ANALOGI RASA

ANALOGI RASA
Sedia payung sebelum hujan


__ADS_3

“Dia teman kerja sekantorku Ma. Lebih tepatnya dia bawahanku.” Jelas Kaisar yang kemudian menyuruh Mama Risa untuk menunggu dimobil supaya Kenny bisa beristirahat disana karna dia harus menebus resep terlebih dahulu.


Jovan menghentikan kegiataannya yang sedang menuliskan resep untuk Kenny saat Mama Risa berpamitan hendak keluar dari ruangannya. Lelaki itu mengangguk kepada Mama Risa lalu beralih menatap Kaisar sesaat.


‘Apa laki-laki ini juga berniat mendekati Shila? Lebih baik aku mengaku jika aku adalah kekasih Shila daripada nanti si kancil itu merepotkanku lagi jika tidak sanggup menolak lelaki ini.’ Batin jovan lalu tersenyum pada Kaisar sebelum ia memberi jawaban dari pertanyaan ayah dari pasiennya ini. Jovan memang sering memanggil Shila dengan sebutan kancil karna nama awalan Shila yang terdengan mirip dengan binatang tersebut. Kayshil \= kancil, ada- ada saja bukan pemikiran Jovan.


“Ya, aku adalah kekasihnya. Bagaimana anda bisa tahu jika aku adalah kekasih Shila?” balas Jovan balik bertanya. Ia juga penasaran darimana Kaisar tahu jika dirinya adalah kekasih Shila. Karna setahu dan seingatnya, Shila tidak pernah mengatakan pada siapapun jika dia memiliki kekasih. Sahabat perempuannya itu hanya akan menggunakan Jovan jika ia benar-benar dalam keadaaan terjepit dan sang lelaki yang menyatakan cinta padanya sulit untuk dikalahkan.

__ADS_1


“Kemarin aku melihat kalian di café Ciprus, lebih tepatnya beberapa waktu yang lalu saat kau menemui Shila yang sedang bersama pria yang ku rasa menyukai Shila. Sudah berapa lama kalian berhubungan?” tanya Kaisar sok akrab, Jovan menjadi bingung sendiri untuk menjawabnya.


‘Pria ini hanya bertanya berapa lama kami berhubungan bukan? Dia tidak memperjelas pertanyaannya mengenai hubungan apa yang kami jalani, jadi aku tidak berbohong dan mendapat dosa jika menjawab sudah menjalin hubungan lebih dari satu dekade. Hubungan persahabatan tentunya.’ Lagi-lagi Jovan membatin dalam hatinya.


“Cukup lama, sejak kami SMA. Mungkin sudah lebih dari sepuluh tahun, aku tidak pernah menghitungnya begitupun dengan Shila, hubungan kami mengalir begitu saja.” Jawab Jovan ramah sambil menyerahkan selembar resep yang sudah selesai ia tuliskan.


“Kalian ini pacaran atau sedang melakukan simulasi kredit perumahan? Nikahilah Shila secepatnya, kau tau sendiri bukan jika banyak lelaki yang mengejar kekasihmu. Sebelum terlambat, kusarankan lebih baik kau segera menikahi Shila. Kau sudah mapan, kau juga tampan. Mau menunggu apalagi? Keburu tua.” Saran Kaisar dengan entengnya.

__ADS_1


Jovan pun dibuat melongo dengan ucapan Pria matang dihadapannya ini. Baru saja sekali bertemu namun lelaki ini seperti sudah mengenal dirinya dan Shila selama bertahun-tahun. Jovan pun hanya mengangguk dan tersenyum kaku. Ia dan perawat yang mendampinginya ikut berdiri saat Kaisar pamit menyusul Mama Risa.


Setelah Kaisar keluar dari ruangannya, Jovan pun memijit pelipisnya yang tidak gatal. ‘Sebenarnya siapa orang ini? Kenapa tiba-tiba sok akrab dan sok menasehatiku. Jika aku menjalin kasih dengan Shila, tidak mungkin aku menjadi jomblo seperti saat ini. Lagipula Shila lebih cocok menjadi adikku daripada kekasihku’ Gerutu Jovan dari dalam hatinya.


“Kenapa dokter Jo mengatakan pada ayah pasien jika anda adalah kekasih Nona Shila? Bukankah kalian hanya bersahabat?” perawat Julio yang sudah lama menemaninya bertugas bertanya pada dokter yang sudah dua tahun ini ia ikuti. Karna baru pertama ini ia mendengar sendiri jika Jovan mengatakan pada seseorang jika Shila adalah kekasihnya.


“Ini namanya sedia payung sebelum hujan Ju. Aku tidak mau nanti kerepotan lagi saat membantu Shila menghalau para lelaki yang mengejar dan menyatakan cinta kepadanya. Jadi kuhalau saja dari sekarang agar dia mundur tidak mendekati Shila sehingga nanti aku tidak direpotkan mendadak oleh Shila.” Jelas Jovan sembari merapikan meja kerjanya dan melepas sneli yang ia kenakan. Sebenarnya sudah daritadi jam kepulangannya namun dokter yang datang berjaga di shift berikutnya belum kunjung datang, sehingga ia memilih untuk menunggu teman dokternya itu sampai akhirnya ia bertemu dengan Kaisar dan anaknya.

__ADS_1


__ADS_2