
“Aku lupa membawa file itu ke kampus, jadi Prof Kai yang mengambilnya.” Sahut Shila jujur.
“Sepertinya kalian memang sudah merancang semuanya. Ma, bukankah mama mengenal ibu dari pria ini?” Andra melirik Kaisar sekilas dengan tatapan tajamnya.
“Ya, kenapa?” Mama Alya baru saja mengeluarkan suaranya.
“Telepon ibunya, segera suruh kemari. Hari ini juga mereka harus dinikahkah, aku tidak mau adikku dilecehkan seperti tadi. Setelah menikah, lakukanlah sepuas kalian.” Tegas Andra dengan aura yang penuh wibawa dan tak ingin dibantah.
__ADS_1
“Shilaaaa, ini kubawakan ayam bakar titipan dari Rayden.” Teriak Jovan tiba-tiba yang kini berjalan memasuki rumah Shila dengan santainya. “Wah wah wah, ada apa ini? Kenapa berkumpul begini? Bukankah dia—“ Jovan menggantungkan kalimatnya. Takut jika dugaannya salah.
“Dia Profesor Kaisar. Mereka akan segera menikah malam ini juga.” Sahut Andra yang membuat mulut Jovan menganga lebar.
“Hah, menikah??!!” Pekiknya tak percaya, setelah itupun dia mendengar cerita dari Andra namun Shila selalu membantahnya. Jovan hanya bisa mendengarkan seperti orang bodoh lalu setelah ia mendengar cerita lengkapnya, lelaki itu justru tertawa terbahak.
“Ini baru yang dinamakan married by accident.” Ujarnya lalu tertawa lagi tidak mempedulikan wajah Shila dan Kaisar yang gusar. Menolak perintah dari Andra namun lelaki itu sepertinya sangat keras kepala.
__ADS_1
Mama Risa buru-buru masuk kedalam rumah Shila. Ia khawatir sekaligus takut karna tiba-tiba dirinya diminta Mama Alya untuk segera datang kerumah Shila karena Kaisar dan Shila mendapatkan masalah. Dan Jovan yang akan menjemputnya.
Wanita paruh baya itu tidak paham dengan situasi yang terjadi, saat ini ada seorang Pria yang tak kalah jauh tampan dari anaknya sedang duduk dihadapan Kaisar dan menatap tajam pada anak sulungnya tersebut. Sementara Jovan kini sudah duduk santai disamping Shila seolah tidak ada apapun.
“Ada apa ini dek?” Tanya Mama Risa pada akhirnya.
Mama Alya membawa calon besannya itu untuk duduk berhadapan dengan Shila dan juga Kaisar. “Mereka harus segera dinikahkan, aku takut jika mereka sudah melakukan hal-hal diluar batas. Apalagi tadi kami melihat keduanya sedang berada bersama didalam kamar mandi dengan posisi Kaisar sedang menindih Shila. Bahkan Kai tidak menggunakan pakaian atasnya.” Jelas Mama Alya hati-hati takut membuat Mama Risa terkejut dan menolak untuk menikahkan anaknya dengan putrinya.
__ADS_1
“Mama!” Pekik Shila tidak terima. “Aku sudah menjelaskan berulang kali jika aku dan Prof Kai tidak melakukan apapun. Dia mampir kemari karna ada berkas yang harus segera diambilnya karna berkas tersebut aku yang membawa dan akan dia selesaikan malam ini. Dan Mama lihat sendiri bukan jika hujan turun dengan derasnya, baju prof Kai basah lalu aku berniat meminjamkan baju milik Kak Andra untuknya. Ketika aku mengambilkannya dia berteriak kencang dari kamar mandi. Aku bergegas lari kedalam kamar Mandi dan rupanya ada cicak didalam sana. Prof Kai ketakutan setengah mati, aku berusaha untuk menyingkirkan cicak itu namun cicaknya justru mendekati Prof Kai dan dia berlari kearahku tentu saja aku limbung ditabrak badan besar miliknya. Sebab itulah kami berdua jatuh dengan posisi dia menindihku. Baru saja dia akan bangkit namun Kak Andra lebih dulu masuk kedalam kamar mandi dan salah paham dengan posisi kami.” Jelas Shila kembali mengulang ceritanya agar Mama Risa tahu kronologi yang sebenarnya dan membantunya agar tidak menikah dengan Kaisar.
“Oh astaga, benar begitu?” Tanya Mama Risa meminta kepastian. Kaisar Alya dan Shila mengangguk bersamaan. Putranya memang memiliki phobia pada cicak, kadal dan reptil sejenisnya. Mirip dengan Shila yang memiliki phobia terhadap hewan melata.