ANALOGI RASA

ANALOGI RASA
Cinta sepihak?


__ADS_3

“Untuk apa membawa Kenny kerumah sakit? Apa kau lupa jika sahabatku adalah seorang dokter spesialis anak? Bahkan dulu kau memeriksakan Kenny kepadanya.” Sahut Shila menatap Kaisar dengan santai lalu kembali menatap Kenny dan menyeka keringat anak sambungnya kembali. “Aku sudah menelpon Jovan, sebentar lagi dia akan datang. Biar dia yang memeriksa Kenny jadi kita tidak perlu ke rumah sakit. Kasihan jika membawa Kenny kesana kemari sedangkan sahabatku sendiri adalah seorang dokter spesialis anak. Sekali-kali perlu ku manfaatkan keahliannya.


“Apa Jovan seorang pria yang tampan Mil?” Sela Karla dengan nada centilnya. Dia lupa jika Jovan adalah pria yang dulu Kaisar kira sebagai kekasih Shila yang berselingkuh.


“Cukup tampan untuk seorang laki-laki tapi bagiku biasa saja. Aku sudah sepuluh tahun lebih bersama dirinya, sudah bosan melihat bentuk wajahnya.” Shila menjawab jujur dengan tawa kecil dibibirnya.


Hati Kaisar sedikit tersentak saat mendengar Shila memuji lelaki lain dihadapannya. Meskipun itu adalah Jovan, sahabat Shila sejak lama. Tapi kenapa hatinya merasa tidak enak.


“Tidak usah macam-macam Kar, kau sudah memiliki Bryan.” Tegur Kaisar kepada adiknya dengan menatap tajam Karla.

__ADS_1


“Iya, Papai benar. Jangan bermain api jika tidak ingin terbakar.” Shila ikut membenarkan dan menimpali perkataan suaminya.


Kaisar berbalik, berusaha mendengarkan dengan seksama saat ada suara mobil yang memasuki halaman rumahnya. “Sepertinya Jovan sudah sampai.” Kata Kaisar lalu bergegas kedepan untuk menyambut kedatangan Jovan.


“Aku ikut kak.” Karla memekik tertahan. Dia tidak bisa memekik kencang karena takut akan mengagetkan Kenny yang masih tidur terlelap.


Kaisar menduga jika Jovan membawa asistennya. Setelah bersalaman dengan Jovan dan Rayden, Kaisar mempersilahkan keduanya menuju kamar Kenny.


“Ray..” Kaget Shila saat melihat Jovan datang bersama Rayden. “Sedang apa kau disini?” Tanyanya heran. Shila turun dari ranjang kemudan duduk di sofa. Membiarkan Jovan untuk memerika Kenny.

__ADS_1


“Aku tadi sedang berada di apartment Rayden saat kau menelpon, jadi ku ajak saja dia sekalian berkenalan dengan suamimu.” Jovan yang menyahuti. Dia tidak mungkin mengatakan yang sebenarnya jika Rayden sendirilah yang meminta untuk ikut.


Kaisar hanya bisa memandang Rayden, Jovan dan Shila bergantian. Tapi entah kenapa rasanya tatapan Jovan untuk sang istri begitu berbeda. “Kau mengenalnya Mil?” Kaisar memandang Shila yang duduk disebalahnya sambil menunjuk Rayden dengan lirikan matanya.


Kaisar baru mengingat jika tidak salah lelaki bernama Rayden ini sempat mengirimi Shila bucket bunga mawar hijau. Dirinya justru yang membantu membawakannya untuk Shila. ‘Ada hubungan apa sebenarnya diantara mereka? Jika teman biasa tidak mungkin sampai mengirimi buket sebesar itu kan? Tatapannya untuk Shila juga terasa berbeda, tapi Shila sendiri biasa saja dan tidak terlihat aneh. Gadis itu tidak memandangnya dengan tatapan yang berbeda. Apa ini cinta sepihak Rayden?’ Kaisar menerka-nerka didalam hatinya.


Shila mengangguk dan tersenyum sangat manis hingga menampilkan lesung pipi kecilnya. “Dia Rayden, sahabatku dari SMA juga sama seperti Jovan. Ray, kenalkan dia Kaisar suamiku.” Shila mengenalkan Rayden kepada Kaisar begitu juga sebaliknya. Kedua pria itupun bersalaman.


Rayden akui jika Kaisar sangat serasi saat duduk disamping Shila. Mereka seperti pasangan yang saling melengkapi. Hatinya hanya bisa tersenyum kecut, bagaimanapun dia tidak bisa mengubah takdir. Menyesal juga percuma, yang bisa dia lakukan sekarang adalah tetap menjadi sahabat Shila.

__ADS_1


__ADS_2