ANALOGI RASA

ANALOGI RASA
Tidak cukup dengan terimakasih


__ADS_3

Kaisar mengalihkan pandangannya saat Jovan menyadari jika seseorang sedang mengamatinya. Profesor muda tersebut pura-pura menyesap air kelapa muda yang dipesannya sehingga Jovan tidak bisa melihat wajahnya dengan jelas.


“Kar, jika kau mengetahui perselingkuhan kekasih temanmu lalu apa yang akan kau lakukan? Kau akan memberitahu temanmu tentang perselingkuhan kekasihnya atau kau hanya akan diam saja dan bersikap seolah-olah tidak tahu apa-apa.” Kaisar bertanya, meminta pendapat pada gadis dihadapannya yang usianya terpaut 14 tahun darinya.


Karla menaikkan sebelah alisnya. Sepertinya kini ia paham, Kaisar sedang memergoki kekasih temannya yang sedang berselingkuh namun pria itu bingung harus bersikap seperti apa.


“Tentu saja kau harus mengatakan hal tersebut kepada temanmu. Apa kau tega melihat temanmu itu terus dibohongi oleh kekasihnya?” Tanya Karla kepada Kaisar.

__ADS_1


Tentu saja Kaisar menggelengkan kepalanya. Ia tidak mungkin tega melihat Shila dibohongi terus-menerus oleh Jovan. “Tapi bagaimana jika temanku tidak percaya kalau kekasihnya sedang berselingkuh dibelakangnya? Sebenarnya aku sudah beberapa kali melihat kekasihnya berkencan dengan perempuan berbeda-beda setiap aku memergokinya. Dan hal itu membuatku tidak tega dengan temanku, dia gadis yang baik dan sangat setia. Bahkan dia banyak menolak pria-pria mapan yang menyatakan cinta kepadanya, namun kesetiannya justru dibalas dengan perselingkuhan oleh kekasihnya.” Kaisar menjelaskan. Hatinya sungguh iba mengingat Shila yang bernasib kurang baik karna dipikirannya Shila sering diselingkuhi oleh Jovan.


“Kau foto saja kekasihnya yang sedang berselingkuh lalu kau tunjukkan kepada temanmu. Kalian itu kan orang-orang IT pasti tau mana foto sungguhan dan mana foto editan. Begitu saja kenapa kau harus pusing.” Karla berucap dengan santainya.


Apa yang gadis didepannya ucapkan ini adalah sebuah ide yang cemerlang. Kenapa dia tidak memikirkan hingga sejauh itu. Tapi kini masalahnya adalah bagaimana caranya agar Kaisar bisa mendapatkan foto Jovan yang sedang bermesraan dengan perempuan lain tanpa tahu jika Kaisar sedang mengambil foto mereka?


“Apa kau mau membantuku untuk mengambil gambar mereka?” tanya Kaisar

__ADS_1


“Pria itu menggunakan kemeja berwarna abu-abu yang digulung sampai siku. Dan wanitanya menggunakan dress berwarna cream, mereka sedang saling menyuapi. Lihatlah arah jarum 7.” Kaisar memberi tahukan cluenya kepada Karla. Dengan cepat gadis itu menoleh dan kini ia melihat ada sepasang muda-mudi yang sepertinya tengah dimabuk asmara.


“Ih norak.” Karla berujar kala melihat Jovan terus menyuapi perempuan disampingnya, sementara perempuan disampingnya bergelayut manja pada lengan Jovan. “Tampan sih, tapi kalau playboy seperti itu lebih baik dijadikan pakan buaya saja.” Ceplos Karla spontan.


“Kau tunggu dulu disini sebentar, aku akan membantumu bang.” Lanjut Karla kemudian mencuci tangannya. Dan lima menit kemudian gadis itu sudah kembali dengan menunjukkan beberapa foto dan video Jovan bersama perempuan yang didapatnya secara cepat dari kamera ponselnya.


“Terimakasih Kar, semoga setelah ini temanku bisa mendapatkan pria yang lebih baik darinya.” Kaisar berucap tulus kepada gadis dihadapannya itu.

__ADS_1


“Terimakasih saja tidak cukup, belikan aku imbalan yang setimpal.” Ujar Karla sambil menaik turunkan kedua alisnya.


Kaisar pun menghembuskan nafasnya dengan kasar. Berurusan dengan Karla memang selalu saja ada ujungnya. Untung saja Kaisar sangat menyayangi Karla, jika tidak mungkin sudah ia tinggalkan gadis itu seorang diri tanpa membayar makanan yang mereka pesan sebelumnya.


__ADS_2