ANALOGI RASA

ANALOGI RASA
My girl


__ADS_3

“Shil sebenarnya aku sudah beberapa kali memergoki kekasih doktermu itu pergi dengan beberapa perempuan yang berbeda-beda. Awalnya aku tidak berpikiran buruk tapi sikapnya yang sangat mesra dengan para perempuan yang ia kencani membuatku berpikir bahwa tidak mungkin jika mereka teman biasa.” Kaisar mengambil nafas dalam-dalam sebelum meneruskan perkataannya.


“Bukannya aku mau ikut campur, tapi berdasarkan eskpresimu barusan saat kutunjukkan foto kekasihmu dengan perempuan lain sepertinya aku sudah mengetahui kelakuannya dibelakangmu bukan? Lebih baik lepaskan saja Shil, kau sudah cukup setia dengan menolak para pria yang mendekatimu tapi ternyata justru dia yang bermain api dibelakangmu.”


“Kau membuang-buang waktumu selama sepuluh tahun hanya untuk berkencan dengan seorang buaya macam dia. Sebagai orang yang lebih dewasa darimu, dan sebagai temanmu yang peduli kepadamu aku sarankan agar kau segera mengakhiri hubunganmu dengan dia.”

__ADS_1


“Jangan sampai kau terus bertahan dalam toxic relationship. Kau sudah mengetahui jika dia berselingkuh dibelakangmu tapi kau terus memaafkannya. Laki-laki yang dipegang adalah omongan dan kesetiannya Shil. Kau masih muda, cantik, menarik dan karirmu bagus. Aku yakin kau bisa mendapat yang jauh berkali-kali lipat darinya.”


“Lebih baik kau lepaskan dia sekarang karna kau tidak akan menemukan orang yang tepat jika masih bertahan dengan orang yang salah.” Kaisar mengakhiri sesi ceramahnya yang membuat Shila semakin bingung. Gadis itu bahkan beberapa kali membasahi bibirnya lalu menggigit bibir bagian bawahnya.


Yang entah kenapa hal itu tampak seksi dimata Kaisar. Padahal sejujurnya Shila hanya sedang kebingungan harus merespon apa. Dirinya dan Jovan tidak ada hubungan apapun dan sepertinya Kaisar salah paham karna Jovan mengatakan kepadanya jika dirinya merupakan kekasih Shila.

__ADS_1


'Ternyata duda tampan ini sudah memiliki kekasih, seleranya daun muda rupanya. Eh tapi Prof Kai sendiri juga belum terlihat tua. Dia mapan, tampan dan matang’ Shila berbicara dalam hatinya, tidak sadar jika dia baru saja memuji Kaisar.


Kaisar melihat sekilas ponselnya yang berdering, lalu kini meraih ponsel yang tadi berada di hadapan Shila. Tahu jika Kaisar membutuhkan privasi untuk mengangkat telepon, Shilapun berinisiatif untuk undur diri. “Terimakasih untuk nasehatnya dan kepeduliannya Prof, saya permisi dulu.” Pamit Shila sopan yang langsung saja keluar dari ruangan Kaisar tanpa menunggu jawaban dari Kaisar.


“Semoga saja cinta tidak membutakanmu Shil. Aku harap kau meninggalkan dokter buaya itu. Kau gadis yang baik dan menarik dan sangat disayangkan jika kau bertahan setia pada dokter buaya seperti kekasihmu itu.” Ucap Kaisar saat Shila sudah keluar dari ruangannya.

__ADS_1


Kini fokusnya pada ponsel yang terus berdering, masih dengan penelpon yang sama. Kaisar membuang nafasnya kasar karena kesal. Kesal karena gadis yang kini menelponnya mengubah nama di ponselnya menjadi sangat manis, ‘my girl ❤️’


Padahal seingatnya dia tidak memberi nama tersebut untuk gadis yang kini masih menunggu dirinya untuk mengangkat panggilan darinya. Dengan rasa malas dan kesal yang bersamaan, Kaisar menggeser layar ponselnya lalu menerima panggilan. “Ada apa Kar?”


__ADS_2