang akan ia gunakan untuk membuat dipping sauce namun gadis itu tidak menemukannya. Akhirnya ia memilih untuk menggunakan dip glaze rasa strawberry yang akan gunakan sebagai glaze donat kentang yang akan dibuatnya weekend esok bersama Icha dan juga Kenny.


Milktea untuk Kaisar sudah siap, susu melon untuknya sudah siap dan churros beserta saus cocolannya juga sudah siap. Shila yang hendak mengangkat nampan berisi kudapan serta minuman hangat untuk dirinya dan Kaisar terkejut saat suara suaminya mengagetkannya dari belakang.


“Apa yang sedang kau lakukan Mil? Kenapa kau lama sekali?” Merasa istrinya berada di dapur terlalu lama, Kaisar memilih untuk menyusulnya. Ditengoknya jika istrinya hendak membawa nampan berisi makanan dan minuman.


“Membuat itu semua tidak melelahkan Pai, sangat mudah.” Sahutnya santai.


Sesampainya dikamar Shila, Kaisar meletakkan kudapan yang Shila buat diatas meja. Keningnya berkerut saat melihat sebuah gelas berisi susu berwarna putih sedikit kehijauan yang dia yakini adalah susu. Lalu disebelahnya ada secangkir cairan berwarna coklat muda.

__ADS_1


Seperti susu coklat, namun juga mirip kopi. Kaisar mencoba menghirupnya namun tebakannya salah. Tidak ada bau khas dari susu coklat maupun kopi.


“Itu adalah milk tea, cobalah Pai. Aku sengaja membuatkannya untukmu. Kalau kau tidak suka maka aku akan menggantinya.” Shila memberi tahu meskipun suaminya itu belum melontarkan pertanyaan kepadanya.


“Lalu yang berwarna putih sedikit kehijauan itu apa Mil?” Kaisar melirik gelas yang kini sedang berada didalam genggaman Shila.


“Ini susu melon, mau mencoba?” Shila menyodorkan gelasnya kearah sang suami. Minuman itu belum dia minum sama sekali.


read-dears semuanya mohon maaf sekali aku vakum untuk waktu yang cukup lama. banyak hal yang terjadi selama beberapa waktu belakangan ini, mulai dari ortu yang harus opname dan menjalani operasi sampai saya yang hampir satu bulan bedrest karna terkena covid. mohon maaf banget baru bisa update lagi, dan aku usahain akan mulai rajin lagi yaa ❤️❤️


sehat-sehat kalian semuanya 🥰

__ADS_1


__ADS_2