
Karna kini mereka semua sudah berada diruang tengah keluarga Dhananjaya, bukan lagi berada diruang tamu. Posisi duduk Mama Risa dan Mama Alya yang sedikit jauh dari Shila dan kedua cucunya membuat mereka tidak mendengar apa yang sedang dibicarakan dua wanita paruh baya tersebut.
Mama Alya sedikit terkejut dengan ucapan Kaisar. ‘Dokter? Dokter siapa? Kenapa Shila tidak memberitahunya jika sudah memiliki kekasih?’ Batin Mama Alya bertanya-tanya.
Shila yang mendengar hal itu hanya memutar bola matanya malas dan tidak berniat untuk menggubrisnya. Namun niat itu harus diurungkannya karna mendengar kalimat selanjutnya yang diucapkan oleh Kaisar.
“Mereka bahkan sudah menjalin hubungan sedari SMA, dan dokter itu mengatakan sudah lebih dari sepuluh tahun mereka berhubungan.” Lanjut Kaisar lagi tanpa mempedulikan ekspresi sedih dari Mama Risa dan ekspresi kaget dari Mama Alya.
__ADS_1
“Dokter? Dokter Siapa Shil? Kenapa kau tidak menceritakan kepada Mama? Sepuluh tahun? Oh astaga apa-apaan ini.” Mama Alya memberondong pertanyaan untuk Shila. Kepalanya terasa pusing dan dipikirannya berputar-putar perkataan Kaisar. Apa benar jika Shila sudah memiliki kekasih selama itu tanpa memberi tahunya. Tapi tunggu, bukankah Shila juga pernah menjalin Kasih dengan Arlo, Arganta dan juga kemal.
Mama Alya terus menatap Shila menuntut penjelasan. Yang ditatap justru membalas tatapan Mamanya dengan santai. “Jovan Ma, dokter yang dimaksud oleh Prof Kai adalah Jovan.” Jawabnya dengan malas lalu kembali meladeni Icha dan Kenny yang tidak mau jika perhatian Shila terbagi.
Mama Alya menghela nafasnya lega, ternyata tidak seperti dugaannya. Bahkan kini ia sudah lupa tentang apa yang dibahas sebelumnya. Ketakutan dan kekhawatirnnya hilang begitu saja saat mendengar kata Jovan. Bahkan kini dia membuat Kaisar dan juga Mama Risa mejadi salah paham.
“Lalu siapa Andra dek?” tanya Mama Risa penasarkan karna pertanyaannya tadi belum dijawab oleh Mama Alya.
__ADS_1
“Andra adalah kakak kandung Shila Mbak. Dia sudah bekerja sebagai jaksa di Kota P. Sama halnya dengan Shila, mereka berdua sama-sama belum mau menikah.” Keluh Mama Alya kembali mengingat kedua anaknya.
“Mama saja yang menikah lagi daripada terus menyuruhku dan kak Andra untuk menikah.” Sahut Shila usil yang membuat Mama Alya mendelikkan matanya kearah Shila. Namun yang di pelototi hanya menjulurkan lidahnya.
Lain halnya dengan Mama Risa dan Kaisar yang terkekeh melihat dan mendengar langsung bagaiman Shila menggoda Mamanya. Mama Risa memang sudah tahu jika Mama Alya adalah seorang janda sama seperti dirinya. Karna Mama Alya dan Mama Risa sudah bertukar cerita mengenai kehidupan masing-masing di awal perkenalannya.
Sudah cukup lama Shila dan Mama Alya berada di rumah Kaisar, tepat setelah memandikan Keisha dan juga Kenny kedua perempuan berbeda usia itu memutuskan untuk pamit kembali kerumah. Apalagi ternyata Jovan sudah menunggunya disana. Entah akan ada hal apa lagi yang membuat Jovan merengek pada Shila. Shila harus mempersiapkan diri mendengar rengekan dan ocehan dari sahabat baiknya tersebut.
__ADS_1
Disepanjang perjalanan pulang kerumah, Mama Alya tidak henti-hentinya memuji Kaisar. Shila setuju dengan semua yang dikatakan Mama Alya tentang Kaisar, tapi dia jengah jika harus mendengar pujian-pujian itu terus menerus. Apalagi Mama Alya berangan-angan jika Kaisar menjadi suaminya. Dan Shila hanya bisa membiarkan Mamanya mengoceh sepanjang jalan tanpa berniat untuk menimpalinya.