ANALOGI RASA

ANALOGI RASA
Sah sah sah


__ADS_3

“Jovan benar, jika kau tidak mau menikah dengan Kaisar lebih baik kau menikah saja dengan Jovan. Aku rasa hanya Jovan yang bisa menerima keadaanmu yang –“ Andra sengaja menggantung kalimat dan tidak meneruskannya.


“Aku tidak melakukan apapun kak!” Sentak Shila tidak terima.


“Baiklah aku akan menikahi Shila, aku akan bertanggung jawab meskipun aku tidak melakukan apapun padanya.” Kaisar tiba-tiba bersuara dan tentu saja itu membuat Shila terbelalak kaget. Ia tidak menyangka Kaisar justru mau dinikahkan dengan dirinya.


“Tidak, tidak. Aku tidak mau! Prof kau ini apa-apaan? Jika kau setuju menikah denganku sama saja kau mengakui apa yang kak Andra tuduhkan pada kita.” Ketus Shila tidak terima.


“Yasudah kalau kau tidak mau menikah dengannya, menikah saja denganku. Aku tidak keberatan.” Ucap Jovan santai sambil menaik turunkan kedua alisnya.

__ADS_1


“Cobalah berfikir dewasa Shil, masih untung aku yang memergokimu dengan posisi seperti tadi. Bagaimana jika warga kampung yang memergokimu? Bisa-bisa kau dan Kaisar diarak satu kampung lalu Mama diusir dari sini.” Ujar Andra menakut-nakuti. Dan berhasil, tatapan nyalang dari Shila berubah menjadi lunak.


“Tapi kak, aku tidak mau menikah untuk menjadi janda. Aku ingin menikah sekali seumur hidup. Sama seperti Mama Risa.” Jawabanya Jujur karna itu memang ketakutan terbesarnya. Ia tidak ingin jika anak-anaknya nanti merasakan apa yang ia rasakan. Memiliki orang tua yang tidak utuh, meskipun sang Papa masih memberi perhatian namun rasanya berbeda jika memiliki kedua orang tua yang utuh bukan?


“Memang siapa yang akan menjadikanmu janda? Aku tidak akan menceraikanmu.” Sahut Kaisar yang sudah enggan berada disituasi ini berlama-lama. Mungkin inilah jalan yang harus dilaluinya, apalagi bisa ia lihat rona kebahagiaan di wajah Mamanya.


Tentu saja Mama Risa bahagia karna keinginannya selama ini bisa terwujud. Mamanya tersebut selalu saja menyuruhnya untuk mendekati Shila dan menjadikan Shila sebagai istri sekaligus ibu sambung untuk Keisha dan Kenny. Tentu saja dengan adanya kejadian seperti ini Mama Risa sangat amat tidak keberatan jika dirinya diminta untuk menikah dengan Shila. Bahkan sepertinya Mama Risa sangat bahagia dengan adanya insiden ini.


“Kau menjalani pernikahan ini demi Keisha dan Kenny Shil. Bukankah kau sangat menyayangi mereka?” tanya Kaisar yang dijawab anggukan cepat oleh Shila. “Biarkan karna mereka kau belajar untuk menerimaku, menyukaiku lalu mencintaiku. Semuanya butuh waktu, tapi setidaknya aku akan berusaha untuk membuatmu nyaman dan tidak terbebani dengan pernikahan ini.” Kaisar mengucapkan hal tersebut dengan serius.

__ADS_1


Dan tidak butuh waktu lama, setelah kedatangan Pak RT dan juga Pak RW yang kebetulan adalah seorang pemuka agama sekaligus orang yang bekerja di KUA akhirnya pernikahan siri antara Kaisar dan Shila pun terjadi.


Tidak ada yang istimewa diacara pernikahan dadakan tersebut. Shila hanya memakai baju kemeja putih, sama dengan Kaisar yang menggunakan kemeja putih milik Andra. Pria itu juga hanya memiliki uang tunai sebesar tujuh ratus ribu. Namun Mama Risa melepas gelang dan cincin berliannya lalu memberikan kedua barang tersebut sebagai mahar untuk calon menantunya.


Andra yang menjadi wali Shila, dia menjabat tangan Kaisar karna dia yang akan menikahkan adiknya dengan pria dihadapannya itu. “Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau saudara Kaisar Ryszard Dhananjaya bin Prabu Dhanuarta Dhananjaya dengan adik perempuan saya Kayshila Calluella Nararya binti Henley Adam Nararya dengan mas kawin uang tunai sebesar tujuh ratus ribu rupiah beserta gelang dan cincin berlian dibayar tunai.”


“Saya terima nikah dan kawinnya Kayshila Calluella Nararya binti Henley Adam Nararya dengan mas kawin tersebut dibayar tunai.”


Sah

__ADS_1


Sah


Sah


__ADS_2