
Tapi bukti yang dia lihat berbanding terbalik dengan penjelasan, dan tidak mungkin dia mempercayai ucapan Kaisar begitu saja. Dikamar mandi tidak ada cctv sehingga dia tidak tahu apa yang Kaisar ceritakan adalah suatu kenyataan atau suatu kebohongan.
“Tapi sungguh kami tidak melakukan apapun, benarkan Shil?” Kaisar menatap Shila yang duduk disampingnya.
Shila mengangguk cepat membenarkan perkataan Kaisar. “Benar, kami tidak melakukan apapun. Kalau tidak percaya lihat saja dikamar mandi masih ada sapu yang kugunakan untuk mengusir cicak tadi.”
“Bisa saja itu karangan yang sudah kalian berdua siapkan. Kalian sudah sama-sama dewasa, dan aku tahu jika kalian memiliki kebutuhan biologis, tapi tidak begini caranya.” Sanggah Andra yang masih tidak bisa menerima cerita Kaisar dan Shila.
__ADS_1
Ia tidak ingin adik satu-satunya dilecehkan lalu dibuang begitu saja ketika Kaisar sudah mendapatkan segalanya dari Shila. “Menikahlah, aku tidak mau kejadian seperti ini terulang kembali. Lagipula kau sudah berani membawa lelaki masuk ke rumah ini selain Jovan, itu berarti kau sudah serius dengannya.” Andra menatap tajam kearah Shila seolah mengingatkan Shila akan peraturan yang ada dirumahnya.
Shila dan Andra memang memiliki aturan dari Mama Alya dan juga Papa Henly. Kedua anaknya tersebut dilarang membawa lelaki ataupun perempuan lain kerumahnya kecuali teman mereka. Maksudnya adalah agar mereka tidak sembarang membawa kekasih mereka kerumah lalu putus begitu saja.
Karena Papa Henly dan juga Mama Alya tidak ingin anaknya dengan bebas membawa kekasih-kekasih mereka yang belum tentu menjadi pendamping hidupnya. Dan hal tersebut tidak pernah dibantah oleh Shila maupun Andra.
Jika mereka sudah berani membawa seorang lelaki atau perempuan kerumah dan mengenalkannya kepada orang tuanya bukan sebagai teman atau sahabat, namun sebagai kekasih. Itu berarti Shila ataupun Andra sudah yakin jika orang tersebut adalah orang yang akan menjadi pendampin hidupnya.
__ADS_1
“Tapi dia bukan kekasihku, dia atasanku kak. Dan tujuannya kemari adalah untuk mengambil file yang harus dia sahkan malam ini dan dikumpulkan besok untuk akreditasi. Bajunya basah, kau lihat sendiri ada sepeda motor diluar dan keadaan juga masih hujan lebat. Aku menyuruhnya untuk berganti pakaian milikmu, dan kejadian tak terduga itu malah terjadi.” Shila masih berusaha meluruskan kesalah pahaman ini. Dirinya tidak mau jika harus menikah dengan Kaisar. Tak ada cinta dihatinya untuk pria itu ataupun lelaki lainnya.
“Kenapa harus kesini malam-malam saat kami tidak ada? Apalagi namanya jika itu bukan rencana kalian?” Sindir Andra menghakimi Kaisar dan Shila. Sementara Mama Alya hanya memandang keduanya kasihan sekaligus lucu. Bisa bisanya keduanya tertangkap basah dalam keadaan seperti itu.
Sebenarnya Mama Alya sudah bercerita kepada Andra tentang sosok Kaisar yang ingin sekali ia jadikan menantu. Andra hanya bisa memasrahkan semuanya kepada Mamanya dan juga Shila, karna adiknya itulah yang akan menjalani kehidupannya. Sedangkan Mama Alya adalah orang yang lebih tahu mengenai Kaisar daripada dirinya.
Namun kejadian beberapa saat lalu benar-benar membuatnya shock. Entah Shila sudah memiliki hubungan dengan Kaisar atau belum tapi tindakan mereka tidaklah benar. Oleh sebab itu daripada kejadian ini terulang kembali dan justru merugikan pihak perempuan lebih baik ia segera menikahkan Kaisar dan Shila.
__ADS_1